Review Samsung Galaxy A07, Smartphone Murah Terbaik dengan Update OS 6 Tahun - Samsung Galaxy A07 dan Galaxy A07 5G merupakan smartphone murah yang sangat layak dipertimbangkan. Keunggulan utama smartphone ini yang tidak dimiliki oleh kompetitor terdekatnya adalah dukungan update yang panjang, yakni 6x OS update atau 6 tahun update sistem operasi. Tak hanya itu, Samsung juga membenamkan fitur keamanan yang lengkap dan fitur kekinian seperti Circle to Search.
Samsung membekali Galaxy A07 dengan layar berukuran 6,7 inci HD+ yang yang memadai dengan refresh rate 90Hz yang smooth. Soal kinerja, smartphone ini mengalami kemajuan yang signifikan jika dibandingkan pendahulunya dengan dukungan SoC MediaTek Helio G99 octa-core yang ditandemkan RAM 4GB, 6GB atau 8GB. Tim Laptophia telah membeli unit smartphone ini untuk diulas mendalam, penasaran? Simak review Samsung Galaxy A07 oleh tim Laptophia kali ini!
Paket Pembelian Samsung Galaxy A07
- Unit Samsung Galaxy A07 4GB/64GB Black
- Kabel USB Type-C
- SIM card ejector
- User guide
- Kartu garansi
- Kepala charger 25W (Bonus)
Desain Samsung Galaxy A07
Desain Samsung Galaxy A07 memang menjadi salah satu daya tarik tersendiri menurut Laptophia. Ponsel ini tampil dengan casing belakang flat dengan material plastik glossy yang terkesan mewah. Samsung memberikan efek gradien vertikal pada casing belakangnya yang tampak dinamis ketika terkena pantulan cahaya. Smartphone ini tersedia tiga varian warna dan unit yang Laptophia ulas kali ini varian warna Black.
Dekorasi kamera Galaxy A07 ini berbentuk oval seperti kapsul dengan detail yang cukup tinggi, sehingga menambah kesan elegan. Ponsel termurah andalan Samsung ini menggunakan frame flat yang juga terbuat dari plastik yang cukup tebal danterasa kokoh saat digenggam. Bodi ponsel ini tidak terlalu tebal, sehingga masih terasa nyaman saat Laptophia menggenggam Galaxy A07.
Jika dilihat dari depan, Samsung Galaxy A07 ini tak jauh berbeda dengan ponsel Android lainnya dengan layar berponi minimalis pada bagian atasnya. Sayangnya, bezel layarnya tergolong tebal untuk standar desain smartphone masa kini. Secara umum, build quality smartphone ini solid dan memiliki ketahanan terhadap debu, serta cipratan air dengan sertifikat IP54.
Baca juga:Review Vivo V50 5G: Stylish dengan Kamera ZEISS, Baterai Bisa Diandalkan
Sisi depan Samsung Galaxy A07 terdapat lubang kamera depan, proximity sensor, light sensor, earpiece, layar IPS HD+ berukuran 6,7 inci 90Hz yang smooth. Tak disebutkan adanya proteksi antigores seperti Gorilla Glass dan sejenisnya, serta smartphone ini tidak dilengkapi screenguard secara default. Laptophia merekomendasikan pemasangan tempered glass untuk melindungi layar dari goresan atau benturan.
Tombol power dan volume rocker ditempatkan di sisi kanan ponsel Samsung Galaxy A07 ini. Sedangkan sisi kiri terdapat tray sim card yang berjenis triple-slot. Sisi atas ponsel dengan kamera 50MP bertenaga Helio G99 andalan Samsung ini terdapat sebuah micropone.
Sedangkan bagian belakang ponsel Samsung Galaxy A07 ini terdapat dua buah kamera yang tersusun vertikal dengan dekorasi tanpa housing yang simpel, LED flash, dan logo Samsung. Merek asal Korea Selatan yang baru saja meluncurkan Galaxy A57 dan Galaxy A37 ini menempatkan port audio 3,5mm, port USB Type-C, speaker grill, dan microphone di sisi bawah ponsel.
