eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

Tim UI Cetak Sejarah Jadi Global Ambassador Samsung, Ciptakan Alat Canggih untuk Pelari Tunanetra

Tim UI Cetak Sejarah Jadi Global Ambassador Samsung, Ciptakan Alat Canggih untuk Pelari Tunanetra - Kabar membanggakan datang dari kancah teknologi global. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, perwakilan Indonesia berhasil menembus jajaran elit dunia dalam ajang bergengsi Samsung Solve for Tomorrow (SFT).

Tim Labmino dari Universitas Indonesia (UI) resmi terpilih sebagai satu dari sepuluh tim terbaik dunia yang menyandang gelar SFT Global Ambassador. Prestasi ini semakin manis karena Indonesia menjadi satu dari hanya dua negara di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO) yang berhasil meraih posisi prestisius tersebut.

Tim UI Cetak Sejarah Jadi Global Ambassador Samsung, Ciptakan Alat Canggih untuk Pelari Tunanetra


Inovasi "RunSight": Mata Baru bagi Pelari Tunanetra

Kunci keberhasilan Tim Labmino—yang digawangi oleh Muhammad Fazil Tirtana, Kaindra Rizq Sachio, Anthony Edbert Feriyanto, dan Ariq Maulana Malik Ibrahim—terletak pada empati yang digabungkan dengan kecerdasan buatan (AI).

Baca juga:Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A07 5G dengan Baterai 6000mAh Bertenaga Dimensity 6300

Mereka menciptakan RunSight, sebuah perangkat wearable berbasis AI yang dirancang khusus untuk membantu penyandang disabilitas visual (tunanetra) agar dapat berlari secara mandiri dan aman.

Tantangan yang dihadapi tidak mudah. Tim Labmino harus memutar otak untuk menciptakan perangkat yang tidak hanya canggih, tetapi juga low cost (terjangkau) dan hemat energi. Mereka berhasil mengoptimalkan algoritma AI yang kompleks menjadi ringan dan efisien, sehingga alat ini bisa mendeteksi rintangan secara real-time tanpa mengorbankan performa baterai.

Dari Ide Sederhana Menjadi Pengakuan Dunia

Perjalanan Tim Labmino di Samsung Solve for Tomorrow bukan sekadar kompetisi teknis, melainkan sebuah learning journey. Anthony Edbert Feriyanto, perwakilan tim, mengungkapkan betapa transformatifnya pengalaman ini.

“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow benar-benar mengubah cara pandang kami. Ini bukan hanya tentang menang, tetapi membuktikan bahwa ide yang lahir dari kepedulian bisa menjadi solusi nyata. Kami bangga bisa membawa nama Indonesia dan berharap ini menginspirasi anak muda lain untuk berinovasi dengan empati,” ujar Anthony penuh haru.

Dukungan Pemerintah dan Industri

Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. Beliau menyebut inovasi ini sebagai bukti nyata potensi generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Senada dengan itu, Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kekuatan "Meaningful AI".

“Tim Labmino adalah contoh sempurna bagaimana empati dan teknologi dapat bersatu. Samsung bangga dapat menjadi wadah bagi mereka untuk tumbuh dari pengguna teknologi menjadi pencipta solusi global,” tegas Bagus.

Mengapa Ini Penting?

Keberhasilan Tim Labmino mengirimkan pesan kuat ke seluruh dunia: Inovasi dari Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Solusi RunSight membuktikan bahwa teknologi paling canggih sekalipun akan menjadi paling bermakna ketika ia mampu memanusiakan manusia dan menciptakan inklusivitas.

Selamat untuk Tim Labmino UI! Kalian telah membuktikan bahwa anak muda Indonesia siap memimpin masa depan teknologi dunia.

Anda mungkin suka:Review iQOO Z10 5G: Performa Kencang dan Baterai Paling Tahan Lama!
Posting Komentar

Posting Komentar