eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

AMD dan Rackspace Technology Umumkan Kemitraan Strategis Infrastruktur AI 30 MW untuk Industri

AMD dan Rackspace Technology Umumkan Kemitraan Strategis Infrastruktur AI 30 MW untuk Industri - Era di mana perusahaan harus "merakit" sendiri infrastruktur AI dari belasan vendor berbeda perlahan akan berakhir. Raksasa semikonduktor AMD (Advanced Micro Device) dan penyedia solusi infrastruktur Enterprise AI, Rackspace Technology, telah meneken perjanjian definitif untuk menggelar infrastruktur komputasi AI berskala masif sebesar 30 Megawatt (MW) secara bertahap mulai akhir 2026 hingga 2028.

Berdasarkan siaran pers yang Laptophia terima, kolaborasi ini bukan sekadar urusan jual-beli perangkat keras, melainkan sebuah terobosan untuk menciptakan kategori baru: Infrastruktur AI Perusahaan yang Terkelola (Governed Enterprise AI Infrastructure). Infrastruktur ini dirancang khusus untuk sektor-sektor dengan regulasi ketat yang membutuhkan akuntabilitas tinggi, seperti penyedia layanan kesehatan, keuangan, hingga sektor publik.

AMD dan Rackspace Technology Umumkan Kemitraan Strategis Infrastruktur AI 30 MW untuk Industri


Membawa AMD EPYC dan Instinct ke Jantung Data Center Global

Sesuai kesepakatan, Rackspace akan menyulap pusat data global mereka menjadi "pabrik AI" yang ditenagai penuh oleh ekosistem AMD. Infrastruktur ini akan mengintegrasikan dua senjata utama AMD:

Baca juga:Wajib Baca! Ini 5 Kekurangan Asus ROG Flow X13 GV301RA untuk Produktivitas dan Gaming di 2026

  • GPU AMD Instinct: Seri MI355X, MI350P, hingga generasi penerusnya akan menjadi motor utama akselerasi AI.
  • CPU AMD EPYC: Sebagai fondasi komputasi umum (general-purpose compute) untuk memastikan alur kerja data berjalan stabil.

Dengan arsitektur Enterprise AI Cloud yang terintegrasi, Rackspace mampu mengarahkan setiap beban kerja (workload) ke unit komputasi yang paling tepat. Hasilnya? Efisiensi performa yang lebih terukur dibandingkan sistem yang terfragmentasi.

Banyak perusahaan di industri krusial saat ini enggan mengadopsi AI karena masalah tata kelola (governance). Mereka khawatir jika data mereka diproses oleh sistem yang "tercecer" di antara banyak vendor, tidak ada satu pihak pun yang bertanggung jawab penuh atas hasil akhir maupun keamanan datanya.

Gajen Kandiah, CEO Rackspace Technology, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjawab celah yang belum pernah ditawarkan oleh pasar sebelumnya.

"Perusahaan di industri teregulasi membutuhkan infrastruktur AI yang diatur dari dasar, dengan satu operator yang bertanggung jawab penuh atas hasil bisnis, bukan sekumpulan vendor yang masing-masing hanya memiliki sebagian kecil sistem," ujar Gajen Kandiah.

Senada dengan hal tersebut, Dan McNamara, SVP dan GM Compute and Enterprise AI AMD, menyatakan bahwa infrastruktur ini akan memberikan apa yang dibutuhkan perusahaan besar: keterbukaan, skalabilitas, dan akuntabilitas.

Empat Layanan Utama untuk Era Agentic AI

Perjanjian ini akan mempercepat pengiriman empat kapabilitas terintegrasi yang sebelumnya telah diumumkan dalam nota kesepahaman (MoU) kedua perusahaan:

  • Enterprise AI Cloud: Cloud privat khusus untuk kebutuhan AI perusahaan.
  • Enterprise Inference Engine: Mesin untuk menjalankan AI (inference) dengan performa tinggi.
  • Inference as a Service: Layanan AI yang bisa langsung dipakai tanpa pusing mengelola infrastruktur.
  • Bare Metal AMD Instinct: Akses langsung ke GPU AMD untuk performa maksimal.

Di tengah tren di mana perusahaan mulai beralih dari eksperimen AI sederhana menuju alur kerja berbasis agentic (AI yang bisa bekerja mandiri), permintaan akan infrastruktur yang "bisa dipertanggungjawabkan" seperti ini melonjak drastis. 

Rackspace dan AMD kini memosisikan diri sebagai solusi one-stop-shop bagi perusahaan yang ingin menjalankan AI berskala besar tanpa rasa cemas soal keamanan dan tata kelola data.

Langkah AMD menggandeng Rackspace adalah strategi smart play untuk menantang dominasi infrastruktur AI yang selama ini cenderung tertutup menurut opini Laptophia. Dengan menawarkan solusi "dari silikon hingga hasil" (from silicon to outcomes), AMD bukan hanya jualan GPU, tetapi jualan kepercayaan (trust). 

Bagi sektor kesehatan atau keuangan yang sangat alergi terhadap kebocoran data, memiliki satu vendor tunggal yang bertanggung jawab atas seluruh tumpukan teknologi AI adalah faktor penentu yang akan membuat mereka beralih dari vendor lama ke infrastruktur berbasis AMD ini.

Anda mungkin suka:HP HyperX OMEN Valorant 16 ap1990AX, Andalkan Duet Ryzen 9 9955HX3D dan GeForce RTX 5070
Posting Komentar

Posting Komentar