eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

MediaTek Gandeng Starlink, Hadirkan Pesan Darurat Satelit di Smartphone

MediaTek Gandeng Starlink, Hadirkan Pesan Darurat Satelit di Smartphone - Pernahkah pembaca Laptophia membayangkan tetap bisa menerima peringatan bencana meski sedang berada di tengah hutan atau wilayah terpencil tanpa sinyal seluler? Kabar baiknya, hal itu kini menjadi kenyataan. MediaTek, raksasa chipset dunia, resmi menggandeng Starlink (layanan satelit milik SpaceX) untuk menghadirkan fitur pesan darurat satelit pada perangkat seluler.

Melalui kolaborasi strategis ini, pengguna smartphone di seluruh dunia nantinya dapat menerima notifikasi krusial dari berbagai platform keselamatan, mulai dari peringatan gempa bumi hingga tsunami, secara tepat waktu tanpa bergantung pada menara BTS darat.

MediaTek Gandeng Starlink, Hadirkan Pesan Darurat Satelit di Smartphone


Teknologi "Direct to Cell": Sinyal Satelit Langsung ke HP

Dalam ajang bergengsi Mobile World Congress (MWC) 2026, MediaTek memamerkan kehebatan layanan Starlink Mobile yang dijalankan pada modem MediaTek M90. Untuk diketahui, MediaTek M90 adalah modem 5G pertama di dunia yang sudah memiliki teknologi satelit bawaan (built-in).

Baca juga:Harga Poco F8 Ultra 5G terbaru, Smartphone Bertenaga Snapdragon 8 Elite Gen 5 Dilengkapi Subwoofer

Fitur unggulan Direct to Cell memanfaatkan S-Band untuk memastikan pesan peringatan darurat bisa diterima di mana saja di seluruh dunia. Kolaborasi ini mendukung berbagai sistem peringatan global, seperti:

  • Commercial Mobile Alert System (CMAS)
  • Wireless Emergency Alerts (WEA)
  • Earthquake and Tsunami Warning System (ETWS)

Solusi Saat Menara BTS Lumpuh akibat Bencana

Masalah utama saat terjadi bencana alam besar—seperti gempa atau badai—adalah infrastruktur komunikasi darat (BTS) yang sering kali ikut rusak atau lumpuh. Di sinilah konektivitas satelit berperan sebagai penyelamat jiwa.

JC Hsu, Corporate Senior VP MediaTek, menjelaskan bahwa solusi ini bertujuan untuk mengatasi celah cakupan seluler yang sering terjadi saat situasi kritis.

“Kami menggabungkan keandalan teknologi satelit kami dengan jaringan milik Starlink untuk memastikan lebih banyak orang memiliki akses ke peringatan darurat demi keselamatan jiwa,” ujar JC Hsu.

Sudah Teruji dan Selamatkan Jutaan Nyawa

Kolaborasi ini bukan sekadar konsep di atas kertas. Layanan Starlink Mobile ini sudah mulai diterapkan untuk sistem WEA di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang. Faktanya, sudah lebih dari 4,4 juta orang yang berhasil terhubung ke layanan ini selama keadaan darurat berlangsung.

Langkah ini juga menjadi batu lonjakan penting bagi implementasi komersial teknologi NR-NTN (New Radio Non-Terrestrial Network) yang terstandarisasi di masa depan. Artinya, teknologi satelit di smartphone akan menjadi fitur standar, bukan lagi kemewahan.

Dengan menggandeng Starlink, MediaTek tidak hanya memperkuat posisinya di industri konektivitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan. Teknologi satelit di ponsel akan memastikan bahwa "tidak ada seorang pun yang tertinggal" saat informasi keselamatan harus segera disampaikan.

Anda mungkin suka:Harga dan Spesifikasi Realme Note 80 Terbaru, HP Murah dengan Baterai Badak 6300mAh
Posting Komentar

Posting Komentar