Review iQOO Z10 5G: Performa Kencang dan Baterai Paling Tahan Lama! - iQOO Z10 5G merupakan salah satu smartphone menengah yang cukup menarik perhatian tim Laptophia saat pertama kali diluncurkan pada September 2025 lalu. Jika dilihat dari penamaannya, iQOO Z10 5G adalah penerus dari iQOO Z9 5G. Keunggulan utama iQOO Z10 5G adalah kapasitas batyerainya yang bisa dikatakan terbesar di Indonesia saat ini, yakni 7300mAh dengan teknologi Silicon Carbon lengkap dengan fast charge 90W.
Tak hanya kapasitas baterai jumbo, iQOO Z10 5G ini juga menawarkan performa yang cukup buas di segmennya berkat dukungan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 dengan RAM 8GB atau 12GB. Ponsel ini diperkuat layar 6,77 inci Super AMOLED 120Hz yang imersif. Laptophia memutuskan membeli satu unit ponsel ini dan sudah melakukan uji pakai langsung selama hampir sebulan, penasaran? Simak review iQOO Z10 5G oleh tim Laptophia kali ini!
Paket Pembelian
- Unit iQOO Z10 5G 8GB/256GB Quantum Silver
- Kepala charger FlashCharge 90W
- Kabel USB Type-C
- Silicon case
- SIM card ejector
- User guide
- Kartu garansi
Desain iQOO Z10 5G
iQOO Z10 5G tampil dengan desain bergaya modern dan terkesan minimalis. Sisi belakag terdapat dekorasi kamera berupa lingkaran besar berwarna hitam yang cukup besar dan sedikit menonjol. Desain LED flash yang melingkar turut menambah estetika penampilan ponsel ini. Smartphone iQOO Z10 5G ini teredia dua varian warna dan unit yang Laptophia ulas adalah varian Quantum Silver.
Casing belakang iQOO Z10 5G ini terbuat dari bahan polikarbonat dengan finishing satin dengan guratan halus yang mampu memantulkan cahaya secara dinamis. Permukaan casing belakangnya tidak licin dan tidak mudah meninggalkan jejak sidik jari. Sementara tepian casingnya agak melengkung guna menunjang kenyamanan saat menggenggam.
Smartphone iQOO Z10 5G hadir dengan layar punch hole berukuran besar dan bezel yang cukup tipis layaknya ponsel kelas premum. Frame ponsel ini juga terbuat dari bahan polikarbonat yang cukup tebal dan kokoh. Hal yang menarik adalah ukuran iQOO Z10 5G yang tetap ramping dan bobot ringan, meski dibekali baterai berkapasitas 7300mAh. Build quality ponsel ini solid, serta tahan cipratan air dengan rating IP65.
Baca juga:Review Singkat Motorola Moto G45 5G, Ternyata Begini Hasilnya...
Sisi depan smartphone iQOO Z10 5G ini terdapat kamera depan, proximity sensor, ambient light sensor, earpiece, layar Super AMOLED 120Hz Full HD+ berukuran 6,77 inci yang membuatnya cukup ringkas. Sensor sidik jarinya terletak di bawah layar atau underscreen fingerprint sensor.
Layar smartphone iQOO Z10 5G ini flat dengan tepian yang agak melengkung dan sudah dilengkapi dengan screenguard yang terpasang dari pabrik, tetapi tak disebutkan adanya proteksi antigores seperti Gorilla Glass dan sejenisnya. Laptophia tetap merekomendasikan pemasangan tempered glass menggantikan screen protector bawaan.
Tombol power dan volume rocker ditempatkan di sisi kanan ponsel iQOO Z10 5G ini. Sedangkan sisi kiri tidak terdapat port atau tombol apapun. Sisi atas ponsel dengan kamera 50MP OIS bertenaga Snapdragon 7s Gen 3 ini terdapat microphone.
