IBX582004D475488 Luna X Prime Review: Smartphone Canggih yang Kini Turun Kelas
Asus ExpertBook B9450

Luna X Prime Review: Smartphone Canggih yang Kini Turun Kelas



Luna X Prime Review: Smartphone Canggih yang Kini Turun Kelas – Nama Luna memang saat ini telah meredup setelah sempat beberapa waktu lalu cukup dikenal melalui lini smartphone kelas entry-level dan menengahnya. Salah satu smartphone yang cukup menarik dari brand ini adalah seri Luna X Prime. Luna X Prime adalah smartphone yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia Juli 2018 silam dan membidik pasar premium. Saat itu, harga smartphone Luna X Prime ini hampir Rp 4 juta dan menawarkan fitur yang cukup lengkap di kelasnya.

Seiring berjalannya waktu, harga smartphone Luna X Prime terus mengalami penurunan dan saat ini telah menyentuh angka Rp 1,5 juta-an. Keunggulan utama Luna X Prime adalah kinerjanya yang terbilang sangat tingi di kelasnya dengan dukungan SoC MediaTek Helio P60 dipadukan dengan RAM 4GB. Tak hanya itu, Luna X Prime juga dibekali fitur 3D face unlock yang jarang dimiliki oleh pesaingnya. Penasaran? Simak ulasan Luna X Prime review oleh tim Laptophia kali ini!

Luna X Prime Review: Smartphone Canggih yang Kini Turun Kelas

Paket Pembelian Luna X Prime

Paket Pembelian Luna X Prime
  • Unit Luna X Prime
  • Kabel USB Type-C
  • Charger
  • Kabel USB Type-C to Audio 3,5mm
  • SIM card ejector
  • Handsfree/headset
  • Softcase
  • Manual
  • Kartu garansi
  • SP XL Axiata

Baca juga:Review Amazfit BIP Lite, Baterai Tahan Lama dengan Harga Terjangkau

Desain Luna X Prime

Desain Luna X Prime

Desain Luna X Prime

Sisi desain ini bisa menjadi salah satu keunggulan dari ulasan Luna X Prime review oleh tim Laptophia kali ini. Sebenarnya sial desain ini agak subyektif dan bergantung preferensi selera masing-masing, ada yang suka dan ada pula yang tidak. Ponsel Luna X Prime ini masih menggunakan gaya desain layar berponi lebar yang sempat populer dua tahun lalu. Desain seperti ini dipopulerkan oleh Apple melalui seri iPhone X dan kemudian diadopsi oleh jajaran smartphone Android.

Bagi sebagian orang, poni lebar seperti yang dimiliki oleh Luna X Prime ini agak mengganggu dan mengurangi space untuk menampilkan ikon dan notifikasi. Meski demikian, poni atau notch ini dapt disembunyikan dengan cepat melalui swipe ke bawah pada bagian sudut kiri atas. Bezel layar Luna X Prime ini terbilang tipis dan cukup elegan. Seangkan casing belakangnya menggunakan lap[isan kaca yang terkesan premium dan tidak terlalu licin.

Dimensi Luna X Prime ini tidak terlalu besar dan termasuk ringkas jika dibandingkan smartphone keluaran baru saat ini. Dimensinya yang ringkas dan tipis membuatnya sangat nyaman digenggam. Berbicara soal build quality, Luna X Prime ini laik mendapatkan acungan jempol karena terasa sangat kokoh dan solid. Luna X Prime menggunakan frame metal dengan finishing metalik dengan build quality secara umum setara dengan smartphone premium saat ini.

Desain Luna X Prime

Desain Luna X Prime

Baca juga:Review Asus M409BA, Laptop Murah Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Pada Luna X Prime review kali ini, sisi depan ponsel terdapat 3D camera untuk face unlock, proximity sensor, ambient light sensor, earpiece, lubang kamera depan pada poninya yang cukup lebar, layar full HD+ 2.5D berukuran 6.2 inci, tanpa kehadiran tombol kapasitif dibawah layar. Ponsel Luna X Prime ini sudah mengadopsi on-screen button.

