Review iQOO Z11x 5G: Performa Kencang, Baterai Badak, Ini Kekurangan Tersembunyinya! - iQOO Indonesia menggebrak pasar tanah air dengan merilis iQOO Z11x 5G dan Z11 5G di Indonesia. Seri iQOO Z11x 5G ini sebenarnya adalah penerus dari Z10x 5G yang tidak masuk pasar tanah air. Keunggulan smartphone ini adalah daya tahan baterainya badak berkat baterai berkapasitas 7200mAh lengkap dengan fast charge 44W. Tak hanya itu, ponsel ini hadir dengan bodi tangguh tahan banting dengan standar MIL-STD-810H dan memiliki kemampuan tahan air/debu dengan sertifikat IP68/IP69.
Tak hanya kapasitas baterai jumbo, iQOO Z11x 5G ini juga menawarkan performa kencang dan efisien berkat dukungan chipset MediaTek Dimensity 7400 Turbo dengan RAM 6GB atau 8GB. Ponsel ini diperkuat layar 6,76 inci IPS LCD 120Hz yangsmooth. Laptophia memutuskan membeli satu unit ponsel ini dan sudah melakukan uji pakai langsung selama hampir sebulan, penasaran? Simak review iQOO Z11x 5G oleh tim Laptophia kali ini!
Paket Pembelian
- Unit iQOO Z11x 5G 8GB/256GB Star Silver
- Kepala charger FlashCharge 44W
- Kabel USB Type-C
- Silicon case
- SIM card ejector
- User guide
- Kartu garansi
Desain iQOO Z11x 5G
Desain yang cenderung simpel dan elegan menjadi daya tarik iQOO Z11x 5G menurut tim Laptophia. Smartphone ini tersedia dalam dua varian warna dan unit yang Laptophia ulas ini adalah varian Star Silver. Bodi smartphone ini mengung quad curve dengan sudut membulat atau rounded untuk menunjang kenyamanan saat menggenggamnya. Saat menjajal iQOO Z11x 5G, ukuran bodinya tergolong tebal dan agak berat mneurut Laptophia, yakni 219 gram.
Casing belakang iQOO Z11x 5G ini serupa dengan iQOO Z10 5G yang Laptophia ulas lebih dulu yang terbuat dari bahan polikarbonat dengan finishing satin dengan guratan halus yang mampu memantulkan cahaya secara dinamis. Sementara sudut kiri atasnya terdapat dekorasi kamera dengan desain metalik dan dilengkapi LED notifikasi RGB melingkar yang disebut dengan Dynamic Light.
Sementara sisi depan iQOO Z11x 5G menampilkan layar punch hole IPS 6,76 inci dengan bezel yang cukup tebal untuk smartphone masa kini menurut Laptophia. Soal build quality, smartphone ini terasa kokoh dan kuat. Smartphone ini diklaim tangguh dan tahan banting dengan sertifikasi militer MIL-STD-810H, serta memiliki ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/IP69.
Baca juga:Review Kamera Realme Note 60x Berkekuatan 8MP, Sebagus Apa Hasil Fotonya?
Sisi depan smartphone iQOO Z11x 5G ini terdapat kamera depan, proximity sensor, ambient light sensor, earpiece, layar IPS 120Hz Full HD+ berukuran 6,76 inci yang membuatnya cukup ringkas. Sensor sidik jarinya terletak di bawah layar atau underscreen fingerprint sensor.
Layar smartphone iQOO Z11x 5G ini flat dengan tepian yang agak melengkung dan sudah dilengkapi dengan screenguard yang terpasang dari pabrik, tetapi tak disebutkan adanya proteksi antigores seperti Gorilla Glass dan sejenisnya. Laptophia tetap merekomendasikan pemasangan tempered glass menggantikan screen protector bawaan.
Tombol power dan volume rocker ditempatkan di sisi kanan ponsel iQOO Z11x 5G ini. Sedangkan sisi kiri terdapat slot dual SIM card dan microSD (triple slot). Sisi atas ponsel dengan kamera 50MP bertenaga Dimensity 7400 Turbo ini terdapat microphone.
Sedangkan bagian belakang ponsel iQOO Z11x 5G ini terdapat dua buah kamera dengan dekorasi kamera yang elegan, infrared blaster, LED flash, Dynamic Light, dan logo iQOO. Merek asal Tiongkok yang baru saja meluncurkan iQOO 15 5G dan 15R 5G ini menempatkan port USB Type-C, speaker grill, dan microphone di sisi bawah ponsel.