Sedangkan bagian belakang ponsel iQOO Z10 5G ini terdapat dua buah kamera dengan dekorasi kamera berupa lingkaran berukuran besar, infrared blaster, LED flash dan logo iQOO. Merek asal Tiongkok yang baru saja meluncurkan iQOO Z10R 5G dan Neo 10 5G ini menempatkan port USB Type-C, speaker grill, tray SIM card, dan microphone di sisi bawah ponsel.
Video Unboxing iQOO Z10 5G
Software iQOO Z10 5G
Bagi pembaca Laptophia yang pernah menggunakan smartphone Vivo, pasti tak asing lagi karena iQOO Z10 5G juga menggunakan antarmuka yang sama, yakni FunTouch OS 15 yang berbasis Android 15. Berdasarkan informasi yang kami himpun, iQOO Z10 5G ini akan mendapatkan dukungan dua kalu OS Android update dan 3 tahun update keamanan. Ini cukup standar menurut Laptophia karena ada brand yang berani memberi update lebih panjang, meski dijual dengan harga lebih murah.
FunTouch OS 15 yang digunakan oleh iQOO Z10 5G ini terdiri dari Lockscreen, Homescreen, dan tersedia app drawer. Desain antarmuka FunTouch OS 15 inicukup modern, serta beberapa varian theme yang dapat dipilih sesuai selera. Opsi kostumisasi visual juga tersedia luas dan memungkinkan pengguna mengganti wallpaper, theme, dan sebagainya.
Serupa dengan Vivo V50 5G yang Laptophia ulas sebelumnya, iQOO Z10 5G juga dilengkapi beberapa fitur AI, salah satunya adalah AI Erase 2.0 tersedia di aplikasi Gallery. Fitur AI satu ini berguna untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari sebuah foto.
Baca juga:Review Realme Note 60x: Murah, Kencang, dan Tahan Banting!
FunTouch OS 15 di iQOO Z10 5G ini cukup kaya fitur, beberapa fitur unggulannya antara lain Beberapa fitur andalannya antara lain Circle to Search, Always On Display, Eye Protection, iQOOshare, Smart Mirroring, Super Screenshot, Smart motion, Easy Touch, split screen, small window, eSports Mode, smart sidebar, Private Safe, Riding Mode, Multi-Turbo, Device Clone, iManager, App hiding, App encryption, App Clone, dan sebagainya.
Sedangkan aplikasi bawaan atau bloatware, iQOO Z10 5G ini terdapat bloatware yang tidak terlalu banyak saat Laptophia coba, ada aplikasi Agoda, Dola, Gopay, LinkedIn, Instagram, Melolo, Netflix, Spotify, Shopee, Tiket.com, Trip.com, Truecaller, TikTok, dan beberapa aplikasi lainnya. Ada juga game pre-install seperti Block Blast dan sebagainya.
Selama sebulan menggunakan iQOO Z10 5G, Laptophia menilai FunTouch OS 15 ini cukup stabil, kaya fitur, tampilan modern, dan sejauh ini kami tidak bertemu bug yang mengganggu. Kabarnya, iQOO Z10 5G nantinya akan mendapat upgrade dengan antarmuka baru, yakni OriginOS 6 pada Maret 2026 mendatang.
Performa iQOO Z10 5G
Performa yang kencang di kelasnya menjadi salah satu daya tarik iQOO Z10 5G menurut Leptophia berkat dukungan SoC (System on Chip) Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 SM7635 (4nm) yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari single-core ARM Cortex-A720 2,5GHz, triple-core ARM Cortex-A720 2,4GHz dan quad-core ARM Cortex-A510 1,8GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 8GB atau 12GB LPDDR4x, serta diperkuat grafis dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 810.
Pemilihan chipset Snapdragon 7s Gen 3 SM7635 di iQOO Z10 5G ini sangat tepat menurut Laptophia karena menawarkan keseimbangan antara kinerja powerful dan konsumsi daya efisien. Hal ini tak lepas dari teknologi fabrikasi 4nm dari TSMC yang terkenal efisien konsumsi dayanya dan suhu yang relatif lebih terkontrol saat penggunaan berat.
