eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

Review Vivo TWS Air: Ringan, Fitur Lengkap, dan Kualitas Suara Oke

Review Vivo TWS Air: Ringan, Fitur Lengkap, dan Kualitas Suara Oke - Saat tim Laptophia mengikuti pre-order Vivo V27 5G beberapa bulan lalu, ternyata mendapat bonus berupa headset true wireless stereo (TWS) Vivo TWS Air. Berdasarkan informasi yang Laptophia himpun, headset Vivo TWS Air ini bukanlah keluaran baru karena pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada September 2022 silam. Rasa-rasanya, tim Laptophia penasaran dengan TWS andalan Vivo ini dan memutuskan untuk mengulasnya.

Vivo TWS Air ini hadir dengan desain semi in-ear atau juga sering disebut dengan earbud. Model seperti ini cocok bagi mereka yang kurang nyaman dengan desain in-ear yang masuk ke dalam lubang telinga. Sesuai namanya, Vivo TWS Air ini mengunggulkan bobot yang sangat ringan yakni 3,5 gram saja untuk tiap earbud sehingga membuat telinga tak lekas lelah. Vivo TWS Air juga dijejali berbagai macam fitur seperti Google Fast Pair, Bluetooth 5.2, Find My TWS, dan sebagainya. Penasaran? Simak review Vivo TWS Air oleh tim Laptophia kali ini!

Review Vivo TWS Air: Ringan, Fitur Lengkap, dan Kualitas Suara Oke


Paket Pembelian Vivo TWS Air

Paket Pembelian Vivo TWS Air

  • Unit TWS Vivo TWS Air Bubble White
  • Kabel USB Type-C
  • Manual dan kartu garansi

Desain Vivo TWS Air

Desain Vivo TWS Air

Desain Vivo TWS Air


Konsep desain pada review Vivo TWS Air hadir dengan desain ala Apple AirPods dengan gaya semi in-ear atau earbud lengkap dengan balutan warna casing putih. Tentunya desain semi in-ear ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang kurang nyaman dengan model in-ear monitor (IEM) yang masuk ke lubang telinga. Sekilas, desain Vivo TWS Air mengingatkan tim Laptophia pada TWS Realme Buds Air Neo yang diulas dua tahun lalu.

Bagi beberapa orang merasa lebih nyaman menggunakan headset TWS model semi in-ear yang tidak masuk ke telinga seperti yang ditawarkan oleh Vivo TWS Air. Kelemahan konsep desain ini adalah kemampuan menghalangi suara dari luar atau noise isolation yang tak sebaik model In-Ear Monitor. Bentuk earbud Vivo TWS Air tak jauh berbeda jika dibandingkan earbud lainnya dengan dua lubang output pada depan, samping, dan atasnya.

Vivo TWS Air dilengkapi dengan charging case berukuran mungil berbentuk yaris oval yang mungil dan cantik. Sementara engsel pada charging case-nya sendiri terasa cukup solid. Baik earbud maupun charging case Vivo TWS Air ini dibalut dengan material plastik atau polikabonat dengan finishing glossy, sehingga mudah terkena noda atau goresan. Kebetulan unit yang Laptophia ulas Bubble White, sehingga membuatnya mudah terlihat kotor.

Desain Vivo TWS Air

Desain Vivo TWS Air

Desain Vivo TWS Air


Tampilan case Vivo TWS Air  ini terlihat minimalis dengan logo Vivo dan LED indikator pada bagian depan. Sementara pada sisi bawah terdapat ada port USB Type-C untuk mengisi daya dan di sisi belakangnya tidak terdapat tombol atau port apapun.

Baca juga:Review Haylou T19 TWS: Suara Jernih dan Detail, Fitur Lengkap

Kontrol Vivo TWS Air

Pada review Vivo TWS Air kali ini, menggunakan kontrol sentuh yang terdapat pada bagian belakang masing-masing earbud. Berikut ini adalah daftar kontrol pada headset TWS andalan Vivo yang telah Laptophia himpun:

  • Sentuh dua kali pada earbud kanan atau kiri untuk play/pause, menjawab telepon atau mengakhiri panggilan
  • Sentuh tiga kali pada earbud kiri atau kanan untuk next track
  • Sentuh dan tahan pada salah satu earbud kanan untuk menolak panggilan

Kontrol ini dapat diubah parameternya menggunakan aplikasi Vivo Earbuds. Selama hampir sebulan proses review, performa kontrol sentuh yang dimiliki oleh headset Vivo TWS Air ini terbilang konsisten dan bisa diandalkan. Sayangnya, Vivo TWS Air tidak menyediakan kontrol volume, sehingga Laptophia harus mengaturnya langsung melalui tombol volume di smartphone.