Software Samsung Galaxy A07
Saat pertama kali dirilis, Samsung Galaxy A07 menggunakan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka One UI 7.0. Namun unit yang Laptophia review kali ini sudah menggunakan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka One UI 8.0 saat pertama kali dihidupkan.Kelebihan utama smartphone andalan Samsung ini yang tak dimiliki oleh pesaing dari brand manapun, yakni dukungan update OS hingga 6 tahun atau 6x upgrade OS. Ini artinya, Galaxy A07 akan mendapat update hingga Android 22 mendatang. Sementara pesaingnya si segmen entry-level hanya memberikan 1x update OS saja.
Antarmuka One UI 8.0 yang di smartphone Galaxy A07 tampil rapi yang terdiri dari Lockscreen, Homescreen, dan App drawer. Opsi kostumisasi juga cukup luas yang memungkinkan pengguna mengganti wallpaper, theme, widget dan sebagainya sesuai selera. Selain itu, One UI ini tidak menampilkan iklan sehingga menambah kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.
Fitur andalan One UI 8.0 ini ponsel ini tergolong lengkap dan bermanfaat, yakni Quick Share, Samsung Smart Switch, Game Launcher, Modes and Routines, Private Share, Secure Folder, Android Auto, SOS Messages, One-handed mode, motion and gestures, Eye Comfort Shiled, Device Care, Dual Messenger, Smart pop-up view, Ultra data saving, face recognition, dan sebagainya.
Baca juga:Review Realme 15T 5G: Tampil Mewah dengan Baterai Super Awet dan Kamera Tajam
Meski Galaxy A07 merupakan smartphone terjangkau, Samsung membekalinya dengan fitur keamanan Auto Blocker untuk mencegah penipuan melalui file APK, Knox vault, dan sebagainya. Tak ketinggalan fitur canggih Circle to Search juga dimiliki oleh ponsel ini.
Secara umum, sisi perangkat lunak atau software dengan dukungan update panjang menjadi keunggulan Galaxy A07 yang sulit disaingi oleh kompetitornya. Fiturnya lengkap, bebas iklan, dan nyaman digunakan untuk komunikasi sehari-hari. Hanya saja, unit Galaxy A07 varian RAM 4GB performanya tidak terlalu mulus.
Performa Samsung Galaxy A07
Soal kinerja, Samsung Galaxy A07 mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dua pendahulunya seperti Galaxy A06 dan Galaxy A05. Smartphone ini ditenagai chipset MediaTek Helio G99 (6nm) dengan teknologi 6nm yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A76 yang berlari dengan kecepatan 2,2GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 dengan kecepatan 2GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 4GB, 6GB atau 8GB, serta diperkuat grafis dari GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G57 MC2.
MediaTek Helio G99 merupakan salah satu chipset 4G yang populer digunakan smartphone entry-level dan mainstream. Performanya jelas lebih kencang dari pesaing terdekatnya, seperti Snapdragon 685 atau Unisoc T7250. Chipset ini sudah menggunakan teknologi fabrikasi 6nm dari TSMC yang membuat konsumsi dayanya efisien.
Berdasarkan benchmark Galaxy A07 yang Laptophia lakukan, skor AnTuTu v10-nya mencapai 413.189 poin dan tembus 537 ribuan poin di AnTuTu v11. Angka ini tergolong tinggi untuk smartphone dengan harga sejutaan. Secara teori, ponsel ini seharusnya mampu memberikan kinerja yang nyaman untuk komunikasi sehari-hari, media sosial, dan juga gaming kasual.
Berdasarkan pengalaman Laptophia saat uji pakai selama lebih dari seminggu, performanya tampak cukup gegas di awal. Setelah kami menginstal aplikasi yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti media sosial, e-wallet, dan sebagainya, tampak adanya penurunan performa. Perpindahan antar aplikasi tidak selalu mulus karena terkadang muncul lag.
Helio G99 yang digunakan oleh Galaxy A07 memang seharusnyta cukup bertenaga, tetapi varian yang Laptophia gunakan untuk review kali ini adalah RAM 4GB dengan memori internal 64GB. Kapasitas RAM yang hanya 4GB ini membuat ruang gerak ponsel ini terbatas dan tidak cocok untuk multitasking. Laptophia menyarankan untuk memilih varian RAM 6GB atau 8GB agar performanya lebih smooth.
