eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

Lindungi Anak dari Aplikasi Berbahaya Saat Online dengan 5 Langkah Ini!

Lindungi Anak dari Aplikasi Berbahaya Saat Online dengan 5 Langkah Ini! - Sebagian besar anak memilih untuk menghabiskan waktu mereka secara online. Semakin lama durasi online, maka lebih banyak pula potensi bahaya yang muncul.  Di sisi lain, tidak semua orang tua mengetahui betul aplikasi yang digunakan anak mereka.

Sebuah studi tentang penggunaan media oleh anak mengungkapkan bahwa akibat mudahnya akses, anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu mereka dengan perangkat dan jumlahnya pun terus meningkat setiap tahun.  Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui kemungkinan bahaya yang mengintai di situs web dan aplikasi.

Lindungi Anak dari Aplikasi Berbahaya Saat Online dengan 5 Langkah Ini


Seringnya, privasi pada rentang umur anak dipahami secara ambigu. Anak-anak yang berusia lebih muda cenderung menjaga akun sosial mereka dalam setelan “pribadi”. Namun seiring pertumbuhan, beberapa dari mereka mengubah pengaturan menjadi “publik” agar mendapatkan lebih banyak pengikut dan memiliki jaringan online yang lebih luas.

“Para remaja sering kali tergoda untuk menggunakan aplikasi pesan grup dan anonim akibat rasa takut ketinggalan tren media sosial (FOMO)”, ucap Daniel Markuson, pakar privasi digital NordVPN. 

“Platform komunikasi biasanya membuat anak-anak merasa lebih aman dan berani sehingga membuat mereka membagikan terlalu banyak informasi, berpartisipasi dalam perundungan siber, atau bahkan membuat keputusan yang berisiko.”

Sebagian besar aplikasi yang harus digunakan secara hati-hati biasanya memiliki beberapa kesamaan fitur. Ini termasuk perpesanan anonim, fitur mengobrol dengan orang asing, dan fitur penghapus otomatis pesan, gambar dan video yang dikirim. 

“Dengan fitur tersebut, anak Anda memiliki kemungkinan menyembunyikan hal penting dari Anda. Selain itu yang tak kalah penting, mereka bisa terlibat dalam perundungan siber, pesan seksual, predator siber, dan banyak lagi,” catat Daniel Markuson.

Namun, aplikasi media sosial yang tak aman biasanya tidak memberikan bahaya secara langsung. Orang-orang dengan motif tersembunyi yang menyalahgunakan aplikasi tersebut dan membuatnya berisiko. Dengan menggunakan aplikasi media sosial, penjahat dapat mengumpulkan informasi pribadi untuk menguntit anak Anda secara online. Mereka tidak hanya dapat menjadikan seorang anak sebagai target perundungan siber, tetapi juga korban pelecehan seksual, rekayasa sosial tak bermoral, dll.

Di samping itu, Anda mungkin tidak bisa mencegah anak untuk berhenti menghabiskan waktu di media sosial.  Memberikan pengertian mengenai bahaya internet menjadi tugas orang tua, wali, atau guru. Jadi, jangan ragu dan mulailah berbincang mengenai hal-hal yang berpotensi menimbulkan bahaya saat online. Pastikan anak Anda mengerti bahwa mereka dapat membicarakan permasalahannya kapanpun dengan Anda. Berikut adalah langkah yang dapat Anda lakukan:

Baca juga:Duel Oppo A15 vs Vivo Y12s: Harga Sama, Mana yang Lebih Unggul?

  1. Berikan contoh dari diri Anda sendiri. Tunjukkan bagaimana Anda berkomunikasi dan tetap aman saat online, tetapi jangan paksakan pendapat Anda. Selain itu, anak-anak akan senang jika Anda tahu apa yang sedang tren dan membicarakan platform media sosial populer bersama.
  2. Bicarakan dengan mereka tentang konten yang tidak pantas. Tunjukkan cara memblokir orang yang tidak diinginkan atau melaporkan tindakan tidak pantas secara online. Namun yang terpenting, bantu anak Anda memahami bahwa mereka tidak sendiri.
  3. Jelaskan mengapa privasi penting, terutama saat berbicara dengan orang asing. Bicarakan tentang jenis informasi yang dapat dibagikan secara online. Predator siber dapat memanfaatkan alamat anak, lokasi sekolah, pekerjaan orang tua, dan informasi lainnya untuk melakukan kejahatan.
  4. Kelola pengaturan privasi. Sebagian besar media sosial atau layanan perpesanan memungkinkan pengguna untuk mengelola privasi mereka. Duduklah bersama anak Anda dan sesuaikan pengaturan tersebut untuk memastikan profil mereka seaman dan sebijak mungkin.
  5. Buat kata sandi yang kuat bersama-sama. Sarankan anak Anda untuk memilih kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap aku. Mungkin sulit untuk membuat banyak kredensial dan menghafalnya. Itulah mengapa kami merekomendasikan penggunaan aplikasi pengelola kata sandi seperti NordPass.

Tentang NordVPN

NordVPN adalah penyedia layanan VPN tercanggih di dunia dan digunakan oleh lebih dari 14 juta pengguna internet seluruh dunia. NordVPN menyediakan enkripsi VPN ganda, pemblokiran Malware, dan Onion Over VPN. Produk tersebut sangat ramah pengguna, memiliki harga yang terbaik di pasaran, memiliki lebih dari 5.000 peladen di 60 negara seluruh dunia, dan ramah P2P. salah satu fitur utama NordVPN adalah kebijakan tanpa pencatatan.

Anda mungkin suka:Review Fiil T1 XS, Headset TWS Terbaik dengan Kualitas Suara Fantastis di Kelasnya

0

Posting Komentar