eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

Bawa Mars ke Jakarta! ASUS ProArt Bongkar Rahasia Visual Canggih di Balik Film Pelangi di Mars

Bawa Mars ke Jakarta! ASUS ProArt Bongkar Rahasia Visual Canggih di Balik Film Pelangi di Mars - Industri perfilman Indonesia baru saja mencetak sejarah baru lewat peluncuran film fiksi ilmiah (sci-fi) ambisius berjudul “Pelangi di Mars”. Mengambil latar masa depan tahun 2090, film ini menuntut visual yang luar biasa presisi untuk menggambarkan kehidupan manusia pertama di Planet Merah.

Dibalik kemegahan visual tersebut, terdapat sinergi kuat antara kreativitas dan teknologi komputasi tingkat tinggi. ASUS Indonesia secara resmi berkolaborasi dengan Mahakarya Pictures dan DOSS Guava XR Studio untuk memastikan setiap detail imajinasi sutradara Upie dapat terwujud secara nyata melalui lini ASUS ProArt.

Bawa Mars ke Jakarta! ASUS ProArt Bongkar Rahasia Visual Canggih di Balik Film Pelangi di Mars


Teknologi XR: Syuting di Mars Tanpa Harus Meninggalkan Bumi

Film "Pelangi di Mars" menjadi pelopor penggunaan teknologi Extended Reality (XR) dan metode produksi hybrid di Indonesia. Berbeda dengan syuting konvensional, teknologi ini memungkinkan tim produksi menciptakan lingkungan virtual 3D secara real-time saat pengambilan gambar berlangsung.

Baca juga:Harga dan Spesifikasi Asus ROG GA403GM R9N56OL6W-HM Bertenaga AMD Ryzen Gorgon Point

Tentu saja, memproses lingkungan 3D yang kompleks dan berat membutuhkan "otak" komputasi yang tidak sembarangan. Di sinilah peran vital ASUS ProArt:

  • Performa Rendering Tinggi: PC ProArt digunakan untuk mengolah grafis berat dan proses rendering lingkungan Mars yang detail tanpa hambatan.
  • Akurasi Warna Mutlak: Monitor ProArt memastikan proses color grading memiliki konsistensi warna yang akurat dari tahap produksi hingga hasil final di layar bioskop.
  • Visualisasi Real-Time: Memungkinkan sutradara dan kru melihat dunia futuristik Mars langsung di lokasi syuting melalui integrasi DOSS Guava XR Studio.

Debut Film Panjang Sutradara Upie

Dikenal luas melalui karya dokumenter dan video musik ikonik, film ini merupakan debut penyutradaraan film panjang bagi Upie. Proyek ambisius ini kabarnya telah melewati perjalanan produksi yang panjang, yakni lebih dari lima tahun, demi menyempurnakan atmosfer dunia masa depan yang imersif.

"Sinergi teknologi sangat krusial. Perangkat ProArt membantu menjamin performa tinggi dan akurasi visual yang presisi dalam setiap tahapan produksi," tulis keterangan resmi ASUS.

Jajaran Pemain Bintang dan Karakter Robot Ikonik

Tayang perdana pada 18 Maret 2026 di Epicentrum XXI, Jakarta, film ini dibintangi oleh deretan aktor papan atas seperti:

  • Messi Gusti (sebagai anak pertama yang lahir di Mars)
  • Lutesha
  • Rio Dewanto
  • Livy Renata
  • Myesha Lin

Uniknya, film ini juga menghadirkan karakter robot yang diisi suaranya oleh para komedian dan voice actor berbakat seperti Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Bimo Kusumo, dan Vanya Rivani.

Kehadiran "Pelangi di Mars" bukan hanya sekadar hiburan bagi keluarga Indonesia, tetapi juga bukti bahwa sineas lokal kini mampu bersaing di kancah global berkat dukungan teknologi kelas dunia seperti ASUS ProArt. Perangkat ini terbukti mampu memangkas batasan antara imajinasi dan realitas visual.

Anda mungkin suka:7 Kelebihan Asus Vivobook Go 14 E1404TA: Laptop Standar Militer Rp 6 Jutaan, Cocok untuk Siapa?
Posting Komentar

Posting Komentar