Baca juga:Review Realme Watch 5: Smartwatch Layar AMOLED Besar dan Baterai Tahan Lama
Apakah Samsung Galaxy A07 ini sanggup untuk gaming? Secara teori, Helio G99 yang digunakan ponsel ini sanggup memainkan game populer seperti PUBG Mobile, Mobile Legends: Bang Bang, dan bahkan Genshin Impact. Namun varian 4GB yang Laptophia gunakan agak kewalahan. Mungkin Mobile Legends: Bang Bang yang masih nyaman dimainkan di Galaxcy A07 varian RAM 4GB ini.
Benchmark
| Device Info HW |
| Geekbench 6 |
| AnTuTu v10 |
| AnTuTu v11 |
| PCMark |
| 3DMark |
| AnTuTu Storage Test |
| Multitouch Tester dan Sensor |
Rekap Benchmark
- Geekbench 6 CPU: 729 (single-core), 2023 (multi-core)
- Geekbench 6 GPU: 1470 (OpenCL), 1548 (Vulkan)
- AnTuTu v10: 413.189
- AnTuTu v11: 537.037
- PCMark: 8787 (Work 3.0), 59.466 (Storage 2.0)
- 3DMark: 372 (Wild Life Extreme), 1312 (Wild Life), 2592 (Sling Shot Extreme OpenGL), 2578 (Sling Shot Extreme Vulkan)
- AnTuTu Storage Test: 36.132, 1054.5 MB/s (read), 329.3 MB/s (write)
- Gyroscope: Tidak tersedia
Review Kamera Samsung Galaxy A07
Sisi fotografi, Samsung Galaxy A07 ini mirip dengan Galaxy A05s yang pernah Laptophia ulas dengan diperkuat dengan dua buah kamera belakang. Kamera utamanya berkekuatan 50 megapiksel dengan lensa aperture f/1.8 menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN1 1/2.76 inci 0.64um piksel dengan fitur phase-detection autofokus ditandemkan lensa aperture f/1.8 dan LED flash.
Kamera utama Samsung Galaxy A07 yang berkekuatan 50MP ini menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN1 yang umum digunakan oleh smartphone murah hingga kelas menengah. Sensor ini menggunakan teknologi Tetrapixel atau Quad bayer yang menggabungkan empat piksel menjadi sebuah piksel berukuran besar, sehinggga secara default kamera utama Galaxy A07 ini menghasilkan foto dengan resolusi 12,5MP.
Sedangkan kamera kedua berkekuatan 2 megapiksel dengan lensa aperture f/2.4 berfungsi sebagai depth sensor untuk menghasilkan efek bokeh dengan mode portrait melalui fitur Live Focus.
Kamera depan Galaxy A07 ini berkekuatan 8 megapiksel dengan sensor GalaxyCore gc08a8 1/4 inci 1.12um piksel dengan lensa aperture f/2.0 fixed focus yang cukup mumpuni untuk foto selfie dan video call. Kamera ponsel ini dapat merekam video dengan resolusi hingga Full HD 1080p @30fps untuk kamera belakang dan kamera depan.
Penerus Samsung Galaxy A06 ini menggunakan aplikasi kamera yang sama dengan smartphone Samsung lainnya dengan antamuka yang mudah digunakan. Laptophia dapat mengakses pengaturan filter, resolusi 12M/50M, aspek rasio, timer, LED flash, dan setting lainnya melalui deretan ikon pada bagian atas. Kamera ponsel ini dibekali dengan opsi untuk berganti lensa dari 1x (wide) dan 2x (digital zoom).
Sementara pada bagian bawah terdapat beberapa mode yang dapat dipilih dengan cara swipe ke kanan atau ke kiri. Beberapa mode yang disediakan antara lain Portrait, Photo, Video, Pro, Panorama, Food, Slow Motion, Hyperlapse, dan Night.
