Review Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh: Power Bank Mungil Bertenaga Besar! - Ugreen belum lama ini telah meluncurkan power bank terbarunya dari keluarga Nexode, yakni Nexode Pro 55W 10.000mAh. Brand yang menggandeng Iqbaal Ramadhan sebagai brand ambassador ini terus berkembang menghadirkan berbagai produk aksesoris berkualitas tinggi. Kali ini tim Laptophia berkesempatan untuk mengulas secara mendalam power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh.
Sesuai namanya, keunggulan utama power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh adalah outputnya yang besar di kelasnya, yakni mencapai 55 watt yang kompatibel dengan teknologi fast charging Xiaomi/Poco. Tak hanya itu, power bank ini juga mendukung protokol fast charge lainnya dengand aya hingga 45W. Hebatnya, power bank dengan kapasitas 10.000mAh dan output besar ini dikemas dalam ukuran yang mungil. Penasaran? Simak review Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh oleh tim Laptophia kali ini!
Paket Pembelian
- Unit power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh
- Kabel USB-C to USB-C
- Tali gantungan
- User manual
Desain Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh
Desain yang simpel dan elegan menjadi daya tarik power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh menurut tim Laptophia. Bahasa desainnya tak jauh berbeda dengan seri Nexode yang telah hadir terlebih dahulu dengan bentuk kotak dan pinggiran rounded, sehingga relatif nyaman digenggam. Power bank ini dibalut material polikarbonat dengan warna abu-abu metalik yang elegan dipadukan warna hitam glossy pada area port dan layarnya.
Power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh ini dilengkapi layar LED di bagian depan yang menampilkan persentase baterai secara akurat dan daya (Watt). Keunggulan power bank terbaru Ugreen ini menurut Laptophia adalah dilengkapi kabel USB-C built-in dengan model braided yang sangat kuat yang dapat difungsikan sebagai gantungan atau lanyard.
Meski sudah dilengkapi kabel bawaan yang dapat difungsikan sebagai gantungan, Ugreen masih menyediakan lubang dan gantungan tambahan dalam paket pembelian. Kelebihan kabel Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh adalah ukurannya yang sangat ringkas dan ringan dengan bobot hanya 249 gram saja. Power bank ini sangat nyaman dibawa kemana-mana maupun dimasukkan ke dalam saku.
Baca juga:Review Redmi Buds 6 Lite, TWS Terjangkau dengan Fitur ANC dan Suara Bertenaga
Pada bagian depan power bank Nexode Pro 55W 10.000mAh ini terdapat logo Ugreen dan layar indikator. Sementara pada sisi kiri terdapat tombol power dan built-in kabel USB-C pada sisi kanan power bank. Sementara pada bagian atas power bank ini terdapat port USB-A dan port USB-C. Sementara sisi belakangnya terdapat informasi singkat mengenai spesifikasi teknisnya.
Review Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh
Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh merupakan power bank bertenaga besar dengan ukuran yang relatif kecil. Dukungan output yang mencapai 55W menjadi daya tarik utama power bank andalan Ugreen ini yang mungkin tak dimiliki oleh kompetitor dengan harga yang setara.
Awalnya, Laptophia mengira output 55W di power bank Ugreen Nexode Pro ini hanya gimik belaka. Namun setelah proses uji pakai, ternyata memang mampu memberikan daya yang besar dan kecepatan charging yang mirip dengan charger bawaan smartphone, khususnya brand Xiaomi/Poco.
Hal yang menarik dari power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh adalah fitur yang lengkap, salah satunya adalah low current mode yang bisa diaktifkan dengan cara memencet tombol power sebanyak tiga kali. Mode ini dirancang khusus untuk mengisi daya aksesoris seperti smartwatch, TWS, dan sebagainya yang membutuhkan daya yang rendah agar tetap awet, serta aman.
Baca juga:Review Realme Watch 5: Smartwatch Layar AMOLED Besar dan Baterai Tahan Lama
Power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh ini dilengkapi layar OLED atau display yang menampilkan kapasitas daya yang tersisa dan besaran input/output saat charging dengan cukup akurat.
Performa
Laptophia menggunakan Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh sebagai power bank utama selama seminggu penuh menemani traveling dan berbagai kegiatan di luar rumah. Laptophia menggunakan dua smartphone untuk pengujian, yakni Xiaomi 13T dengan baterai berkapasitas 5000mAh dan iQOO Z10 5G yang memiliki baterai berkapasitas 7300mAh.
Selain itu, Laptophia juga sempat menguji power bank ini untuk mengisi daya laptop Asus Expertbook P2 yang menjadi andalan Laptophia untuk bekerja. Penasaran? Berikut beberapa hasil pengujian yang telah Laptophia lakukan:
Dengan daya terisi penuh, power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh ini mampu mengisi baterai smartphone iQOO Z10 5G dari 30% hingga penuh dalam waktu 54 menit dengan kondisi ponsel nonaktif. Daya power bank ini tersisa 39%. Ini tergolong sangat cepat menurut Laptophia dan Ugreen sendiri tidak secara resmi menyebutkan mendukung standar fast charge milik iQOO.