Software iQOO Z11x 5G
Sisi perangkat lunak, smartphone iQOO Z11x 5G ini sudah menggunakan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Jika dibandingkan dengan Funtouch OS yang digunakan Vivo atau iQOO sebelumnya, OriginOS ini menawarkan tampilan yang lebih rapi dan performa yang lebih smooth berkat optimasi yang lebih matang.
Berdasarkan informasi yang Laptophia himpun, iQOO Z11x 5G ini akan mendapatkan update OS Android 2 tahun dan update keamanan hingga 4 tahun. Ini artinya, smartphone ini akan mendapat update hingga Android 18 mendatang. Laptophia menilai dukungan update OS yang hanya dua tahun ini terlalu singkat. Kompetitor ada yang menawarkan update hingga 3 tahun dan bahkan ada juga yang hingga 6 tahun update OS Android.
OriginOS 6 yang digunakan oleh iQOO Z11x 5G ini terdiri dari Lockscreen, Homescreen, dan tersedia app drawer. Desain antarmuka OriginOS 6 ini lebih rapi dan minimalis, serta beberapa varian theme yang dapat dipilih sesuai selera. Opsi kostumisasi visual juga tersedia luas dan memungkinkan pengguna mengganti wallpaper, theme, dan sebagainya.
iQOO Z11x 5G ini juga dilengkapi sejumlah fitur AI yang cukup berguna, salah satunya adalah AI Erase 2.0 tersedia di aplikasi Gallery yang berguna untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari sebuah foto. Juga tersedia fitur AI UHD untuk meningkatkan kualitas foto dan AI Color Adjustment.
Baca juga:Tergiur Desain Transformers? Ini 5 Kekurangan Tecno Spark 30 Pro Optimus Prime Edition, Wajib Baca Sebelum Beli!
OriginOS 6 di iQOO Z11x 5G ini memiliki fitur lengkap, beberapa fitur andalannya antara lain Circle to Search, Always On Display, Eye Protection, iQOO share, Easy Share, Smart Mirroring, Super Screenshot, Smart motion, Easy Touch, Origin Island, split screen, small window, Ultra Game Mode, ESport mode, smart sidebar, Private Safe, Riding Mode, Device Clone, iManager, App Clone, dan sebagainya.
Fitur yang menurut Laptophia paling berguna dan sering digunakan adalah drag n go menggunakan Origin Island. Jadi ketika kami menemukan konten berupa gambar atau teks, cukup di blok atau diseleksi kemudian drag ke Origin Island, kemudian kita dapat membagikannya dengan mudah ke WhatsApp, Facebook, Note, dan sebagainya. Ini sangat praktis dan menghemat waktu menurut Laptophia.
Sedangkan aplikasi bawaan atau bloatware, iQOO Z11x 5G ini terdapat bloatware yang tidak terlalu banyak saat Laptophia coba, ada aplikasi Agoda, iQIYI, Gopay, LinkedIn, Instagram, Netflix, Snack Video, Spotify, Shopee, Tiket.com, Trip.com, Truecaller, TikTok, dan beberapa aplikasi lainnya. Ada juga game pre-install seperti Block Blast dan sebagainya.
Selama dua minggu menggunakan iQOO Z11x 5G, Laptophia menilai OriginOS 6 ini sangat stabil, kaya fitur, tampilan modern, minim bug, dan performanya juga responsif. Kekurangannya mungkin ada pada banyaknya aplikasi bawaan (bloatware) dan notifikasi dari aplikasi bawaan yang mengganggu.
Performa iQOO Z11x 5G
Kinerja menjadi salah satu daya tarik iQOO Z11x 5G berkat dukungan SoC (System on Chip) MediaTek Dimensity 7400 Turbo 5G (4nm) yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A78 berkecepatan 2,6GHz dan quad-core ARM Cortex-A55 berkecepatan 2GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 6GB atau 8GB LPDDR4X, serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G615 MC2.
MediaTek Dimensity 7400 Turbo yang digunakan iQOO Z11x 5G ini merupakan penerus atau minor upgrade dari Dimensity 7300. Chipset ini mengusung spesifikasi yang mirip dengan Dimensity 7300 dengan peningkatan kecepatan CPU 100MHz dan juga GPU. Hal ini membuat performa chipset ini kian kencang dengan konsumsi daya yang lebih efisien.