Layar smartphone premium yang kini turun kelas Luna X Prime sudah berkontur 2.5D tanpa dukungan lapisan antigores dari Corning Gorilla Glass dan sejenisnya. Tim Laptophia menyarankan untuk memasang tempered glass guna melindungi layar dari goresan maupun benturan.

Tombol volume rocker dan tombol power ditempatkan di sisi kanan ponsel Luna X Prime ini. Sedangkan sisi atas terdapat sebuah tray slot SIM 1, SIM 2, dan microSD jenis hybrid slot. Luna X Prime masih menggunakan SIM card jenis micro SIM. Sisi kiri ponsel andalan Luna ini tidak terdapat tombol atau port apapun.

Sedangkan bagian belakang ponsel Luna X Prime ini terdapat dua buah kamera belakang, LED flash, sensor sidik jari, dan logo Luna. Merek lokal yang erat kaitannya dengan Evercoss yang baru saja meluncurkan smartphone Luna SIMO ini menempatkan port USB Type-C, speaker grill, dan microphone di sisi bawah ponsel.

Video Unboxing Luna X Prime

Jangan lupa Subscribe channel Laptophia ya di Sini (Klik)

Software & Fitur Luna X Prime

Software & Fitur Luna X Prime

Sisi perangkat lunak atau software mungkin menjadi salah satu kekurangan dari ulasan Luna X Prime review oleh tim Laptophia kali ini. Smartphone Luna X Prime ini cukup ketinggalan karena masih menggunakan sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka Luna UI. Hal ini diperparah dengan tidak adanya dukungan upgrade ke OS Android yang lebih baru dan juga patch keamanan. Bahkan patch keamanan terakhir adalah Juni 2018 silam. Sangat memprihatinkan.

Tampilan antarmuka pada smartphone Luna X Prime sendiri sebenarnya cukup menarik dengan susunan ikon yang rapi dan sekilas desainya mengingatkan Laptophia pada desain ikon milik iOS. Menu di Luna X Prime ini terdiri dari Lockscreen dan Homescreen saja, tanpa kehadiran app drawer.

Pada ulasan Luna X Prime kali ini, menu kostumisasinya terbilang lengkap dan memungkinkan pengguna untuk mengatur widget, animasi transisi, dan juga themes. Themes dan wallpaper tersedia dalam aplikasi Themes, tetapi jumlah yang disediakan tidak terlalu banyak. Meski opsi kostumisasinya tidak terlalu lengkap, tetapi Laptophia rasa sudah cukup untuk sekadar mengusir kebosanan dengan penampilan antarmuka yang ada.

Fitur yang dimiliki oleh Luna UI yang digunakan oleh Luna X Prime terbilang lengkap, sebut saja System manager, extreme power saving mode, Facemoji, Eco mode, App freeze, Torch, Data Clone, Smart Gestures, Suspend Option, Glove patterns/Glove mode, Smart eye protection, Super screenshots, 3D face unlock, dan banyak lagi.

Keunggulan utama Luna X Prime adalah fitur 3D face unlock yang mampu mengenali wajah meski dalam kondisi minim cahaya. Fitur ini memanfaatkan kamera 3D yang tersemat di poninya yang cukup lebar. Sedangkan fitur sensor sidik jari yang terletak di bagian belakang ponsel Luna X Prime ini cukup sensitif.

Baca juga:Vivo S1 Review: Smartphone Selfie Sentris Berdesain Manis

Sedangkan aplikasi bawaan ponsel Luna X Prime ini lumayan banyak. Saat pertama kali dihidupkan, aplikasi yang sudah terinstal di smartphone premium yang sudah turun kelas ini antara lain adalah Google Apps, Toko1001, Themes, ECbook, Luna Box, MyXL, dan iFlix. Adapun aplikasi bawaan Weather ternyata sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Secara umum, tampilan antarmuka smartphone Luna X Prime ini sebenarnya sudah menawarkan tampilan yang cukup menyenangkan, customizable, fitur yang cukup lengkap, dan minim bug. Sayangnya, sistem operasinya terbilang ketinggalan zaman dan tidak mendapat dukungan update yang memadai.