Tim Laptophia kemudian menggunakan power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh untuk mengisi baterai smartphone Xiaomi 13T dari 13% hingga penuh dalam waktu 47 menit dengan kondisi ponsel nonaktif. Daya power bank ini tersisa 47%.
Kecepatan pengisian daya power bank andalan Ugreen ini beda tipis dengan charger bawaan Xiaomi 13T yang biasanya membutuhkan waktu 40an menit. Ini menunjukkan bahwa dukungan protokol fast charge Xiaomi HyperCharge 55W bukanlah isapan jempol.
Power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh juga Laptophia gunakan untuk mengisi daya baterai laptop Asus Expertbook P2 dari 34% hingga 85%. Sayangnya, Laptophia tidak mengukur waktu pengisiannya karena laptop juga sambil digunakan untuk bekerja selama pengisian.
Lantas butuh berapa lama mengisi ulang kembali power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh ini? Laptophia menggunakan adapter Choetech PD6008 GaN 100W untuk mengisi daya power bank ini. Butuh waktu sekitar 2 jam 45 menit untuk mengisi daya dari 2% hingga penuh. Ini memang lebih lambat dari klaim Ugreen yang hanya 2 jam saja untuk penuh. Hal ini dapat dipengaruhi oleh spesifikasi dan jenis adapter charger yang digunakan.
Fitur Keamanan dan Sertifikasi
Sektor keamanan, Ugreen membekali power bank Nexode Pro 55W 10.000mAh ini dengan delapan fitur keamanan antara lain over temperatur protection, overcurrent protection, short-circuit protection, overvoltage protection, lightning strike protection, anti-interference protection, over power protection, dan shell flame retardant protection.
Selain itu, power bank ini sudah mengantongi sertifikasi FCC, RoHS, dan CE. Dukungan fitur keamanan yang lengkap sehingga Laptophia bisa mengisi daya dengan tenang tanpa dihantui rasa was-was akan kerusakan hardware.
Kesimpulan
Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh merupakan power bank mungil yang memiliki daya besar yang dapat mengisi berbagai perangkat seperti laptop dan smartphone dengan cepat. Xiaomi 13T dan iQOO Z10 5G yang Laptophia gunakan dapat diisi dengan sangat cepat oleh power bank mungil ini.
Secara umum, Nexode Pro 55W 10.000mAh andalan Ugreen ini cocok bagi pembaca Laptophia yang memiliki mobilitas tinggi atau seorang digital nomad yang mencari power bank compact dengan output yang besar untuk pengisian daya cepat dan fitur proteksi lengkap di kelas harganya.
Kelebihan Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh
- Ukuran ringkas dan ringan
- Display yang informatif dan akurat
- Mendukung standar fast charge Xiaomi 55W
- Kabel terintegrasi yang praktis
- Dilengkapi mode low-current
- Charging cepat
Kekurangan Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh
- Belum mendukung semua standar fast charge
Harga Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh
Harga power bank Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun adalah Rp519.000. Berdasarkan review Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh yang telah Laptophia lakukan, power bank ini menawarkan performa pengisian daya yang powerful dengan ukuran relatif mungil.
Anda dapat cek harga dan promo terbaru Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh di Shopee
Spesifikasi Ugreen Nexode Pro 55W 10.000mAh
- Brand: UGREEN
- Model: Nexode Pro 55W PB727 75701
- Kapasitas: 10000mAh 7.2V (36Wh)
- Rated energy: 5600mAh (TYP 5V 3A)
- Battery Cell: 21700 Polymer lithium-ion battery
- USB-C Port/Cable Output: PPS: 5-11V/5A
- Xiaomi Proprietary Protocol: 55W Max
- Lainnya: 5V/3A, 9V/3A, 12V/3A, 15V/3A, 20V/2.25A (45W Max)
- USB-C Port/Cable Input: 5V/3A, 9V/3A, 12V/2.92A, 15/2.33A (35W Max)
- USB-A Port Output: 10V/2.25A, 5V/3A, 9V/2A, 12V/1.5A (18W Max)
- Protokol yang didukung:
- Input: PD3.0 / PD2.0 / Apple 5V2.4A / BC1.2 / 5V adaptive
- Output (USB-C): Xiaomi 55W / PD3.0 / PD2.0 / PPS / QC3.0 & 2.0 / SCP / FCP / AFC / APPLE 5V2.4A / BC1.2
- Output (USB-A): QC3.0 & 2.0 / SCP / FCP / AFC / APPLE 5V2.4A / BC1.2
- Charging time 2 jam
- Auto detect Output
- Dilengkapi 8 proteksi keamanan
- Warna: Grey
- Ukuran: 90mm x 50.8mm x 33.5mm
- Berat: 249 gram
- Kabel USB-C built-in 22cm
- Garansi resmi 2 tahun
Anda mungkin suka:Review Tecno Pova 7 5G: Desain Futuristik, Performa Gaming Paling Gahar di Kelasnya?




1 komentar