Pada Mode Pro, Galaxy A07 ini cukup lengkap dan memungkinkan untuk mengatur parameter teknis seperti White Balance, EV, ISO (hingga 100 - 3200), Shutter Speed (1/1000 hingga 10s), fokus distance, dan Metering Exposure.
Lantas sehebat apa kemampuan kamera Samsung Galaxy A07 yang berkekuatan 50 megapiksel ini? Pembaca Laptophia perlu menurunkan ekspektasi mengingat ini adalah smartphone paling murah andalan Samsung. Selama seminggu lebih proses uji pakai dan review, tim Laptophia membawanya berwisata ke Tawangmangu dan berhasil mengabadikan sekitar 180 lebih foto dalam berbagai kondisi cahaya, termasuk saat low-light.Saat siang hari dengan kondisi cahaya melimpah, Samsung Galaxy A07 mampu menghasilkan foto yang cukup baik untuk sebuah smartphone dengan harga sejutaan. Foto yang dihasilkan mampu menampilkan tingkat detail yang cukup baik. Namun jika diperhatikan dengan seksama, detailnya memang kurang natural, terlihat oversharpening atau ketajaman yang berlebihan.
Saturasi warna yang dihasilkan kurang konsisten dan kadang terlihat agak pudar atau pucat. Laptophia perlu melakukan ritual retouch hasil fotonya agar warnanya lebih menggoda saat diunggah ke media sosial. Selain itu, dynamic range secara umum terbatas dan beberapa foto tampak underekspos.
Laptophia juga beberapa kali menjajal mode portrait Galaxy A07 ini dan hasilnya cukup memadai, tetapi bukan yang terbaik di kelasnya. Separasi antara background dengan subyek kadang kurang halus dan kurang akurat.
Bagi penggemar foto macro, kamera utama smartphone dengan dukungan update panjang ini dapat diandalkan. Kecepatan autofokusnya cepat dan akurasinya juga cukup baik. Beberapa foto macro yang Laptophia jepret mampu menghasilkan tingkat detail yang baik, tajam, dan efek bokeh estetik. Sayangnya, warnanya memang kurang menggoda ketika memotret bunga dengan warna yang mencolok.
Baca juga:Review Singkat Samsung Galaxy S24 FE, Flagship Paket Hemat!
Saat kondisi low-light atau malam hari, kamera Samsung Galaxy A07 ini mengalami penurunan performa yang signifikan. Tak hanya kecepatan autofokusnya yang menurun, Laptophia juga mengalami shutter lag yang cukup mengganggu. Hal ini membuat beberapa foto malam hari yang kami abadikan tidak fokus atau ngeblur.
Saat malam hari, tangan pengguna harus benar-benar steady agar foto yang dihasilkan fokus dengan sempurna. Kualitas foto yang dihasilkan saat malam hari memang kurang bisa dibanggakan. Tingkat detailnya mengalami penurunan yang cukup signifikan, noise cukup terkontrol, tetapi masih terlihat adanya penajaman yang berlebihan yang membuatnya terlihat kurang natural.
Galaxy A07 ini dilengkapi mode Night yang mampu meningkatkan eksposure dan dynamic range saat malam hari secara signifikan. Sayangnya, foto mode night ini sering terlihat tidak natural dengan penajaman yang masif dan noise yang cukup mengganggu. LED flash bawaan ponsel ini cukup terang dan membantu memotret dalam kondisi sangat gelap.
Kamera depan Galaxy A07 yang berkekuatan 8 megapiksel mampu menghasilkan foto selfie yang baik, natiral, dan tone warna yang memuaskan saat kondisi cahaya memadai. Ketika kondisi cahaya kurang, terjadi penurunan detail yang cukup signifikan. Ketika Laptophia menggunakan mode portrait kamera depan, ternyata performanya tak jauh berbeda dengan kamera belakang.
Kualitas videonya? Sangat standar. Absennya sensor giroskop fisik dan EIS (Electronic Image Stabilization) membuat hasil rekaman Samsung Galaxy A07 'gempa' atau terguncang cukup parah. Solusinya adalah merekam dengan steady dan tenang agar gunacangan dapat diminimalisir.
Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A07
| Night mode off |
| Night mode on |
Hasil Foto Kamera Depan Samsung Galaxy A07
Review Samsung Galaxy A07
Layar
Samsung membekali Galaxy A07 ini dengan layar sentuh 6,7 inci dengan resolusi HD+. Meski resolusinya belum mencapai Full HD, kualitas layarnya tergolong memadai untuk komunikasi sehari-hari. Reproduksi warna yang dihasilkan memang kurang vivid, sehingga terlihat kurang hidup menurut Laptophia. Layarnya sudah mengusung refresh rate 90Hz yang menbuat animasi tampil lebih smooth dan nyaman.
Selama proses uji pakai yang Laptophia lakukan, respon touchscreen Galaxy A07 ini cukup gegas dan viewing angle-nya cukup luas. Sayangnya, saat digunakan di bawah terik matahari atau di luar ruangan, layarnya kurang bisa diandalkan dan kontennya kadang agak sulit terlihat jelas. Tidak disebutkan adanya proteksi antigores seperti Gorilla Glass atau sejenisnya dan tak dilengkapi screenguard.
Audio
Samsung Galaxy A07 hanya dibekali satu speaker atau mono yang menghadap ke bawah. Laptophia dapat memaklumi ini mengingat tak banyak smartphone dengan harga sejutaan yang dibekali speaker stereo atau speaker ganda.
Baca juga:Review Google Pixel 6a: Masih Kompeten di 2025?
Saat Laptophia gunakan untuk mendengarkan musik dan streaming video, spekar Galaxy A07 ini mampu menghasilkan volume yang cukup nyaring, tetapi agak terdistorsi ketika volume 85% ke atas. Soal kualitas, speaker ponsel ini tergolong sangat standar. Suara yang dihasilkan didominasi mid, serta bass yang nyaris tak terdengar.
Pengalaman mendengarkan musik di smartphone ini akan lebih baik jika menggunakan headset atau TWS karena smartphone ini mendukung fitur Dolby Atmos untuk kualitas yang lebih imersif.
Memori
Smartphone murah Samsung Galaxy A07 tersedia dalam empat varian RAM dan storage. Sedangkan unit yang Laptophia ulas adalah varian RAM 4GB dengan storage 64GB UFS 2.2. Saat pertama kali dinyalakan, ponsel menyisakan memori internal sekitar 47,1 GB saat pertama kali dihidupkan dengan free RAM berkisar 1GB – 1,2GB.
Smartphone andalan Samsung ini telah mendukung fitur USB OTG melalui port USB Type-C yang diusungnya, serta dilengkapi dengan slot microSD untuk ekspansi memori eksternal jika kapasitas memori internalnya dirasa kurang.
Fitur
Samsung Galaxy A07 dilengkapi dengan fitur keamanan sensor sidik jari di sisi samping yang terintegrasi dengan tombol power. Selama seminggu lebih proses uji pakai, Laptophia menilai performa sensor sidik jarinya sangat prima dan bisa diandalkan. Kami hampir tidak pernah mengalami kendala dengan fitur keamanan ini.
Hal yang menarik dari Galaxy A07 ini adalah sudah mendukung sertifikasi Widevine L1 yang artinya dapat menikmati layanan OTT (Over-The-Top) seperti streaming konten dari Netflix dan sebagainya dengan resolusi HD. Sayangnya, Samsung tidak membekali ponsel murah ini dengan fitur NFC.
Baterai
Daya tahan baterai yang cukup panjang menjadi daya tarik smartphone murah satu ini menurut Laptophia. Selama seminggu lebih proses uji pakai dan review, Samsung Galaxy A07 ini dapat bertahan hingga 1,5 hari untuk penggunaan intensif non gaming dengan Screen on Time (SoT) antara 7 - 9 jam. Bahkan ketika penggunaan lebih ringan, ponsel ini mampu bertahan hingga 2 hari pmemakaian.
Samsung Galaxy A07 dibekali baterai berkapasitas 5000mAh yang cukup standar untuk smartphone Android masa kini. Smartphone ini dibekali fitur adaptive fast charge 25W. Saat Laptophia uji pakai, butuh waktu sekitar 1 jam 35 menit untuk mengisi daya baterai dari 5% hingga penuh.