Benchmark Luna X Prime

CPU-Z Luna X Prime
Benchmark Geekbench 5 Luna X Prime
Benchmark Geekbench 5 Luna X Prime
Benchmark AnTuTu v8 Luna X Prime
Benchmark AnTuTu v8 Luna X Prime
Benchmark Vellamo Luna X Prime
Benchmark Vellamo Luna X Prime
Benchmark PCMark Luna X Prime
Benchmark PCMark Luna X Prime
Benchmark 3DMark Luna X Prime
Benchmark 3DMark Luna X Prime
Benchmark Basemark OS II Luna X Prime
Benchmark Basemark OS II Luna X Prime
Benchmark Androbench Luna X Prime
Benchmark Androbench Luna X Prime
Sensorbox for Android & Multitouch Tester Luna X Prime
Sensorbox for Android & Multitouch Tester Luna X Prime

Performa Luna X Prime

Performa Luna X Prime

Performa menjadi salah satu daya tarik Luna X Prime review kali ini karena terbilang sangat powerful di kelasnya entry-level. Hal ini tak lepas dari dukungan SoC (System on Chip) Mediatek Helio P60 yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A73 64-bit yang berlari dengan kecepatan 2GHz dan quad-core ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 2GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 4GB serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G73 MP3.

Berdasarkan informasi yang Laptophia himpun, MediaTek Helio P60 yang digunakan Luna X Prime adalah SoC kelas menengah yang menawarkan performa tinggi, gaming yang memadai, dan konsumsi daya yang efisien. Helio P60 ini diproduksi menggunakan teknologi 12nm LPP yang membuatnya hemat energi. MediaTek Helio P60 ini dilengkapi modem yang mendukung LTE Cat.7 (downlink) dan Cat.13 (uplink). Tak hanya itu Helio P65 juga mendukung penggunaan RAM hingga 8GB LPDDR4X 1800MHz (3600MHz efektif) dan media penyimpanan eMMC 5.1 dan UFS 2.1.

Berdasarkan hasil benchmark Luna X Prime yang telah Laptophia lakukan, ponsel ini memang salah satu yang paling kencang di kelas Rp 1,5 juta-an.Smartphone berponi ini mampu menembus angka 169 ribu poin di AnTuTu v8. Tak hanya itu, performa grafis MediaTek Helio P60 pada Luna X Prime ini juga cukup masih sangat memadai untuk bermain game karena menembus angka 1047 poin untuk Sling Shot Extreme Open GL ES 3.1 dan 1353 poin untuk Sling Shot Extreme Vulkan.

Angka benchmark yang dihasilkan oleh smartphone Luna X Prime ini terbilang tinggi dan mengalahkan smartphone lain di kelasnya. Selama dua minggu penggunaan dalam rangka Luna X Prime review, tim Laptophia merasa cukup nyaman dan tidak mengalami kendala soal performa. Saat sudah terinstal banyak aplikasi sosial media dan lainnya, performa buka tutup aplikasi dan animasi transisinya masih berjalan dengan gegas tanpa lag yang berarti. Dukungan RAM sebesar 4GB membuat Luna X Prime andal menangani multitasking.

Baca juga:Honor 10 Lite Review: Ponsel Selfie Sentris dengan Android 10

Performa gaming Luna X Prime ini masih sangat kompeten dan salah satu yang paling kencang dengan harga 1,5 jutaan. Beberapa game Android kekinian yang dimainkan dengan lancar oleh Luna X Prime antara lain adalah Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, Free Fire, dan Asphalt. Sayangnya, Luna X Prime ini tak dibekali fitur seperti Game mode dan sejenisnya untuk mengoptimalkan performa dan meningkatkan pengalaman bermain game.

Masalah panas memang menjadi hal yang wajar bagi semua smartphone ketika digunakan untuk menangani tugas yang berat seperti edit video atau bermain game. Namun, sistem pendinginan Luna X Prime ini tampaknya cukup bisa diandalkan. Saat bermain game dalam waktu cukup lama, panas yang muncul relatif terkendali dan tidak ada tanda-tanda overheat.