Review Vivo TWS Air

Review Vivo TWS Air


Kualitas Suara

Kualitas suara adalah salah satu daya tarik dari review Vivo TWS Air kali ini. Spesifikasi di atas kertas cukup menarik dengan dukungan sebuah driver berukuran besar, yakni 14.2mm dengan diafragma bio-carbon fiber composite yang diklaim mampu menghasilkan mid dan high yang kaya. Selama proses review, tim Laptophia cukup menggunakan volume 50% di Vivo TWS Air karena sudah cukup nyaring dan terdengar jelas di telinga.

Sudah dua minggu lebih tim Laptophia menggunakan headset wireless Vivo TWS Air ini. Karakter suara yang dihasilkan Vivo TWS Air ini cenderung v-shape dan agak warm. Bass yang dihasilkan tergolong cukup mantap untuk telinga Laptophia yang memang bukan seorang basshead. Bass-nya cukup tight, tetapi kuantitasnya agak kurang. Saat memainkan lagu Bury Me An Angel milik Arch Enemy, dentuman dobel pedal drum-nya terdengar detail dan tidak muddy/boomy.

Sedangkan untuk mid dan vokal, headset Vivo TWS Air ini malah justru cukup menonjol menurut tim Laptophia. Saat memainkan lagu I Walk Alone milik Tarja, suara vokal wanita terdengar detail, berkarakter, dan saat nanda tinggi pun terdengar merdu. SSuara vokal pria juga mampu disajikan dengan apik oleh TWS besutan Vivo ini. aat memainkan lagu Watch Over You milik Alter Bridge, suara vokal cukup detail tetapi kurang menimbulkan kesan 'berat' saat nada rendah.

Sedangkan untuk nada tinggi atau treble, Vivo TWS Air ini kurang mantap menurut tim Laptophia. Treble tampak kurang berani, detail yang kurang, dan kadang terkesan kurang jernih. Ini akan sangat terasa ketika memainkan lagu dengan karakter bright. Separasi antar instrumen mampu disajikan dengan baik untuk kelas harganya. Sedangkan soundstage cukup lega, setidaknya lebih luas dari Realme Buds T100.

Baca juga:Review Realme Buds Air 3: Suara Mantap dengan Fitur ANC Andal

Aplikasi Vivo Earphones

Aplikasi Vivo Earphones

Pada review Vivo TWS Air kali ini, pengguna dapat memaksimalkan dan kostumasi fitur dengan menggunakan aplikasi Vivo Earbuds. Melalui aplikasi ini, Laptophia dapat memantau status baterai dari masing-masing earbud. Bagi yang kurang puas dengan performa suara default dari TWS andalan Vivo ini, dapat melakukan tuning melalui fasilitas DeepX stereo effect yang di dalamnya terdapat empat mode preset, yakni Standard, Clear voice, Mega bass, dan clear high pitch.

Selain itu, Laptophia juga dapat mengaktifkan codec AAC untuk kualitas audio yang lebih tinggi, melakukan update firmware, dan kostumisasi lainnya. Sayangnya, Vivo TWS Air ini tidak menyediakan fitur gaming mode untuk mereduksi latensi saat bermain game. Selain itu, kita juga dapat mengatur fungsi kontrol sentuh melalui Butten settings.

Kualitas Telepon & Delay

Ketika digunakan untuk berkomunikasi melalui sambungan telepon, Vivo TWS Air ternyata mampu menghasilkan suara yang jelas dan kualitas mic yang oke untuk harga di bawah Rp 500 ribu. Saat Laptophia menjajalnya di outdoor dengan kondisi agak berisik, background noise terdengar oleh lawan bicara. Ini dapat dimaklumi mengingat Vivo TWS Air tidak dilengkapi fitur ANC dan sejenisnya.

Ketika digunakan untuk menonton movie secara offline maupun streaming melalui YouTube, delay tidak terasa. Namun saat bermain game, delay yang dihasilkan pada review Vivo TWS Air mulai terasa. Agak disayangkan Vivo TWS Air ini tidak menyediakan gaming mode. Padahal TWS yang lebih murah seperti Realme Buds T100 menyediakan fitur ini. Bila Anda adalah gamer, mungkin lebih baik lupakan Vivo TWS Air ini.

Kenyamanan & Kompatibilitas

Vivo TWS Air ini mengusung desain earbud atau semi in-ear dengan material plastik glossy. Setelah dua minggu Laptophia menjajal menggunakannya sebagai TWS andalan, Vivo TWS Air ternyata cukup nyaman digunakan. Dimensi earbud Vivo TWS Air dan bobotnya sangat ringan, sehingga tidak membuat telinga lelah.

