Ericsson Tunjuk Pemimpin Baru! Nora Wahby Siap Akselerasi 5G di Indonesia - Ericsson resmi mengumumkan penunjukan Nora Wahby sebagai Presiden Direktur baru untuk wilayah operasional Indonesia. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat posisi Ericsson dalam memimpin transformasi digital dan pengembangan infrastruktur 5G di tanah air.
Dalam peran barunya, Nora akan memimpin seluruh operasional Ericsson di Indonesia. Fokus utamanya adalah mempererat kemitraan dengan penyedia layanan komunikasi (operator), pemerintah, serta para pemangku kepentingan industri untuk mempercepat adopsi konektivitas mutakhir di seluruh nusantara.
Rekam Jejak Internasional: Membawa Pengalaman 16 Negara ke Tanah Air
Nora Wahby bukanlah nama baru di industri telekomunikasi. Ia merupakan veteran yang telah mengabdikan diri selama 24 tahun di berbagai posisi kepemimpinan Ericsson, mencakup wilayah Eropa, Timur Tengah, hingga Afrika.
Baca juga:Benchmark dan Review Qualcomm Snapdragon X X1-26-100: Sanggup Bersaing dengan Intel dan AMD?
Sebelum mendarat di Indonesia, Nora menjabat sebagai Head of Northern and Central Europe yang berbasis di Swedia. Di sana, ia bertanggung jawab mengawal operasional di 16 negara, memastikan penerapan jaringan 5G berjalan secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.
"Indonesia adalah wilayah strategis bagi Ericsson. Saya percaya kombinasi pengalaman global Nora dan kekuatan teknologi kami akan menghadirkan manfaat 5G nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia," ujar Andres Vicente, CEO Ericsson Southeast Asia, Oceania, and India.
Misi Besar: Membangun Infrastruktur 5G yang Aman dan Inovatif
Nora melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat dinamis dengan potensi pertumbuhan digital yang masif, didukung oleh populasi muda yang haus akan konektivitas.
Visi Nora Wahby untuk Indonesia:
- Infrastruktur 5G Andal: Membangun jaringan 5G yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan stabil bagi seluruh lapisan masyarakat.
- Kolaborasi Ekosistem Lokal: Bekerja sama dengan pelaku industri tanah air untuk menciptakan use case (kasus penggunaan) 5G yang relevan dengan kebutuhan lokal.
- Mendorong Inovasi: Menjadikan teknologi Ericsson sebagai katalisator bagi inovator lokal untuk berkembang di panggung digital.
"Saya menantikan kolaborasi erat dengan para penyedia layanan dan pemerintah untuk mendorong inovasi serta membangun infrastruktur yang kuat bagi masa depan Indonesia," ungkap Nora.
Latar Belakang Pendidikan yang Kuat
Keahlian Nora didukung oleh fondasi akademik yang prestisius:
- Gelar Sarjana Teknik Elektronika dari Ain Shams University, Mesir.
- Gelar MBA dari Arab Academy for Science, Technology and Maritime Transport, yang bekerja sama dengan Michigan State University, Amerika Serikat.
Angin Segar untuk Percepatan 5G Nasional?
Laptophia menilai penunjukan Nora Wahby adalah langkah cerdas yang dilakukan oleh Ericsson. Kehadiran pemimpin dengan rekam jejak mengelola pasar 5G yang matang di Eropa akan membawa perspektif baru bagi industri telekomunikasi Indonesia yang saat ini sedang dalam fase krusial perluasan 5G.
Pengalaman Nora dalam menavigasi regulasi dan tantangan teknis di 16 negara diharapkan mampu memecahkan hambatan adopsi 5G di Indonesia. Menurut Laptophia, fokus Nora pada pengembangan use case lokal adalah kunci; karena 5G bukan hanya soal kecepatan unduh, tetapi bagaimana teknologi ini bisa mengubah cara kerja industri dan memajukan ekonomi digital masyarakat Indonesia secara inklusif.
Anda mungkin suka:Review Singkat Asus Vivobook 14 A1407QA: Laptop Bertenaga Snapdragon X Termurah, Sekencang Apa?




Posting Komentar