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Foto siang hari

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Foto portrait mode

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Foto macro

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Foto malam hari

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Luna X Prime

Foto malam hari dengan LED flash

Hasil Foto Kamera Depan Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Depan Luna X Prime

Hasil Foto Kamera Depan Luna X Prime

Foto selfie

Hasil Foto Kamera Depan Luna X Prime

Foto portrait mode kamera depan

Review Kamera Luna X Prime

Review Kamera Luna X Prime

Pada Luna X Prime review kali ini, spesifikasi kamera yang diusungnya memang tidak terlalu istimewa tetapi masih bisa diandalkan. Ponsel ini dibekali kamera belakang ganda dengan resolusi 16 megapiksel dengan sensor OmniVision OV16885 ditandemkan dengan enam elemen lensa aperture f/1.8 yang dilengkapi dengan fitur phase-detection autofokus dan LED flash. Sedangkan kamera kedua mengusung resolusi 5 megapiksel dengan lensa aperture f/2.4 fixed focus. Kombinasi kedua kamera ini mampu menghasilkan efek bokeh ala kamera DSLR.

Kemampuan selfie Luna X Prime ini cukup mumpuni dengan dukungan kamera depan berkekuatan 16 megapiksel dengan sensor BSI CMOS yang masih bersaing di kelasnya dipadukan dengan lensa aperture f/2.0 fixed focus dan diperkuat fitur AI recognition guna memuaskan hasrat selfie pengguna.

Aplikasi kamera bawaan Luna X Prime ini tampil dengan antarmuka yang cukup user friendly dan sarat fitur. Beberapa mode yang disediakan antara lain adalah Night, Video, Face Beauty, Photo, Backlight, Panorama, Facemoji, Group Selfie, Slow motion, Time-lapse, dan Profesional.

Mode Profesional pada kamera Luna X Prime yang memungkinkan pengguna mengatur shutter speed, ISO, focus, WB, dan banyak lagi. Selain itu, juga dilengkapi dengan fitur AI (Artificial Intelligence) untuk mendeteksi skenario foto secara otomatis. Kamera Luna X Prime juga sudah dilengkapi dengan 9 color filter bawaan.

Review Kamera Luna X Prime

Baca juga:Xiaomi Redmi 8 Review: Murah dengan Fitur Melimpah

Lalu sehebat apakah kamera belakang Luna X Prime ini? Laptophia menilai kemampuan kamera belakang Luna X Prime ini tidaklah istimewa. Saat siang hari, kamera belakang Luna X Prime ini sebenarnya mampu menghasilkan foto yang cukup berkualitas, tajam, dan warna yang mendekati natural. Sayangnya, kemampuan untuk menghadirkan detail pada oyek tanaman atau dedaunan perlu diperbaiki karena ketika di-zoom terlihat seperti vignette. Selain itu, dynamic range Luna X Prime ini relatif kurang. Hal ini membuat bayangan pada foto terlihat lebih gelap.

Mode HDR saat diaktifkan memang mampu menaikkan dynamic range, tetapi tidak terlalu signifikan. Namun, perfroma mode HDR di ponsel ini tidak konsisten dan kadang membuat foto tidak natural. Mode portrait yang dimiliki oleh Luna X Prime menunjukkan performa yang cukup baik di kelasnya dengan separasi yang cukup rapi dan bisa dikatakan salah satu yang paling rapi untuk smartphone dengan harga Rp 1,5 juta-an.

Hasil jepretan foto macro Luna X Prime ini ternyata diluar dugaaan tim Laptophia, yakni memuaskan! Kecepatan autofokus kamera utama Luna X Prime ini cukup gegas, meski kadang kurang dapat mempertahankan kunci fokusnya. Foto macro Luna X Prime ini menghasilkan tingkat detail yang memuaskan, warna yang natural, dan tajam. Selain itu, fokus yang dihasilkan cukup konsisten dan akurat dengan efek bokeh atau blur yang cukup baik.

Saat malam hari, performa kamera utama Luna X Prime ini memang tak banyak yang bisa diharapkan. Kecepatan autofokus Luna X Prime ini mengalami penurunan yang cukup signifikan, sehingga Laptophia harus benar-benar steady dan menunggu kamera mengunci fokus agar hasilnya tidak ngeblur. Foto malam hari yang dihasilkan Luna X Prime review kali ini memang tidak memuaskan. Detailnya merosot tajam dan cenderung menimbulkan efek cat air, noise yang cukup tinggi, gelap, dan warnanya pun pudar.

