eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

Ancaman Siber AI Meningkat 3 Kali Lipat! Telkom Gandeng Fortinet Amankan Infrastruktur Digital Nasional

Ancaman Siber AI Meningkat 3 Kali Lipat! Telkom Gandeng Fortinet Amankan Infrastruktur Digital Nasional - PT Telkom Indonesia atau Telkom mengambil langkah strategis yang krusial di tengah gelombang serangan siber berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang semakin agresif. Telkom resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fortinet®, pemimpin global dalam konvergensi jaringan dan keamanan, untuk membangun infrastruktur digital yang skalabel, tangguh, dan sangat aman.

Kemitraan yang ditandatangani di Pullman Bandung Grand Central ini bertujuan memperkuat fondasi keamanan siber nasional, mendukung agenda transformasi digital yang aman di berbagai sektor penting, dan secara proaktif menanggulangi ancaman siber generasi terbaru.

Ancaman Siber AI Meningkat 3 Kali Lipat! Telkom Gandeng Fortinet Amankan Infrastruktur Digital Nasional


Perang Melawan Ancaman AI: Serangan Meningkat Drastis

Lanskap ancaman di Indonesia kini bergerak sangat cepat. Menurut survei Fortinet-IDC State of Cybersecurity in APAC, serangan siber berbasis AI telah menjadi momok yang nyata:

Baca juga:Spesifikasi Realme C85 Pro, Smartphone Tangguh Tahan Direbus dengan Baterai 7000mAh

  • Peningkatan Volume: Hampir 54% organisasi di Indonesia mengalami ancaman berbasis AI dalam setahun terakhir.
  • Kompleksitas Tinggi: Sebanyak 36% organisasi bahkan melaporkan lonjakan serangan hingga tiga kali lipat yang didorong oleh deepfake impersonation, AI-assisted credential stuffing, hingga polymorphic malware.

Ironisnya, survei yang sama mencatat bahwa hanya 13% organisasi yang merasa yakin dapat menanggulangi serangan tersebut, dan banyak tim keamanan berjuang karena kurangnya fungsi specialized threat hunting.

Di tengah kondisi ini, Telkom memperkuat postur keamanannya. Fortinet akan mendukung transformasi digital Telkom dengan menyediakan solusi keamanan terintegrasi dan inovasi di bidang IoT, cloud, dan infrastruktur digital.

“MoU ini menandai penyelarasan strategis antara Fortinet dan Telkom di tingkat grup, memperkuat komitmen bersama untuk mengamankan masa depan digital Indonesia,” ujar Edwin Lim, Country Director, Fortinet Indonesia. “Fortinet bangga mendukung Telkom dengan pendekatan berbasis platform bertenaga AI yang memungkinkan inovasi aman dalam skala besar.”

Inovasi Konvergensi Jaringan dan Keamanan untuk Indonesia

Kolaborasi ini akan menggabungkan portofolio luas Fortinet—termasuk next-generation firewall, SASE, switch, dan access point—dengan jangkauan pasar dan layanan Telkom. Tujuannya adalah menghadirkan solusi keamanan yang skalabel, aman, dan siap pakai bagi sektor pemerintahan, layanan keuangan, telekomunikasi, dan sektor perusahaan.

Seno Soemadji, Director of Strategic Business Development & Portfolio, Telkom Indonesia, menambahkan, “Kerja sama ini mencerminkan komitmen Telkom untuk mempercepat transformasi digital Indonesia dengan mengintegrasikan teknologi kelas dunia ke dalam infrastruktur dan portofolio layanan kami. Cybersecurity dan SD-WAN merupakan pilar utama dari kebutuhan perusahaan modern, dan kolaborasi dengan Fortinet memungkinkan kami untuk meningkatkan nilai yang kami berikan kepada pelanggan.”

Kemitraan ini mencerminkan visi bersama untuk mendorong pertumbuhan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan ketahanan siber nasional di tengah ancaman AI yang semakin canggih.

Anda mungkin suka:Review Realme 15T 5G: Tampil Mewah dengan Baterai Super Awet dan Kamera Tajam
0

Posting Komentar