Lantas performa Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 SM7635 di iQOO Z10 5G ini setara apa? Berdasarkan hasil benchmark iQOO Z10 5G yang tim Laptophia lakukan, ponsel ini mampu mencetak skor 811 ribu poin di AnTuTu v10 dan tembus angka 1 juta poin di AnTuTu v11. Berdasarkan benchmark tersebut, Snapdragon 7s Gen 3 SM7635 di iQOO Z10 5G ini setara dengan Snapdragon 7 Gen 3 yang digunakan oleh Vivo V50 5G, dan setingkat lebih kencang dari MediaTek Dimensity 7300 atau Dimensity 7400.
Kinerja iQOO Z10 5G untuk penggunaan sehari-hari sangat memuaskan menurut tim Laptophia. Selama sebulan penuh, Laptophia menggunakan smartphone ini untuk sosial media intensif, edit foto dan desain menggunakan Canva dan Snapseed, edit video menggunakan CapCut dan Edits, gaming kasual, dan sebagainya. Performa iQOO Z10 5G sangat nyaman dan bebas lag, serta buka tutup aplikasi juga responsif.
Apakah iQOO Z10 5G cocok untuk gaming? Ya, Laptophia menilai iQOO Z10 5G cocok untuk gaming di segmen menengah, khususnya segmen harga 3 - 4 jutaan. iQOO Z10 5G mampu memainkan game populer seperti PUBG Mobile, MLBB, Honor of Kings, Call of Duty Mobile, dan game populer lainnya tanpa masalah. Game yang lebih berat seperti Genshin Impact juga masih dapat dimainkan dengan lancar menggunakan seting grafis Medium saat Laptophia coba.
Baca juga:Review Tecno Spark 30 Pro Optimus Prime Edition, Desain Futuristik Bertema Transformers!
Hal yang menarik iQOO Z10 5G adalah suhu yang relatif terkontrol. Laptophia memang tidak mengukur suhu pastinya, tapi ini terlihat saat edit instensif di CapCut atau memainkan game Genshin Impact lebih dari setengah jam. Bodi ponsel terasa hangat saja, tidak panas dan tidak muncul gejala overheat. Berikut hasil benchmark iQOO Z10 5G oleh Tim Laptophia.
Benchmark
| Device Info HW |
| Geekbench 6 |
| AnTuTu v10 |
| AnTuTu v11 |
| PCMark |
| 3DMark |
| AnTuTu Storage Test |
| Multitouch Tester & Sensor |
Rekap Benchmark
- Geekbench 6 CPU: 1151 (single-core), 3208 (multi-core)
- Geekbench 6 GPU: 3365 (OpenCL), 4426 (Vulkan)
- AnTuTu v10: 811.047
- AnTuTu v11: 1.045.721
- PCMark: 11.118 (Work 3.0), 21.878 (Storage 2.0)
- 3DMark: 385 (Steel Nomad Light), 1053 (Wild Life Extreme), 4003 (Wild Life), 5361 (Sling Shot Extreme OpenGL), 5453 (Sling Shot Extreme Vulkan)
- AnTuTu Storage Test: 82.826, 1097.5 MB/s (read), 1028.3 MB/s (write)
- Gyroscope: hardware
Review Kamera iQOO Z10 5G
Fotografi memang bukan sektor yang diunggulkan oleh iQOO Z10 5G menurut Laptophia, sehingga spesifikasi kameranya tergolong standar. Ponsel ini dibekali dua kamera belakang dengan kamera utama utama berkekuatan 50 megapiksel dengan lima elemen lensa 26 mm aperture f/1.8 yang menggunakan sensor Sony IMX882 1/1.95 inci 0.8um piksel yang diperkuat fitur phase-detection autofokus, OIS (Optical Image Stabilization), dan LED flash.