Berdasarkan benchmark iQOO Z11x 5G yang Laptophia lakukan, MediaTek Dimensity 7400 Turbo ini mampu mencetak skor 1057 poin untuk single-core dan 2809 untuk multi-core di Geekbench 6, serta 977.987 poin di AnTuTu v11. Angka yang dihasilkan chipset ini mendekati Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 yang digunakan iQOO Z10 5G yang kami ulas sebelumnya.
Penggunaan sehari-hari seperti komunikasi melalui WhatsApp dan Telegram, berinteraksi melalui media sosial (Instagram, TikTok, X, dll), editing foto dan streaming berjalan lancar tanpa lag. Buka tutup aplikasi terasa lancar dan gegas. Jika dibandingkan dengan iQOO Z10 5G, tingkat kegegasan iQOO Z11x 5G ini masih kalah tipis.
Laptophia juga sempat menggunakannya untuk tugas yang lebih intensif seperti editing video Full HD @60fps atau kadang 2K menggunakan aplikasi CapCut dan Edits milik Instagram, performa iQOO Z11x 5G relatif lancar. Proses rendering juga berjalan dengan cukup cepat. Ini artinya ponsel ini bisa menjadi andalan kreator konten untuk editing video dengan cepat.
Baca juga:Ini 6 Kekurangan Vivo V50 5G yang Wajib Diketahui: Masih Layak Pilih di 2026?
Lantas sehebat apa performa gaming iQOO Z11x 5G ini? Smartphone ini mampu memainkan game populer di Android seperti Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, COD Mobile, dan bahkan Genshin Impact. Game PUBG Mobile dapat dimainkan sengan setting Smooth - Extreme dengan lancar. Sedangkan untuk game lebih berat seperi Genshin Impact, dapat dimainkan dengan setting Low atau Medium.
Setelah digunakan intensif untuk editing video CapCut selama 30 menit atau bermain game dengan durasi 40 menit, bodi iQOO Z11x 5G hanya terasa hangat saja dan ini sama sekali tidak mengganggu pengalaman bermain game. Ini artinya smartphone ini dibekali solusi pendinginan andal untuk mencegah panas berlebih.
Benchmark
| Device Info HW |
| Geekbench 6 |
| AnTuTu v10 |
| AnTuTu v11 |
| PCMark |
| 3DMark |
| AnTuTu Storage Test |
| Sensor dan Multitouch Tester |
Rekap Benchmark
- Geekbench 6 CPU: 1057 (single-core), 2809 (multi-core)
- Geekbench 6 GPU: 3061 (OpenCL), 3085 (Vulkan)
- AnTuTu v10: 736.186
- AnTuTu v11: 977.987
- PCMark: 10.898 (Work 3.0), 19.288 (Storage 2.0)
- 3DMark: 397 (Steel Nomad Light), 1015 (Wild Life Extreme), 3682 (Wild Life), 5676 (Sling Shot Extreme OpenGL), 5405 (Sling Shot Extreme Vulkan)
- AnTuTu Storage Test: 97.257, 2148.2 MB/s (read), 1894.4 MB/s (write)
- Gyroscope: hardware
Review Kamera iQOO Z11x 5G
iQOO Z11x 5G menonjolkan daya tahan baterai badak dan performa yang kencang, sehingga sektor fotografi tidak digarap dengan serius. Ponsel ini dibekali dua kamera belakang dengan kamera utama utama berkekuatan 50 megapiksel dengan lima elemen lensa 26 mm aperture f/1.8 yang menggunakan sensor Sony IMX852 1/2.96 inci 0.56um piksel yang diperkuat fitur phase-detection autofokus dan LED flash.
Kamera belakang iQOO Z11x 5G yang berkekuatan 50MP ini menggunakan sensor Sony IMX852 yang dirancang untuk smartphone mainstream. Sensor ini menggunakan teknologi Exmor RS dengan fitur quad-bayer filter atau 4-pixel binning yang menggabungkan empat piksel menjadi sebuah piksel berukuran besar, sehinggga secara default, iQOO Z11x 5G menghasilkan foto dengan resolusi 12,5MP.