Pada Luna X Prime review kali ini sebenarnya juga dibekali dengan mode Night. Namun setelah Laptophia coba, mode tersebut ternyata tidak memberikan dampak signifikan pada kualitas foto yang dihasilkan saat malam hari. LED flash bawaan Luna X Prime cukup terang dan membantu saat memotret dalam kondisi minim cahaya.

Kemampuan kamera depan Luna X Prime bisa dikatakan sedikit di atas rata-rata ponsel dengan harga yang sama. Hasil foto selfie Luna X Prime ini berkarakter agak soft karena efek beautify yang cukup agresif. Tone warna yang dihasilkan terlihat lebih putih dari aslinya. Sayangnya, kamera depan Luna X Prime ini dirasa kurang kompeten saat digunakan pada malam hari dengan kondisi cahaya minim karena foto yang dihasilkan kurang detail dan muncul efek mirip cat air.

Baca juga:Review Asus VivoBook M409DA: Laptop Ryzen Serba Bisa dengan Harga Terjangkau

Luna X Prime Review

Luna X Prime Review

Luna X Prime adalah sebuah smartphone premium yang saat ini telah ‘turun kelas’ menjadi sebuah smartphone entry-level. Hal ini membuatnya cukup menarik perhatian karena performanya yang tinggi di kelasnya dan didukung fitur-fitur premium seperti 3D face unlock. Meski demikian, Luna X Prime memiliki beberapa kekurangan seperti desain yang mungkin agak ketinggalan, ketiadaan dukungan update, dan absennya port audio 3,5mm.

Layar

Luna X Prime ini dibekali layar sentuh 6,2 inci dengan resolusi full HD+ berteknologi panel IPS. Ukuran layar Luna X Prime memang tak terlalu luas, tetapi masih sangat memadai untuk gaming atau menikmati video. Tim Laptophia melihat kualitas layar ponsel berponi lebar ini mampu menghasilkan tampilan visual yang tajam dan padat. Tak hanya itu, saturasi warna yang dihasilkan terasa cukup vibrant.

Viewing angle-nya luas dan respon touchscreen cukup gegas, meski bukan yang paling responsif di kelasnya. Saat digunakan di bawah sinar matahari, performa layar Luna X Prime bisa dikatakan agak payah karena brightness atau kecerahannya kurang tinggi. Layar Luna X Prime sebaiknya ditambahkan sebuah tempered glass, mengingat layarnya tak dilengkapi Gorilla Glass.

Baca juga:Realme C3 Review: Smartphone Murah Paling Powerful!

Audio

Ponsel Luna X Prime dilengkapi dengan loudspeaker yang menghadap ke bawah, sehingga output suara tidak terhalang saat ponsel diletakkan. Suara yang keluar dari speaker Luna X Prime terbilang kencang, tetapi cukup berisi. Kualitas suara yang dihasilkan loudspeakernya cukup baik dan menghasilkan detail yang kaya, meski bass kurang bertenaga.

Saat mendengarkan musik menggunakan headset Philips TX2 dan Senfer DT6, kualitas audio pada review Luna X Prime ini terbilang solid. Bass yang dihasilkan cukup kuat, treble yang detail dan tidak menusuk, dan juga suara vokal yang cukup jelas. Luna X Prime dilengkapi dengan fitur DTS Sound untuk meningkatkan kualitas audionya.

Memori

Smartphone berdesain mirip iPhone X ini menyisakan memori internal sekitar 52,6GB saat pertama kali dihidupkan dengan free RAM berkisar 1,5GB – 1,8GB. Smartphone Luna X Prime ini telah mendukung fitur USB OTG melalui port USB Type-C yang diusungnya.

Baterai

Kapasitas baterai yang diusung oleh Luna X Prime ini memang di bawah rata-rata ponsel saat ini, yakni hanya 3000mAh. Bandingkan dengan para pesaingnya yang sudah mengusung baterai 4000mAh atau bahkan lebih besar lagi. Selain itu, Luna X Prime juga tak dibekali dengan fitur fast charging.

