Review Kamera Vivo V50 5G dengan Sensor OmniVision OV50E dan Lensa ZEISS, Sehebat Apa? - Vivo V50 5G merupakan salah satu smartphone kamera sentris yang pertama kali diluncurkan di Indonesia awal 2025. Meski sudah berumur lebih dari setahun, kemampuan kamera Vivo V50 5G ini masih sangat kompeten dan sanggup bersaing dengan kamera smartphone harga Rp 5 - 6 jutaan keluaran terbaru sekalipun. Laptophia menilai kemampuan kamera Vivo V50 5G masih sangat relevan di 2026 ini.
Jika dilihat dari spesifikasi teknisnya, Vivo V50 5G ini sebenarnya memiliki banyak kemiripan dengan Vivo V40 5G yang notabene adalah pendahulunya. Ponsel ini diperkuat dua kamera belakang masingmasing berkekuatan 50MP dan kamera depan yang juga berkekuatan 50MP. Keunggulan utama kamera ponsel andalan Vivo ini yang tak dimiliki pesaingnya adalah dukunga lensa ZEISS dengan Zeiss T* lens coating. Penasaran? Berikut review kamera Vivo V50 5G oleh tim Laptophia!
Spesifikasi Kamera Vivo V50 5G
Seperti yang sudah tim Laptophia singgung di paragraf pembuka, Vivo V50 5G ini dibekali spesifikasi kamera yang masih sangat kompeten dan bahkan masih sangup bersaing dengan ponsel premium keluaran 2026. Vivo V50 5G dibekali dua kamera belakang dengan kamera utama berkekuatan 50 megapiksel dengan lensa 23mm aperture f/1.9 yang menggunakan sensor OmniVision OV50E 1/1.55 inci 1um piksel yang diperkuat fitur phase-detection autofokus, OIS (Optical Image Stabilization), dan Aura Light ring LED flash.
Sensor OmniVision OV50E yang digunakan di kamera utama Vivo V50 5G ini menggunakan teknologi PureCel Plus‑S dengan kemampuan 4-pixel binning yang menggabungkan empat piksel menjadi sebuah piksel berukuran besar, sehinggga secara default, kamera utama smartphone ini menghasilkan foto dengan resolusi 12,5MP.
Baca juga:Reviu Kamera Vivo Y17s, Masih Bersaing di Kelas Sejutaan?
Sedangkan kamera kedua berkekuatan 50MP dengan sensor Samsung ISOCELL S5KJN1 1/2.76 inci 0.64um piksel didukung lensa ultra-wide 15mm aperture f/2.0 yang mampu menghasilkan foto ultra-wide dengan FoV 119 derajat yang dilengkapi kemampuan autofokus.
Vivo V50 5G dibekali kamera depan 50MP dengan sensor Samsung ISOCELL S5KJN1 1/2.76 inci 0.64um piksel dengan lensa 21mm aperture f/2.0, dan dilengkapi fitur autofokus. Baik kamera belakang maupun kamera depan Vivo V50 5G mampu merekam video dengan resolusi 4K UHD @30fps.
Ketiga kamera smartphone andalan Vivo ini dibekali dengan lensa ZEISS dengan Zeiss T* lens coating yang mampu mengurangi flare dan pantulan cahaya secara signifikan. Selain itu, dukungan optimasi dari ZEISS dapat meningkatkan kualitas foto dan video secara umum.
Fitur & Antarmuka Kamera Vivo V50 5G
Menengok ke antarmuka aplikasi kameranya, Vivo V50 5G menghadirkan nuansa yang familier layaknya antarmuka ponsel Vivo pada umumnya, namun tampil dengan fitur yang sangat lengkap dan dibekali mode yang cukup banyak layaknya smartphone kamera sentris premium lainnya.
Aplikasi kamera V50 menyediakan beberapa mode yang dapat diakses dengan swipe kanan dan kiri pada menu rolodex pada bagian bawahnya.
Sisi kiri terdapat deretan menu pengaturan lebih lanjut, mode Super Macro, mode warna (Vivid, Textured, dan ZEISS Natural), Live photo, pengaturan Aura Ring LED flash, dan shortcurt Google Lens. Sementara di tengahnya terdapat toggle untuk memilih lensa ultra wide (0.6x), lensa wide (1x), dan digital zoom (2x). Smartphone andalan Vivo ini juga mendukung fitur filter bawaan yang cukup variatif dan retouch dengan tingkatan yang dapat disesuaikan.
Mode yang tersedia di smartphone stylish Vivo V50 5G ini juga cukup lengkap menurut Laptophia, sebut saja Night, Portrait, Photo, Video, Micro Movie, High Resolution, Pano, Ultra HD Document, Slo-mo, Time-lapse, Supermoon, Astro, Pro, Snapshot, Food, Underwater Photography, Dual View, dan Live Photo.