Sekilas memang spesifikasi kamera iQOO Z11x 5G mirip dengan Z10 5G yang Laptophia ulas sebelumnya, tetapi keduanya sangat jauh berbeda. Sony IMX852 yang digunakan oleh iQOO Z11x 5G ini ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan Sony IMX882 yang digunakan oleh Z10 5G. Tak heran, hasil jepretan iQOO Z10 5G jauh lebih detail dan superior.
Sedangkan kamera kedua berkekuatan 2 megapiksel dengan lensa f/2.4 berfungsi sebagai depth sensor atau portrait. Kombinasi kedua kamera ini mampu menghasilkan foto dengan efek bokeh yang artistik melalui mode Portrait. Sayangnya, iQOO tidak membekali smartphone ini dengan kamera ultra wide-angle mupun telefoto.
Baca juga:Review Kamera Realme GT 7T dengan Sensor Sony IMX896: Tajam di Siang Hari, Andal Saat Malam
Kamera depan iQOO Z11x 5G cukup bersaing di kelasnya dengan dukungan kamera resolusi resolusi 32 megapiksel dengan sensor BSI CMOS inci dengan lensa aperture f/2.0 untuk foto selfie maupun videom call. Baik kamera belakang maupun kamera depannya mampu merekam video hingga 4K UHD @30 fps.
iQOO Z11x 5G hadir dengan aplikasi kamera dengan tampilan rapi dan intuitif, serta dilengkapi fitur yang lengkap menurut Laptophia. Aplikasi kameranya menyediakan beberapa mode yang dapat diakses dengan swipe kanan dan kiri pada menu rolodex pada bagian bawahnya.
Sisi kiri terdapat deretan menu pengaturan lebih lanjut, Live photo, pengaturan LED flash, dan shortcurt Google Lens. Sementara di tengahnya terdapat toggle untuk memilih lensa wide (1x), dan digital zoom (2x). Smartphone Z11x 5G andalan iQOO ini juga mendukung fitur filter bawaan yang estetik dan variatif.
Mode kamera yang tersedia di smartphone dengan baterai badak iQOO Z11x 5G ini cukup lengkap menurut Laptophia, sebut saja Night, Portrait, Photo, Video, Ultra HD Document, 50MP, Pano, Slo-mo, Time-lapse, Supermoon, Pro, Food, Underwater Photography, Dual View, dan Live Photo.
Pada Mode Pro, Laptophia bisa atur parameter teknis seperti White Balance, EV, ISO (50 hingga 3200), Shutter Speed (1/12.000s hingga 32s), dan fokus distance. Tak hanya itu, iQOO Z11x 5G juga mendukung mode pengambilan gambar RAW untuk pengguna yang ingin eksplorasi dan editing foto lebih lanjut.
Adapun mode Supermoon yang memungkinkan pengguna memotret bulan dengan dukungan zoom digital hingga 20x. Hasilnya cukup baik berkat bantuan post-processing atau AI, tetapi jauh jika dibandingkan smartphone premium atau flagship yang memang memiliki kamera telefoto.
Hampir sebulan tim Laptophia menggunakan iQOO Z11x 5G ini sebagai perangkat kedua dan telah digunakan untuk memotret lebih dari 318 foto dan merekam footage video, meski tak sempat dibuat untuk konten. Smartphone dengan baterai badak dan performa kompeten ini ternyata bisa diandalkan, meski bukan yang terbaik di kelasnya.
Saat siang hari dengan kondisi cahaya yang melimpah, iQOO Z11x 5G mampu menghasilkan foto yang memuaskan untuk kelas harganya menurut Laptophia. Namun jika diperhatikan dengan seksama, tingkat detail yang dihasilkan tergolong biasa saja. Sisi positifnya, foto sudah cukup tajam tanpa ada penajaman yang berlebihan (oversharpening) yang kadang membuat foto tidak natural.
Karakter warna atau saturasinya cenderung agak warm dan mendekati natural. Bagi pembaca Laptophia yang menyukai karakter warna punchy atau gonjreng, mungkin terasa kurang hidup. Sedangkan untuk skin tone atau warna kulit, cenderung sedikit lebih putih atau cerah dari aslinya. Namun sebagian pengguna malah suka karakter yang seperti ini.
Dynamic range atau HDR cukup baik. Kamera utama iQOO Z11x 5G mampu menangani highlight maupun bayangan dengan baik, sehingga detail masih tetap terjaga. Ketika digunakan di dalam ruangan dengan penuh lampu, mampu ditampilkan dengan baik tanpa ada flare dan blown-out berlebihan.