Kamera belakang iQOO Z10 5G yang berkekuatan 50MP ini menggunakan sensor Sony IMX882. Sensor ini menggunakan teknologi Exmor RS dengan fitur quad-bayer filter atau 4-pixel binning yang menggabungkan empat piksel menjadi sebuah piksel berukuran besar, sehinggga secara default, iQOO Z10 5G menghasilkan foto dengan resolusi 12,5MP.
Sedangkan kamera kedua berkekuatan 2 megapiksel dengan lensa f/2.4 berfungsi sebagai depth sensor atau portrait. Kombinasi kedua kamera ini mampu menghasilkan foto dengan efek bokeh yang artistik melalui mode Portrait. Sayangnya, iQOO tidak membekali smartphone ini dengan kamera ultra wide-angle.
Kamera depan iQOO Z10 5G cukup bersaing di kelasnya dengan dukungan kamera resolusi resolusi 32 megapiksel dengan sensor BSI CMOS inci dengan lensa aperture f/2.0 guna memuaskan hasrat selfie pengguna. Baik kamera belakang maupun kamera depannya mampu merekam video hingga 4K UHD @30 fps.
iQOO Z10 5G hadir dengan aplikasi kamera dengan fitur yang cukup lengkap, serta dikemas dengan antarmuka yang rapi dan mudah dimengerti menurut Laptophia. Aplikasi kameranya menyediakan beberapa mode yang dapat diakses dengan swipe kanan dan kiri pada menu rolodex pada bagian bawahnya.
Sisi kiri terdapat deretan menu pengaturan lebih lanjut, mode warna (default atau Natural Color), Live photo, pengaturan LED flash, dan shortcurt Google Lens. Sementara di tengahnya terdapat toggle untuk memilih lensa wide (1x), dan digital zoom (2x). Smartphone Z10 5G andalan iQOO ini juga mendukung fitur filter bawaan yang cukup variatif.
Mode yang tersedia di smartphone stylish iQOO Z10 5G ini juga cukup lengkap menurut Lptophia, sebut saja Night, Portrait, Photo, Video, Ultra HD Document, 50MP, Pano, Slo-mo, Time-lapse, Supermoon, Pro, dan Live Photo.
Mode yang cukup menarik menurut Laptophia adalah Supermoon. Mode ini memungkinkan pengguna memotret bulan dengan dukungan zoom digital hingga 20x. Hasilnya cukup baik, tetapi jauh jika dibandingkan smartphone premium atau flagship yang memang memiliki kamera telefoto.
Pada Mode Pro, Laptophia bisa atur parameter teknis seperti White Balance, EV, ISO (72 hingga 3200), Shutter Speed (1/12.000s hingga 32s), dan fokus distance. Tak hanya itu, iQOO Z10 5G juga mendukung mode pengambilan gambar RAW untuk pengguna yang ingin eksplorasi dan editing foto lebih lanjut.
Hampir sebulan tim Laptophia menggunakan iQOO Z10 5G ini sebagai perangkat kedua dan telah digunakan untuk memotret lebih dari 500 foto dan merekam footage video untuk TikTok dan Reels Instagram. Smartphone dengan baterai badak dan performa kencang ini ternyata kameranya tidak mengecewakan.
Saat siang hari dengan kondisi cahaya yang melimpah, kamera utama iQOO Z10 5G mampu menghasilkan kualitas foto yang memuaskan dan tingkat detail yang cukup tinggi. Detail tanaman dan dedaunan pada foto alam mampu disajikan dengan lamai, tanpa penajaman atau ovesharpening. Saturasi warnanya memang agak punchy, tetapi tidak oversaturated.
Laptophia mengunakan mode HDR otomatis yang aktif selama mengulas iQOO Z10 5G ini. Dynamic range yang dihasilkan cukup luas dan mampu menampilkan detail bayangan dengan baik. Sedangkan untuk highlight seperti langit, mugkin masih perlu dioptimasi lagi.