Pada Mode Pro, Laptophia bisa atur parameter teknis seperti White Balance, EV, ISO (50 hingga 3200), Shutter Speed (1/12.000s hingga 32s), dan fokus distance. Tak hanya itu, Vivo V50 5G juga mendukung mode pengambilan gambar RAW untuk pengguna yang ingin eksplorasi dan editing lebih lanjut.
Hal yang menarik dari kamera Vivo V50 5G menurut Laptophia adalah hadirnya mode Underwater Photography untuk mengakomodasi memotret atau merekam video di dalam air dengan memanfaatkan ketiga tombol fisik yang dimiliki oleh Vivo V50 5G. Smartphone ini memang memiliki ketahanan terhadap air yang cukup tangguh dengan sertifikasi IP68/IP69.
Lantas, sehebat apa performa jepretan dari smartphone Vivo V50 5G ini? Tim Laptophia pun melakukan uji pakai intensif selama lebih dari dua pekan dengan menjadikannya sebagai perangkat kedua, serta mengabadikan lebih dari 700 foto di berbagai kondisi menggunakan kamera depan dan belakang.
Hasil Foto Kamera Vivo V50 5G
Sebagai sebuah smartphone stylish dengan profil bodi yang teramat ramping, perangkat ini secara mengejutkan sukses memberikan pengalaman fotografi yang sangat memuaskan, dipadukan dengan kualitas perekaman video yang terbilang cukup kompetitif untuk bersaing sengit di segmen kelas menengah.
Baca juga:Review Kamera Realme 13 Pro+ 5G: Kamera Periscope Kelas Flagship Termurah Saat Ini!
Foto siang hari
Saat diajak berburu momen di siang hari dengan kondisi cahaya yang berlimpah, kamera Vivo V50 5G langsung unjuk gigi dengan menghasilkan kualitas jepretan yang berada jauh di atas rata-rata, bahkan jika dibandingkan dengan smartphone harga Rp5 - 6 jutaan keluaran 2026 menurut pendapat Laptophia.
Setiap foto yang ditangkap mampu menyuguhkan tingkat detail yang sangat tinggi, karakter warna yang vibrant namun tetap nyaman dipandang, serta akurasi white balance yang luar biasa konsisten di berbagai skenario. Kehadiran noise pada area gelap pun nyaris tak terlihat sama sekali, disempurnakan dengan rasio kontras pemrosesan gambar yang terasa sangat pas dan tidak berlebihan.
Rentang dinamis atau dynamic range dari sensor kamera utama berlogo ZEISS ini juga tergolong sangat luas dan impresif. Bahkan ketika kami menghadapkannya pada kondisi pencahayaan yang menantang dan membelakangi cahaya matahari, kamera ini tetap piawai mengekspos detail gumpalan awan di langit yang terang benderang sembari mempertahankan kejelasan visual di area bayangan dengan sangat proporsional.
Saking pintarnya kecerdasan buatan dari pemrosesan gambar smartphone ini, tim Laptophia merasa hampir tidak perlu lagi repot-repot masuk ke menu pengaturan untuk sekadar mengutak-atik opsi HDR bawaannya.
Berbicara soal nilai jual utama, rasanya wajib menyoroti mode portrait pada Vivo V50 5G yang dengan mudah kami nobatkan sebagai salah satu jawara paling superior di kelasnya saat ini menurut penilaian Laptophia. Algoritma pemotongannya bekerja sangat cerdas, memisahkan subjek utama dan latar belakang dengan separasi yang sangat rapi, di mana detail-detail kecil seperti hingga tekstur pakaian tetap terekspos sempurna.
Transisi efek bokeh yang dihasilkan pun tampak begitu natural dan halus layaknya hasil bidikan lensa kamera profesional. Estetika hasil foto portrait ini semakin terdongkrak dengan hadirnya simulasi efek bokeh eksklusif khas ZEISS, yang membebaskan pengguna untuk berkreasi menggunakan style ZEISS Biotar, B-speed, Sonar, Planar, Distagon, Cine-flare, hingga gaya Cinematic yang sangat dramatis.
Kecepatan autofokus dari kamera Vivo V50 5G ini juga sukses menuai decak kagum dan acungan jempol dari tim redaksi Laptophia. Kinerja lensa yang responsif ini tentunya menjadi kabar gembira yang akan sangat memanjakan para penggemar fotografi makro saat membidik objek-objek mungil.
Jepretan jarak dekat dari smartphone andalan Vivo ini terbukti mampu menonjolkan tingkat detail yang luar biasa tajam, penguncian titik fokus yang sangat akurat tanpa hunting berlebih, reproduksi warna yang punchy, serta balutan efek bokeh background yang kian menambah kesan artistik.
Baca juga:Review Kamera Realme GT 7T dengan Sensor Sony IMX896: Tajam di Siang Hari, Andal Saat Malam
Memasuki malam hari dengan kondisi low-light yang minim penerangan, kamera Vivo V50 5G ternyata tetap menunjukkan taringnya sebagai perangkat andalan menurut Laptophia. Meski secara teknis terdapat sedikit penurunan pada kecepatan autofokusnya, hal tersebut sama sekali tidak terasa signifikan apalagi sampai mengganggu ritme pemotretan.