Mode portrait yang dihasilkan kamera iQOO Z11x 5G ini tergolong rapi untuk sebuah smartphone dengan harga 3 - 4 jutaan. Separasi antara subyek dan background cukup baik, tetapi kadang masih kurang konsisten dan agak kesulitan ketika obyeknya memiliki detail rumit. Efek bokehnya pun cukup natural, tidak terlalu terlihat buatan.
Bagi pembaca Laptophia yang suka foto macro atau close-up, kamera iQOO Z11x 5G ini hisa diandalkan. Kecepatan autofookusnya cukup sat-set, tetapi akurasinya kadang kurang konsisten. Laptophia perlu sesekali menyentuh layar untuk mengarahkan fokus agar sesuai harapan. Hasil foto macro-nya memuaskan dengan detail yang baik, warna cenderung natural, dan efek bokeh yang estetik.
Bagaimana performa kamera belakang iQOO Z11x 5G saat malam hari? Kondisi malam dengan cahaya yang kurang, kecepatan autofokus kamera ini mengalami penurunan. Hal ini membuat hasil foto malam hari kadang blur atau kurang fokus. Pembaca Laptophia harus benar-benar steady dan mendunggu beberapa saat agar fokusnya sempurna dan tidak blur.
Meski demikian, kamera Z11x 5G ini masih mampu menghasilkan foto dengan detail memadai untuk dibagikan di media sosial, saturasi warna yang natural atau tidak pudar, serta noise yang cukup terkontrol. Uniknya, lampu-lampu di malam hari mampu disajikan dengan baik, tidak pecah atau blown-out seperti kamera smartphone mainstream pada umumnya.
iQOO Z11x 5G ini memiliki mode night yang saat Laptophia coba memang tidak menujukkan perbedaan yang signifikan. Ketika mode night aktif, foto yang dihasilkan sedikit lebih terang dan ada sedikit peningkatan detail. Ini mungkin perlu dioptimalkan kembali agar perbedaannya lebih signifikan menurut Laptophia.
Baca juga:Perbedaan iQOO Z10 5G vs iQOO Z9x 5G: Harga Beda Sejutaan, Mending Mana?
Kamera depan iQOO Z11x 5G yang berkekuatan 32MP juga dapat menghasilkan kualitas foto selfie yang cukup baik menurut Laptophia. Foto selfie-nya detail, tekstur kulit tampak alami dan sedikit lebih tajam dari aslinya, skin tone cenderung natural dan mendekati warna kulit aslinya. Performa mode portrait dengan kamera depan relatif tak jauh berbeda dengan kamera belakangnya.
Salah satu daya tarik iQOO Z11x 5G adalah mampu merekam video hingga 4K 30fps, baik kamera depan maupun kamera belakangnya. Bandingkan dengan beberapa kompetitor yang mentok di full HD saja. Kualitas perekaman video cukup baik dengan tingkat detail yang memuaskan dan dilengkapi stabilizer. Tingkat stabilisasinya cukup baik, meski tak sehebat iQOO Z10 5G yang Laptophia ulas sebelumnya.
Hasil Foto Kamera iQOO Z11x 5G
| Night mode off |
| Night mode on |
Hasil Foto Kamera Depan iQOO Z11x 5G
Review iQOO Z11x 5G
Layar
iQOO Z11x 5G dibekali layar LCD IPS (In-Plane Switching) 6,76 inci dengan resolusi Full HD+. Ini sebenarnya agak disayangkan mengingat kompetitor dengan harga yang sama berani memberikan layar OLED/AMOLED. Meski demikian, kualitas layar smartphone ini tergolong bagus dan mampu menghasilkan warna yang vivid, tajam, dan kontras yang baik. Reproduksi warnanya sudah memadai untuk menikmati konten multimedia maupun editing foto atau video, meski tak bisa dibandingkan dengan layar OLED/AMOLED.
Layar iQOO Z11x 5G diklaim mampu menghasilkan tingkat kecerahan maksimal hingga 1200 nits. Saat Laptophia coba gunakan di luar ruangan saat siang hari, layar ponsel ini masih telihat jelas. Ini membuktikan bahwa klaim kecerahan yang tinggi tersebut memang terbukti, serta refresh rate yang mencapai 120Hz yang membuat animasi terlihat mulus.