Moe portrait yang dihasilkan kamera iQOO Z10 5G ini tergolong rapi untuk sebuah smartphone dengan harga 3 jutaan. Separasi antara subyek dan background cukup baik, tetapi masih kewalahan jika subyeknya agak rumit. Efek bokehnya pun cukup meyakinkan, tidak terlihat buatan.
Hal yang menarik dari kamera iQOO Z10 5G menurut Laptophia adalah performa autofokusnya yang cepat dan akurat. Bagi penggemar foto macro, kamera utama smartphone andalan iQOO ini bisa kalian andalkan. Beberapa foto macro yang Laptophia ambil dengan ponsel ini relatif memuaskan dengan detail tinggi, fokus akurat, dan efek bokeh yang dramatis. Foto macro dengan zoom 2x mampu menghasilkan efek bokeh yang lebih dramatis, meski sedikit mengorbankan detail.
Baca juga:Review Infinix Hot 50: Stylish dan Kencang Bertenaga Helio G100, Harga Cuma Sejutaan!
Bagaimana performa kamera utama iQOO Z10 5G saat malam hari? Jujur saja, tim Laptophia agak terkejut dengan hasil fotonya yang ternyata lebih baik dari perkiraan. Kondisi malam dengan cahaya yang kurang, kamera iQOO Z10 5G masih mampu menghasilkan foto dengan detail yang baik, warna yang terjaga, dan noise cukup terkontrol.
Kekurangan yang Laptophia rasakan adalah performa autofokusnya mengalami penurunan signifikan saat malam hari dan kadang ada sedikit shutter lag. Hal ini membuat hasil foto malam hari kadang blur atau kurang fokus. Solusinya, pastikan tangan steady saat mengambil gambar agar hasilnya maksimal.
Mode Night tersedia di iQOO Z10 5G dan ketika Laptophia coba, hasilnya memang tidak terlalu signifikan. Ada sedikit peningkatan detail dan penurunan noise ketika mode ini diaktifkan. Sedangkan LED flash bawaan iQOO Z10 5G ini juga cukup terang dan dapat diandalkan saat kondisi benar-benar gelap.
Kamera depan iQOO Z10 5G yang berkekuatan 32MP juga dapat menghasilkan kualitas foto selfie yang memuaskan menurut Laptophia. Foto selfie-nya detail, tekstur kulit tampak alami, dan tone warna yang mendekati aslinya, meski kadang warna kulit agak sedikit lebih gelap.
Performa kamera iQOO Z10 5G untuk merekam video juga relatif bisa diandalkan di segmen harganya. Hasil rekaman videonya cukup detail, guncangan dapat diredam berkat fitur OIS + EIS, dan minim jitter atau kedut-kedut. Ini memadai untuk kreasi konten menurut Laptophia.
Hasil Foto Kamera iQOO Z10 5G
| Night mode off |
| Night mode on |
Hasil Foto Kamera Depan iQOO Z10 5G
Review iQOO Z10 5G
Layar
iQOO Z10 5G dibekali layar yang cukup lega, yakni berukuran 6,77 inci dengan tepian yang agak melengkung pada keempat sisinya. Layar smartphone ini sudah menggunakan teknologi Super AMOLED dengan resolusi full HD+ yang membuat tampilannya terlihat tajam dan padat dengan kerapatan mencapai 388 piksel per inci. Jika dibandingkan iQOO Z9 5G, resolusi layar Z10 5G ini sedikit mengalami penurunan.
Kualitas layar iQOO Z10 5G ini tak perlu diragukan lagi karena mampu menghadirkan tampilan visual yang memanjakan mata, warna yang vivid dan vibrant, dan refresh rate yang mencapai 120Hz yang membuat animasi terlihat mulus. Respon touchscreen ponsel andalan iQOO ini responsif dan nyaman untuk penggunaan sehari-hari maupun bermain game.
Baca juga:Review Realme GT 7T: Performa Monster, Baterai Badak, Harga Tetap Bersahabat!
