IBX582004D475488 Ngeri, Perusahaan Terbuka Microstrategy Inc Beli Bitcoin Rp 8,8 Triliun!
ASUS VivoBook 14 K413

Ngeri, Perusahaan Terbuka Microstrategy Inc Beli Bitcoin Rp 8,8 Triliun!



Ngeri, Perusahaan Terbuka Microstrategy Inc Beli Bitcoin Rp 8,8 Triliun! - Microstrategy Inc, perusahaan terbuka yang listing di bursa saham Amerika Serikat, NASDAQ membeli bitcoin sebanyak 55.226 BTC atau senilai USD600 juta atau Rp8,8 triliun.

Padahal, awalnya, CEO Microstrategy Inc. Michael Saylor sempat skeptis dengan kehadiran bitcoin. Dalam beberapa wawancaranya, dia juga meyakini bahwa bitcoin lebih baik dibandingkan emas.

Microstrategy baru-baru ini membuat sejarah menjadi perusahaan publik pertama yang menghabiskan banyak uang dalam membeli bitcoin. Pembelian pertama diumumkan pada 11 Agustus untuk 21.454 bitcoin dengan harga keseluruhan $ 250 juta. Kemudian, Microstrategy telah membeli bitcoin USD16.796 bitcoin dengan total 175 juta dalam waktu 17 jam saja. 



Menanggapi hal ini, Oscar Darmawan CEO INDODAX sebagai perusahaan bitcoin dan crypto exchanger di Indonesia mengatakan bahwa dengan semakin dekatnya resesi ekonomi secara global ini mulai ada tren diversifikasi aset, khususnya di berbagai perusahaan terbuka untuk mengamankan kekayaan. Salah satu caranya adalah membeli bitcoin.

“Bitcoin di Eropa maupun benua lain menjadi salah satu favorit aset yang dipegang dalam menyiapkan diri menghadapi resesi. Karena performa Bitcoin cenderung stabil dan menguat dalam 10 tahun terakhir,” ucap Oscar Darmawan, Senin (21 September 2020).

Para Fund Manager di seluruh dunia mulai berpandangan sebagian aset dialihkan ke cryptocurrency adalah salah satu langkah yang strategis. Ini sebagaimana pedoman utama investasi yaitu jangan menaruh seluruh telur dalam satu keranjang.

“Sistem ekonomi yang saling terhubung sekarang membuat aset apapun saling terhubung, kecuali seperti emas dan bitcoin. Sehingga menjadikan bitcoin sebagai salah satu aset paling layak dibeli,” kata Oscar Darmawan.

Bitcoin Lebih Baik dari Emas

Dalam wawancaranya di media Amerika Serikat, CEO Microstrategy Michael Saylor mengatakan bahwa bitcoin lebih baik dari pada emas. Menurutnya, Bitcoin merupakan mata uang yang lebih pintar, lebih kuat dan lebih cepat bergerak naik dari pada emas. 

Baca juga:Review Poco F2 Pro: Performa Flagship Snapdragon 865 Siap Sambut 5G

Menanggapi hal ini, Oscar Darmawan juga memiliki pandangan yang sama. Menurutnya, orang-orang sudah mengetahui bahwa bitcoin memiliki banyak keunggulan. Oscar Darmawan mengatakan, bitcoin juga memiliki kemudahan likuiditas.

“Bitcoin bahkan lebih liquid dari pada emas fisik. Kalau sewaktu-waktu kita perlu uang darurat, maka lebih mudah untuk diperjual-belikan,” ucapnya.

Sebelumnya, investor-investor kakap di Amerika Serikat dan belahan dunia lain sudah lebih dulu melakukan hal yang sama, sebut saja seperti investor ternama seperti Paul Tudor Jones. Tak sedikit juga diantara investor tersebut yang awalnya skeptis dengan kehadiran bitcoin. Tidak menutup kemungkinan, perusahaan-perusahaan lainnya, baik yang terbuka atau tidak terbuka juga mengikuti pendahulunya dalam investasi bitcoin.

Menurut Oscar Darmawan, akses memiliki bitcoin terbuka untuk siapa saja. Baik itu investor individu yang awam ataupun yang sudah mahir dan juga perusahaan atau korporasi sekalipun.

“Di Indonesia sendiri Bitcoin cukup mudah diperjual belikan melalui bitcoin exchange seperti INDODAX dan bisa dibeli oleh siapa saja,” sebutnya.

Anda mungkin suka:Review Umidigi A7 Pro, Smartphone Android 10 Mewah dengan Harga Murah

Artikel Terkait Review Laptop dan Gadget Terbaru! Lainnya :


Follow Us

Since © 2015 Review Laptop dan Gadget Terbaru!