eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB

Benchmark AnTuTu Xiaomi Redmi Note 11 Bertenaga Qualcomm Snapdragon 680 SM6225

Benchmark AnTuTu Xiaomi Redmi Note 11 Bertenaga Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 - Smartphone Xiaomi Redmi Note 11 secara resmi telah diluncurkan di pasar Indonesia dan membidi pasar kelas menengah dan entry-level, khususnya segmen harga 2 jutaan. Xiaomi Redmi Note 11 tampil dengan desain baru yang menawan dengan dukungan frame flat dan casing belakang bergradasi yang unik. Ponsel ini telah dibekali dengan layar Super AMOLED 90Hz dengan resolusi Full HD+ sebagai salah satu daya tariknya.

Berbicara soal performa, Xiaomi Redmi Note 11 ini memang tak sekencang Redmi Note 10 yang ditenagai Snapdragon 678. Meski demikian, kinerja smartphone ini sudah lebih dari cukup untuk menangani kebutuhan komunikasi dan gaming kasual berkat sokongan SoC anyar Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang menawarkan efisiensi konsumsi daya berkat dukunga  teknologi fabrikasi 6nm. Sehebat apakah performanya? Berikut hasil benchmark Xiaomi Redmi Note 11 oleh tim Laptophia!

Benchmark AnTuTu Xiaomi Redmi Note 11 Bertenaga Qualcomm Snapdragon 680 SM6225


Mengenal Qualcomm Snapdragon 680 SM6225

Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang digunakan Xiaomi Redmi Note 11 adalah penerus atau refreshment dari SoC Snapdragon 662/665 yang lebih dulu hadir dan membidik segmen smartpohone menengah atau mainstream. Keunggulan utama Snapdragon 680 SM6225 ini adalah diproduksi menggunakan teknologi 6nm. Snapdragon 680 SM6225 ini didukung modem Snapdragon X11 yang mendukung LTE Cat.13 (downlink) dan Cat.13 (uplink). Informasi yang Laptophia himpun, Snapdragon 680 SM6225 diklaim menawarkan peningkatan hingga 20% efisiensi konsumsi daya baterai dibandingkan pendahulunya dengan dukung refresh rate layar 90Hz.

Sektor performa, Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang digunakan Xiaomi Redmi Note 11 ini menawarkan performa prosesor dan grafis jika dibandingkan dengan Snapdragon 662/665. Hal ini tak lepas dari dukungan prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core Kryo 265 Gold dengan kecepatan 2,4GHz dan quad-core Kryo 265 Silver dengan kecepatan 1,8GHz. Kemampuan Snapdragon 680 SM6225 dalam memainkan game cukup mumpuni berkat dukungan GPU dari Adreno 610 dengan kecepatan 1,1Ghz.

Benchmark Xiaomi Redmi Note 11

Benchmark Xiaomi Redmi Note 11

Aplikasi Device Info HW menampilkan informasi yang cukup akurat mengenai spesifikasi dan chipset yang diusung oleh Xiaomi Redmi Note 11, yakni Qualcomm Snapdragon 680 SM6225. Performa Redmi Note 11 didukung grafis Adreno 610 yang bisa dikatakan masih kompetitif di kelas Rp 2 juta-an.


Pada benchmark Geekbench 5, SoC Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang digunakan oleh smartphone Xiaomi Redmi Note 11 ini mampu menghasilkan skor 356 poin untuk Single-Core, 1602 poin untuk Multi-Core, 444 poin untuk OpenCL Compute benchmark, dan 593 poin untuk Vulkan Compute benchmark. Laptophia melihat skor yang dihasilkan Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 ini cukup memadai untuk bermain game terkini, meski bukan yang paling kencang.


SoC Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang digunakan oleh Xiaomi Redmi Note 11 ini mampu membukukan skor 246.462 poin dari benchmark yang Laptophia lakukan menggunakan aplikasi AnTuTu v9.3.4. Angka yang dihasilkan oleh Xiaomi Redmi Note 11 ini terbilang tinggi dan tidak jauh berbeda dengan smartphone lain yang menggunakan Snapdragon 680 SM6225.
Baca juga:Perbedaan Samsung Galaxy A13 vs Samsung Galaxy A23: Harga Selisih 800 Ribu, Pilih Mana?


Pada benchmark PCMark besutan Futuremark, SoC Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang digunakan smartphone Xiaomi Redmi Note 11 ini mampu mencetak skor 7378 poin untuk Work 3.0 dan 17.063 poin untuk Storage 3.0. Skor yang dihasilkan oleh Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang digunakan Xiaomi Redmi Note 11 cukup memadai dan memang bukan yang paling kencang di kelasnya.