Kesimpulan
Samsung Galaxy A07 merupakan salah satu smartphone murah terbaik saat ini menurut tim Laptophia. Ponsel ini menawarkan performa tinggi berkat sokongan chipset Helio G99, One UI yang nyaman dan dilengkapi fitur keamanan lengkap, dan dukungan update OS Android hingga 6 tahun atau 6x OS. Dukungan update sepanjang ini tidak dimiliki oleh pesaing terdekatnya atau bahkan smartphone brand lain yang lebih mahal.
Namun Samsung Galaxy A07 juga memiliki kompromi yang membuat pembaca Laptophia perhatikan, seperti absennya fitur NFC, kualitas foto dan video seadanya, dan layar yang kurang andal di luar ruangan. Secara umum, Samsung Galaxy A07 masih merupakan pilihan solid untuk harga sejutaan meurut Laptophia dan pilih varian RAM minimal 6GB untuk pengalaman yang lebih smooth, serta bebas lag.
Kelebihan Samsung Galaxy A07
- Kinerja meningkat dibandingkan pendahulunya
- Dukungan update OS hingga 6 tahun
- One UI nyaman digunakan dan bebas iklan
Kekurangan Samsung Galaxy A07
- Tidak dilengkapi NFC
- Performa kadang lag (varian 4GB/64GB)
- Layar kurang bisa diandalkan di outdoor
- Tidak dilengkapi giroskop
Harga Samsung Galaxy A07
Berdasarkan review Samsung Galaxy A07 oleh tim Laptophia di atas, smartphone ini bisa dikatakan salah satu yang terbaik di segmen entry-level, meski harganya telah mengalami kenaikan jika dibandingkan saat awal rilis.
Harga smartphone Samsung Galaxy A07 terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun saat artikel ulasan ini ditulis adalah Rp1.599.000 untuk varian RAM 4GB ROM 64GB, Rp1.899.000 varian RAM 4GB ROM 128GB, Rp2.299.000 varian RAM 6GB ROM 128GB dan Rp2.499.000 untuk varian RAM 8GB ROM 256GB.
Anda dapat cek harga dan promo terbaru Samsung Galaxy A07 di Shopee
Spesifikasi Samsung Galaxy A07
- Sistem Operasi Android 16 dengan antarmuka Samsung One UI 8.0
- Chipset MediaTek Helio G99 (6nm) dengan prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A76 2,2GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 2GHz
- Grafis Mali-G57 MC2
- Dual atau dua kamera belakang resolusi 50 megapiksel, sensor Samsung ISOCELL JN1 1/2.76 inci 0.64um piksel, phase-detection autofokus, lensa aperture f/1.8, dengan dilengkapi LED flash + 2 megapiksel (depth sensor) lensa aperture f/2.4
- Kamera depan 8 megapiksel fixed focus, sensor BSI CMOS 1/4 inci 1.12um piksel, lensa aperture f/2.0
- Layar sentuh Infinity-U Display 6,7 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1600 piksel, kerapatan 262 ppi (pixel per inch), refresh rate 90Hz, 16 juta warna, panel TFT PLS
- Memori RAM 4GB, 6GB atau 8GB LPDDR4x, ROM 64GB, 128GB atau 256GB UFS 2.2, dilengkapi slot microSD maksimal 1TB (dedicated slot)
- WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM, Dolby Atmos, face unlock, fingerprint sensor (side mounted), Samsung Knox Vault
- GSM / 3G HSPA / 4G LTE
- Dimensi 164,4 X 77,4 X 7,6 mm dengan berat 184 gram
- Baterai 5000mAh non-removable, fast charging 25W
- Warna Green, Light Violet, dan Black
Transparansi Review: Unit yang diulas dalam artikel ini dibeli sendiri oleh tim Laptophia, bukan merupakan pinjaman, seeding atau sponsor dari brand. Seluruh penilaian dalam artikel ini bersifat objektif dan jujur sesuai pengalaman penggunaan nyata.
Anda mungkin suka:Review iQOO Z10 5G: Performa Kencang dan Baterai Paling Tahan Lama!




1 komentar