Saat Laptophia gunakan iQOO Z10 5G di luar ruangan dengan terik sinar matahari yang kuat, layarnya masih dapat diandalkan karena menawarkan kecerahan puncak mencapai 5000 nits dan HBM 1300 nits. Sayangnya, tak disebutkan adanya proteksi antigores seperti Gorilla Glass dan sejenisnya di iQOO Z10 5G ini.
Audio
Sektor audio, iQOO Z10 5G bisa dikatakan kemunduran jika dibandingkan seri Z9 5G yang tak lain adalah pendahulunya. Smartphone ini hanya dibekali satu speaker mono yang menghadap ke bawah. Ini agak disayangkan mengingat pendahulunya dan sebagian pesaingnya telah dilengkapi speaker stereo.
Meski hanya dibekali satu speaker mono, kualitas suara yangdihasilkan cukup baik saat Laptophia jajal untuk mendengarkan musik dan streaming film. Karakternya memang dominan treble dan mid, tetapi bass masih terasa, meski agak tipis. iQOO menyediakan DeepField auio effect untuk tambahan efek suara dan equalizer saat mendengarkannnya melalui headphone atau TWS.
Memori
iQOO Z10 5G tersedia tiga varian berdasarkan kapasitas medi penyimpanan dan RAM. Unit yang Laptophia ulas kali ini adalah iQOO Z10 5G varian RAM 8GB dan memori internal 256GB. Storage atau media penyimpanannya menggunakan teknologi UFS 2.2 yang cukup kencang dan setara dengan smartphone dengan segmen harga yang sama.
Saat pertama kali dinyalakan, memori internal iQOO Z10 5G ini tersisa sekitar 221,57 GB saat pertama kali dihidupkan dengan free RAM berkisar 3,1 GB – 3,5 GB. Smartphone dengan baterai berkapasitas terbesar besutan iQOO ini telah mendukung fitur USB OTG melalui port USB Type-C yang diusungnya, tetapi tak dilengkapi slot microSD untuk ekspansi memori eksternal.
Fitur
Sebagai smartphone kelas mainstream dengan harga 3 - 4 jutaan, fitur iQOO Z10 5G ini tergolong lengkap dan siap memudahkan penggunanya menurut Laptophia. iQOO Z10 5G sudah dilengkapi NFC (Near Field Communication) yang dapat digunakan untuk transfer file, transaksi digital, top-up, dan juga cek saldo e-money.
iQOO Z10 5G juga dilengkapi fitur keamanan sensor sidik jari di bawah layar. Saat Laptophia gunakan, performa sensor sidik jarinya bisa diandalkan dan cukup sensitif, meski layarnya terpasang screenguard bawaan pabrik,. Ponsel ini juga sudah mendukung Widevine L1 yang memungkinkan pengguna menikmati layanan OTT seperti Netflix, HBO, dan sebagainya dengan resolusi HD.
Hal yang unik saat Laptophia mengulas iQOO Z10 5G adalah fitur infrared blaster karena diletakkan di sisi belakang ponsel, tepatnya di dalam lingkaran dekorasi kamera. Infrared blaster ini memungkinkan ponsel difungsikan sebagai remote perabot elektronik.
Baterai
Sektor stamina adalah keunggulan utama smartphone andalan subbrand Vivo ini. iQOO Z10 5G bisa dikatakan smartphone dengan baterai berkapasitas terbesar di Indonesia saat artikel ini dibuat, yakni mencapai 7300mAh berteknologi Si/C atau Silicon Carbon.
Tim Laptophia menggunakan iQOO Z10 5G selama sebulan penuh sebagai perangkat kedua dengan penggunaan sosial media intensif, edit foto dan video, dan sesekali bermain game. Daya tahan baterainya rata-rata bisa 1,5 hingga 2 hari penuh dengan Screen on Time lebih dari 8 jam! Uji PCMark battery test tembus 31 jam lebih. Ini jelas bukan sahabat power bank dan colokan.
Tak hanya daya tahan baterainya yang badak, kecepatan charging iQOO Z10 5G juga kencang dengan teknologi FlashCharge 90W. Hanya butuh waktu 50an menit untuk mengisi daya dari 12% hingga penuh dengan charger bawaannya.