Uniknya, iQOO Z11x 5G menyediakan fitur Always on Display (AOD) yang biasanya tersedia di smartphone dengan layar OLED. Tampaknya fitur AOD yang hanya menyala 10 detik ini menggunakan tingkat brightness layar paling rendah.
Audio
Smartphone iQOO Z11x 5G dibekali dua buah speaker stereo di sisi bawah dan atas. Speaker atasnya juga berfungsi sebagai earpiece. Saat Laptophia gunakan untuk mendengarkan musik, volume suara yang dihasilkan cukup nyaring, tetapi agak pecah ketika volume penuh. Kami menyarankan menggunakan volume maksimal 85 - 90% saja agar kualitasnya tetap terjaga.
Laptophia menggunakan smartphone ini untuk online meeting, streaming video, dan mendengarkan beberapa lagu Trivium. Kualitas suara speaker iQOO Z11x 5G ini agak kurang dan cenderung cempreng menurut Laptophia. Suara didominasi mid dan treble yang terkesan agak tipis. Bass nyaris tak terdengar dan suara kedua speakernya kurang seimbang.
Laptophia menyarankan menggunakan speaker eksternal atau headset untuk menikmati konten multimedia lebih optimal. iQOO menyediakan DeepField audio effect untuk tambahan efek suara dan equalizer yang dapat dikostumisasi saat mendengarkannnya melalui headphone atau TWS.
Memori
iQOO Z11x 5G tersedia tiga varian berdasarkan kapasitas media penyimpanan dan RAM. Unit yang Laptophia ulas kali ini adalah iQOO Z11x 5G varian RAM 8GB dan memori internal 256GB. Storage atau media penyimpanannya menggunakan teknologi UFS 3.1 yang kencang yang biasanya digunakan di smartphone yang lebih mahal.
Saat pertama kali dinyalakan, memori internal iQOO Z11x 5G ini tersisa sekitar 228,97 GB saat pertama kali dihidupkan dengan free RAM berkisar 3,4 GB – 3,6 GB. Smartphone dengan baterai berkapasitas jumbo besutan iQOO ini telah mendukung fitur USB OTG melalui port USB Type-C yang diusungnya, tetapi tak dilengkapi slot microSD untuk ekspansi memori eksternal.
Fitur
Smartphone iQOO Z11x 5G ini dibekali dengan fitur keamanan sensor sidik jari yang terletak di samping kanan yang terintegrasi dengan tombol power. Kinerja sensor sidik jarinya bisa diandalkan, sensitif, dan nyaris tidak pernah error atau gagal mengenali sidik jari selama proses uji pakai oleh tim Laptophia.
Bagi warga ibukota atau perkotaan yang sering bergelut dengan transaksi digital dan e-money, iQOO Z11x 5G ini dilengkapi fitur NFC (Near Field Communications) yang dapat dimanfaatkan untuk transaksi digital, cek saldo, hingga top-up e-money dengan mudah.
Hal yang menarik dari smartphone ini adalah dilengkapi infrared blaster yang berlokasi di area dekorasi kamera dengan aplikasi Smart Remote yang memungkinkan pengguna memanfaatkan iQOO Z11x 5G sebagai remote control perabot elektronik di rumah.
Smartphone andalan iQOO ini juga sudah mendukung sertifikasi Widevine L1 yang artinya pembaca Laptophia dapat menikmati layanan OTT (Over-The-Top) seperti streaming konten dari Netflix dan sebagainya dengan resolusi HD.
Baterai
Stamina atau daya tahan baterai merupakan keunggulan utama iQOO Z11x 5G menurut Laptophia. Bodi tebal dan berat smartphone ini menyimpan baterai berkapasitas jumbo, yakni 7200mAh dengan teknologi BlueVolt atau Silicon Carbon (Si/C). iQOO Z11x 5G dibekali fityr FlashCharge 44W yang saat Laptophia coba, butuh waktu sekitar 1 jam 34 menit untuk mengisi daya dari 5% hingga penuh.
Selama dua minggu proses uji pakai, Laptophia menggunakan iQOO Z11x 5G sebagai perangkat kedua untuk komunikasi sehari-hari, media sosial, dan gaming ringan. Daya tahan baterainya dengan mudah mencapai dua hari dengan SoT (Screen on Time) rata-rata 8 - 9 jam. Penggunaan lebih intensif, bisa seharian penuh atau satu setengah hari. Daya tahan baterai iQOO Z11x 5G ini tergolong badak menurut Laptophia dan cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi dan enggan membuang waktu untuk charging.