Tangkapan malam harinya tetap sanggup menyajikan detail yang melimpah, dynamic range yang tetap terjaga kelebarannya, serta saturasi warna yang secara konsisten dipertahankan agar tetap vibrant. Kendali noise juga diproses dengan sangat rapi, sementara pendaran cahaya berlebih dari lampu jalanan dapat diredam dengan sangat apik berkat kehadiran lapisan ZEISS T* Coating yang secara efektif sukses meminimalisir efek flare.
Tim Laptophia juga sangat tertarik untuk mengeksplorasi fitur cincin cahaya bernama Aura Light LED Flash yang bersarang manis di modul kamera belakangnya. Fitur inovatif ini membebaskan pengguna untuk mengatur tingkat temperatur warna lampu secara manual guna menghasilkan foto portrait malam yang jauh lebih dinamis, merata, dan estetik.
Walau terbukti sangat membantu, perlu dicatat bahwa pancaran Aura Light ini memang didesain untuk bekerja maksimal pada jarak pemotretan yang relatif dekat.
Hasil Foto Kamera Ultra Wide Angle (0.6) Vivo V50 5G
Lantas, bagaimana dengan performa lensa sudut lebar atau kamera 0.6-nya? Kamera ultra wide angle milik Vivo V50 5G ini ternyata mampu memproduksi foto dengan ketajaman yang jauh meninggalkan kompetitor sekelasnya yang rata-rata masih jalan di tempat dengan sensor 8 megapiksel standar.
Karakteristik tone warna dari lensa lebar ini diracik sedemikian rupa agar sangat identik dengan kamera utamanya, ditambah lagi dengan ketersediaan fitur autofokus yang merupakan barang langka di segmen ini.
Ketika diajak berburu foto di malam hari, lensa ultra wide ini masih cukup tangguh, meskipun secara wajar penurunan detailnya akan terasa lebih kentara. Secara garis besar, Laptophia tak ragu melabeli lensa ultra wide angle smartphone ini sebagai salah satu yang terbaik di kelas harganya.
Hasil Foto Kamera Depan Vivo V50 5G
Bergeser ke modul bagian depan, kamera selfie Vivo V50 5G rupanya sama sekali tidak mau kalah dan sangat layak dimasukkan ke dalam jajaran kamera depan paling mumpuni di segmen menengah versi Laptophia.
Baca juga:Review Kamera Kamera Infinix Hot 50 Berkekuatan 50MP, Masih Manarik di 2026?
Setiap swafoto yang terabadikan mampu menawarkan detail wajah yang memukau, akurasi tekstur kulit serta tone warna yang terlihat natural, plus rentang dynamic range yang tergolong luas sehingga wajah tidak terlihat gelap saat backlight. Kehebatan kamera depannya ini juga berlaku saat mode portrait diaktifkan, memberikan hasil akhir potongan background yang sangat memuaskan.
Kemampuan Perekaman Video
Untuk urusan videografi, seluruh lensa yang tersemat pada Vivo V50 5G ini ternyata sudah sepenuhnya mendukung format perekaman resolusi tinggi hingga 4K pada 30fps. Hasil footage videonya terbukti cukup stabil berkat sistem peredam guncangan yang bekerja baik, pergerakan gambar yang smooth, serta suguhan kualitas visual yang memanjakan mata penonton.
Kendati demikian, kami harus objektif mengakui bahwa untuk urusan kualitas video dan kestabilan secara keseluruhan, perangkat berdesain cantik ini masih harus tunduk dan mengakui keunggulan rivalnya, yakni Xiaomi 13T, yang selama ini memang menjadi standar perangkat harian tim Laptophia dalam memproduksi konten audiovisual.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil uji pakai secara komprehensif yang telah Laptophia lakukan membuktikan bahwa Vivo V50 5G sukses melebihi ekspektasi sebagai salah satu smartphone dengan paket fotografi paling lengkap dan andal di kelas menengah, bahkan di 2026.
Kolaborasinya bersama ZEISS bukanlah sekadar bumbu marketing di atas kertas atau gimmick, melainkan wujud nyata sebuah optimasi optik yang mampu menghadirkan akurasi warna, minim flare, hingga simulasi bokeh sinematik berkelas tinggi. Konsistensi foto superior dari lensa utama, ultra wide, maupun selfie-nya sukses menjadikan Vivo V50 5G ini sebagai "senjata" andalan yang sangat layak dipinang oleh para kreator konten dan mobile photographer di 2026 dengan harga yang masih masuk akal.
Baca review Vivo V50 5G selengkapnya di sini:Review Vivo V50 5G: Stylish dengan Kamera ZEISS, Baterai Bisa Diandalkan




1 komentar