Kesimpulan
iQOO Z10 5G ini merupakan smartphone dengan baterai berkapasitas terbesar, serta perorma kencang dari Snapdragon 7s Gen 3 dengan harga yang kompetitif menurut Laptophia. Ponsel ini dibekali layar AMOLED 120Hz yang lega dan berkualitas, serta dapat diandalkan di luar ruangan. Kamera 50MP yang diusungnya bisa diandalkan untuk foto maupun video.
Secara umum, iQOO Z10 5G merupakan smartphone yang cocok bagi pembaca Laptophia yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan daya tahan baterai di atas rata-rata dan performa kencang untuk komunikasi sehai-hari, sosial media, dan masih bisa diandalkan untuk bermain game. Sayangnya, ponsel ini tak dilengkapi kamera ultra wide-angle dan speaker hanya satu alias mono menjadi dealbreaker bagi beberapa pengguna.
Kelebihan iQOO Z10 5G
- Daya tahan baterai di atas rata-rata
- Pengisian daya cepat
- Layar AMOLED 120Hz berkualitas
- Desain menarik dan build quality solid
- Performa bisa diandalkan
Kekurangan iQOO Z10 5G
- Speaker masih mono
- Tidak dilengkapi kamera ultra wide-angle
Harga iQOO Z10 5G
Harga smartphone iQOO Z10 5G RAM 8GB ROM 128GB terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun adalah Rp 3.699.000, Rp 3.999.000 untuk varian RAM 8GB ROM 256GB, Rp 4.299.000 untuk varian RAM 12GB ROM 256GB, dan Rp 4.699.000 untuk varian RAM 12GB dan ROM 512GB.
Jika dilihat dari harga yang ditawarkan saat artikel ini dibuat, iQOO Z10 5G merupakan kompetitor kuat bagi Motorola Edge 60 Fusion, Realme 15, Poco X7 Pro, Vivo V60 Lite 5G, Infinix GT 30 Pro, dan juga Xiaomi Redmi Note 14 Pro 5G.
Anda dapat cek harga dan promo terbaru iQOO Z10 5G di Shopee
Spesifikasi iQOO Z10 5G
- Sistem Operasi Android 15 dengan antarmuka FunTouch OS 15
- Chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 SM7635 (4nm) dengan prosesor octa-core yang terdiri dari single-core ARM Cortex-A720 2,5GHz, triple-core ARM Cortex-A720 2,4GHz dan quad-core ARM Cortex-A510 2,2GHz
- Grafis Adreno 810
- Dua kamera belakang dengan kamera utama 50 megapiksel, sensor Sony IMX882 1/1.95 inci 0.8um piksel, lensa 26mm aperture f/1.8, phase-detection autofokus, OIS, LED flash + 2 megapiksel dengan lensa f/2.4 (depth sensor)
- Kamera depan 32 megapiksel fixed focus, sensor BSI CMOS, lensa aperture f/2.0
- Layar sentuh punch hole 2.5D berukuran 6,77 inci, dengan resolusi Full HD+ 2392 x 1080 piksel, kerapatan 388 ppi (pixel per inch), 1300 nits (HBM), 120Hz refresh rate, panel Super AMOLED
- Memori RAM 8GB atau 12GB, ROM 128GB, 256GB atau 512GB UFS 2.2, tidak dilengkapi slot microSD
- WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, USB OTG, GPS, dual SIM, NFC, fingerprint sensor (under display), infrared blaster
- Dimensi 163.4 x 76.4 x 7.9 mm berat 199 gram
- GSM / 3G HSDPA / 4G LTE / 5G
- Baterai Si/C 7300mAh, non-removable, FlashCharge 90W
- Warna Nitro Black dan Quantum Silver
Anda mungkin suka:Review Realme 15T 5G: Tampil Mewah dengan Baterai Super Awet dan Kamera Tajam




1 komentar