Sesuai perkiraan Laptophia, daya tahan baterai Luna X Prime ini ternyata bertahan tidak sampai seharian penuh untuk penggunaan sosial media intensif. Ponsel berponi lebar ini hanya bertahan hingga petang setelah digunakan untuk sosial media dengan intensitas sedang dan non gaming. Jika digunakan untuk bermain game, tentu daya tahannya kian singkat.

Kesimpulan

Secara umum, Luna X Prime yang telah dilucurkan hampir dua tahun silam ini masih menawarkan performa yang sangat kompeten dan bisa dikatakan salah satu yang terkencang di kelas entry-level. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan ponsel gaming dengan harga terjangkau. Build quality Luna X Prime terasa sangatsolid dan premium dan didukung fitur 3D face unlock. Selain itu, kamera yang diusungnya cukup memadai.

Kelemahan utama Luna X Prime adalah tidak adanya dukugan update Android dan patch keamanan. Hal ini membuat ponsel Luna X Prime ini terasa sangat ketinggalan zaman. Selain itu, ponsel yang berdesain mirip iPhone X ini daya tahan baterainya terbilang pas-pasan dan tidak dilengkapi port audio 3,5mm.

Baca juga:Review Asus Zenbook 14 UX434FLC, Ultrabook Ringkas dengan ScreenPad 2.0

Kelebihan Luna X Prime

  • Performa tinggi di kelasnya
  • Harga terjangkau
  • 3D face unlock
  • Build quality mewah dan solid

Kekurangan Luna X Prime

  • Tidak dilengkapi port audio 3,5mm
  • Hybrid slot
  • Tidak mendapat dukungan update
  • Daya tahan baterai pas-pasan

Harga Luna X Prime

Luna X Prime merupakan salah satu smartphone premium di masanya yang menawarkan performa tinggi dan fitur yang lengkap. Harga Luna X Prime saat pertama kali diluncurkan di Indonesia adalah Rp 3.999.000, tetapi saat ini harga terbarunya telah mengalami penurunan dan dapat ditebus dengan harga Rp 1.599.000. Berdasarkan ulasan Luna X Prime review oleh tim Laptophia, smartphone ini masih layak dipertimbangkan bagi konsumen yang membutuhkan smartphone berkinerja tinggi, fitur lengkap, dan harga yang terjangkau.

Anda dapat membeli atau cek promo Luna X Prime di Sini (Klik)

Spesifikasi Luna X Prime

  • Sistem Operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka Luna UI
  • Chipset MediaTek Helio P60 dengan prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A73 dengan kecepatan 2GHz dan quad-core ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 2GHz
  • Grafis Mali-G73 MP3
  • Dual kamera belakang 16 megapiksel, sensor OmniVision OV16885 1/3 inci 1um piksel, lensa 26mm aperture f/1.8, phase-detection autofokus dengan dilengkapi LED flash + 5 megapiksel depth sensor
  • Kamera depan 16 megapiksel, sensor BSI, fixed focus dengan aperture f/2.0 + 3D camera untuk face unlock, AI
  • Layar sentuh 6,2 inci dengan resolusi full HD+ 2246 x 1080 pixels, rasio 19:9, kerapatan 415 ppi (pixel per inch), 16 juta warna, panel IPS LCD
  • Memori RAM 4GB, ROM 64GB dilengkapi slot microSD maksimal 512GB Hybrid Slot
  • WiFi, Bluetooth, FM Radio, GPS, Dual SIM, fingerprint sensor, port USB Type-C, 3D face unlock
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 154.8 x 73.6 x 8 mm dengan berat 162 gram
  • Baterai 3000mAh, non removable, support wireless charging
  • Warna Grey dan Silver

Anda mungkin suka:Xiaomi Mi Note 10 Pro Review: Smartphone Premium Berkamera Terbaik


Artikel Terkait Review Laptop dan Gadget Terbaru! Lainnya :


Follow Us

Since © 2015 Review Laptop dan Gadget Terbaru!