Sayangnya, Vivo TWS Air ini kurang cocok untuk diajak berolahraga. Penggunaan material plastik glossy membuatnya licin ketika terkena keringat, sehingga membuat TWS ini mudah jatuh dari telinga saat jogging atau kegiatan olahraga lainya.

Kompatibilitas headset true wireless stereo Vivo TWS Air terbilang baik dan dapat bekerja tanpa masalah saat disandingkan dengan Xiaomi 12, Samsung Galaxy S20 Fe Snapdragon dan Xiaomi Mi Note 10 Pro dengan aplikasi Vivo Earbuds terinstal di dalamnya. Selama dua minggu proses uji pakai, koneksi relatif stabil dan sangat jarang terjadi disconnect. Selain itu, Vivo TWS Air juga mendukung fitur Google Fast pair yang membuatnya dapat terhubung dengan smartphone dengan cepat dan mudah.

Baterai

Vivo TWS Air ini dibekali dengan baterai berkapaitas 29mAh untuk setiap earbud. Pada review Vivo TWS Air yang Laptophia lakukan, headset ini hanya bertahan rata-rata 3 - 3,5 jam jam menggunakan codec AAC dengan volume rata-rata 60% - 70%. Angka ini agak kurang menurut Laptophia. Sedangkan baterai dalam case Vivo TWS Air ini berkapasitas 430mAh dan diklaim memiliki daya tahan total 25 jam memainkan musik.

Kesimpulan

Secara umum, Vivo TWS Air ini merupakan salah satu TWS dengan harga terjangkau yang nyaman digunakan dan sangat ringan, sehingga tak mudah membuat telinga lelah. Kualitas suara TWS andalan Vivo ini cukup baik untuk harga yang ditawarkan, meski tidak terlalu istimewa. 

Kekurangan Vivo TWS Air ada pada daya tahan baterainya yang terlalu singkat, absennya mode gaming, dan tidak cocok digunakan untuk teman berolahraga. terlepas dari kekurangannya, Vivo TWS Air adalah headset true wireless stereo yang layak dipertimbangkan. 

Kelebihan Vivo TWS Air

  • Desain stylish dan minimalis
  • Kualitas suara baik
  • Fitur lengkap

Kekurangan Vivo TWS Air

  • Daya tahan baterai kurang
  • Kurang cocok untuk gaming

Harga Vivo TWS Air

Harga Vivo TWS Air terbaru berdasarkan informasi yang Laptophia himpun dari e-commerce saat artikel ini dibuat adalah Rp 399.000. Berdasarkan hasil review Vivo TWS Air oleh tim Laptophia di atas, TWS satu ini layak dipertimbangkan dengan bagi konsumen yang membutuhkan TWS ringan dan fitur lengkap.

Anda dapat cek harga dan promo terbaru Vivo TWS Air di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)

Spesifikasi Vivo TWS Air

  • Merk Vivo
  • Model: TWS Air
  • Jenis headset: Earbud atau Semi In-Ear TWS
  • Chipset Qualcomm QCC512
  • Tipe driver 14,2mm dinamis (bio-carbon fiber composite Diapraghm)
  • Speaker Impedansi: 16 Ohm
  • Sensitivitas 102±3dB
  • Rentang frekuensi: 20 Hz – 20 kHz
  • DeepX 2.0 Sound Effects, Google Fast Pair, Find My TWS
  • Versi Bluetooth 5.2
  • Bluetooth protocol HFP/HSP/AVRCP/A2DP
  • Dukungan codec SBC dan AAC
  • Sensitivitas microphone -42dB
  • Input maksimal 5V/500mA
  • Waterproofing: IP54
  • Baterai Earbuds: 29 mAh; Charging case: 430 mAh
  • Berat Earbud: 3.5g; With charging case: 38,4g
  • Dimensi Earbud: 30.09 × 18.54 × 16.52 mm; Charging case: 56 × 52 × 24 mm
  • Warna Pebble Blue dan Bubble White
*review ini menggunakan unit yang dibeli sendiri oleh tim Laptophia, bukan sponsor/seeding
Anda mungkin suka:Review Fiil T1 XS, Headset TWS Terbaik dengan Kualitas Suara Fantastis di Kelasnya
4

4 komentar

  • Niken
    Niken
    17 Oktober 2023 pukul 08.54
    Model kayak gini kalau dipakai olahraga/berkeringat gampang lepas
    • Niken
      Ditya Pandu
      2 November 2023 pukul 23.06
      Kalau keringetan parah ya gampamg lepas hehhe
    Reply
  • Yuwan Agista
    Yuwan Agista
    10 Agustus 2023 pukul 20.13
    Wah cakep yak, kayak AirPods nggak sih?
    • Yuwan Agista
      Ditya Pandu
      14 Agustus 2023 pukul 20.57
      Betul, desainnya mirip banget
    Reply