Pada benchmark berbasis grafis seperti 3DMark, Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 di Xiaomi Redmi Note 11 mampu mencetak skor 119 poin untuk Wild Life Extreme, 446 poin untuk Wild Life, 1351 poin untuk Sling Shot Extreme Open GL ES 3.1, dan 1283 poin untuk Sling Shot Extreme Vulkan.


Pada benchmark Basemark OS II, Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 yang digunakan Xiaomi Redmi Note 11 ini mampu mencetak skor 2511 poin dengan rincian System 5190 poin, Memory 3240 poin, Graphics 2067 poin, dan Web 1145 poin. Skor yang dihasilkan oleh Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 di Xiaomi Redmi Note 11 ini memang terbilang memadai di kelasnya.


Pada benchmark Androbench, Xiaomi Redmi Note 11 mampu membukukan skor 873,74 MB/s untuk sequential read dan 506,3 MB/s untuk sequential write. Angka ini cukup kencang untuk smartphone yang membidik kelas menengah dengan harga 2 juta-an menurut Laptophia.


Layar smartphone menengah Xiaomi Redmi Note 11 ini mampu mengakomodasi 9 sentuhan sekaligus dalam waktu bersamaan. Hal ini sudah cukup untuk kebutuhan kasual sehari-hari, seperti sosial media, chatting, dan browsing. Respon touchscreen ponsel Redmi Note 11 yang Laptophia rasakan juga cukup responsif.

Baca juga:Perbedaan Oppo A96 vs Oppo A95: Harga Selisih 300 Ribu, Pilih Mana?

Sedangkan untuk sensor, Xiaomi Redmi Note 11 bisa dikatakan relatif lengkap di kelasnya dengan kehadiran light sensor, accelerometer, proximity sensor, magnetic sensor, gyroscope sensor, dan sound sensor. Hanya orientation sensor, pressure sensor, dan temperature sensor yang absen di smartphone Xiaomi Redmi Note 11 ini.

Review Xiaomi Redmi Note 11 

Harga Xiaomi Redmi Note 11

Harga smartphone Xiaomi Redmi Note 11 RAM 4GB ROM 128GB terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun adalah Rp 2.599.000 dan Rp 2.899.000 untuk varian RAM 6GB ROM 128GB. Berdasarkan hasil benchmark Xiaomi Redmi Note 11 oleh tim Laptophia di atas, ponsel ini menunjukkan performa yang kompeten berkat sokongan SoC Qualcomm Snapdragon 680 SM6225.

Anda dapat membeli Xiaomi Redmi Note 11 dengan harga lebih murah di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 11

  • Sistem Operasi Android 11 dengan antarmuka MIUI 13
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 680 SM6225 dengan prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core Kryo 265 Gold 2,4GHz dan quad-core Kryo 265 Silver 1,9GHz
  • Grafis Adreno 610
  • Quad kamera dengan kamera utama 50 megapiksel, sensor Samsung ISOCELL JN1 1/2.76 inci 0.64um piksel, phase-detection autofokus, lensa aperture f/1.8, phase-detection autofokus dengan dilengkapi LED flash + 8 megapiksel sensor BSI 1/4 inci lensa 13mm ultra wide-angle aperture f/2.2 + 2 megapiksel dengan lensa f/2.4 (macro) + 2 megapiksel dengan lensa f/2.4 (depth sensor)
  • Kamera depan 13 megapiksel, sensor BSI 1/3.1 inci 1.12um piksel, lensa 29mm aperture f/2.4, fixed focus
  • Layar sentuh Dot Display 6,43 inci 2.5D, aspek rasio 20:9 dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2400 pixels, kerapatan 409 ppi (pixel per inch), refresh rate 90Hz, 100% DCI-P3 color gamut, 16 juta warna, panel AMOLED, Corning Gorilla Glass 3
  • Memori RAM 4GB atau 6GB LPDDR4X, ROM 128GB UFS 2.2, dilengkapi slot microSD max 1TB (dedicated slot)
  • WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, IR Blaster, NFC, Dual SIM, fingerprint sensor (side mounted), face unlock
  • Dual stereo speaker dengan sertifikasi Hi-Res Audio
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 159.9 x 73.9 x 8.1 mm dengan berat 179 gram
  • Baterai 5000mAh non-removable, Fast Charging 33W
  • Warna Twilight Blue, Graphite Gray, dan Star Blue
Anda mungkin suka:Review Xiaomi 11T: Performa Powerful, Fitur Kelas Flagship
Related Posts
Laptophia Blog
Suka review laptop dan gadget.

Related Posts

Posting Komentar