Kesimpulan
iQOO Z11x 5G merupakan smartphone dengan daya tahan baterai di atas rata-rata dan didukung kecepatan charging yang cukup cepat. Dukungan Dimensity 7400 Turbo memuat performanya kencang untuk komunikasi sehari-hari, media sosial, editing video, hingga gaming kasual. Layar IPS-nya bisa diandalkan untuk penggunaan outdoor dan bodinya tangguh tahan air, serta debu.
Secara umum, iQOO Z11x 5G cocok untuk pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai luar biasa, performa kencang, dan fitur yang lengkap. Ini bisa dikatakan salah satu smartphone terbaik untuk ojol (ojek online).
Namun bagi pembaca Laptophia yang menginginkan smartphone ringkas dan ringan, layar OLED yang vivid atau kemampuan fotografi yang superior, iQOO Z11x 5G bukan pilihan yang tepat.
Kelebihan iQOO Z11x 5G
- Performa kompeten dengan Dimensity 7400 Turbo
- Baterai tahan lama
- Bodi tangguh dengan standar militer dan IP68/IP69
- Kamera bisa diandalkan
Kekurangan iQOO Z11x 5G
- Bodi tebal dan berat
- Layar belum OLED/AMOLED
- Bezel layar cukup tebal
- Tidak dilengkapi kamera ultra-wide angle/telefoto
Harga iQOO Z11x 5G
Harga smartphone iQOO Z11x 5G RAM 6GB ROM 128GB terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun saat artikel ini dibuat adalah Rp 3.699.000, Rp 4.199.000 untuk varian RAM 8GB ROM 128GB, dan Rp 4.799.000 untuk varian RAM 8GB dan ROM 256GB.
iQOO Z11x 5G memang menawarkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan iQOO Z10R 5G atau Z10 Lite yang bisa dikatakan pendahulunya. Sayangnya, kenaikan harga RAM dan storage membuat harga resmi iQOO Z11x 5G cukup tinggi dan ini juga dialami oleh brand lain.
Anda dapat cek harga dan promo terbaru iQOO Z11x 5G di Shopee
Spesifikasi iQOO Z11x 5G
- Sistem Operasi Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6
- Chipset MediaTek Dimensity 7400 Turbo (4nm) dengan prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A78 2,6GHz dan quad-core ARM Cortex-A55 2GHz
- Grafis Mali-G615 MC2
- Dua kamera belakang dengan kamera utama 50 megapiksel, sensor Sony IMX852 1/2.93 inci 0.56um piksel, lensa 26mm aperture f/1.8, phase-detection autofokus, OIS, LED flash + 2 megapiksel dengan lensa f/2.4 (depth sensor)
- Kamera depan 32 megapiksel fixed focus, sensor BSI CMOS, lensa aperture f/2.0
- Layar sentuh punch hole 2.5D berukuran 6,76 inci, dengan resolusi Full HD+ 2344 x 1080 piksel, kerapatan 382 ppi (pixel per inch), 1200 nits (HBM), 120Hz refresh rate, panel IPS
- Memori RAM 6GB atau 8GB LPDDR4X, ROM 128GB atau 256GB UFS 3.1, tidak dilengkapi slot microSD
- WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, port audio 3,5mm, USB OTG, GPS, dual SIM, NFC, fingerprint sensor (side mounted), infrared blaster
- Dua stereo speaker dengan Hi-Res audio
- Tangguh dengan standar militer MIL-STD-810H dan IP68/IP69
- Dimensi 166.6 x 78.4 x 8.4 mm berat 219 gram
- GSM / 3G HSDPA / 4G LTE / 5G
- Baterai Si/C 7200mAh, non-removable, FlashCharge 44W, bypass charging
- Warna Titan Black dan Star Silver
Transparansi Review: Unit yang diulas dalam artikel ini dibeli sendiri oleh tim Laptophia, bukan merupakan pinjaman, seeding atau sponsor dari brand. Seluruh penilaian dalam artikel ini bersifat objektif dan jujur sesuai pengalaman penggunaan nyata.
Anda mungkin suka:Review Tecno Pova 7 5G: Desain Futuristik, Performa Gaming Paling Gahar di Kelasnya?




2 komentar