eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB

Benchmark AnTuTu Realme Narzo 50A Bertenaga Helio G85

Benchmark AnTuTu Realme Narzo 50A Bertenaga Helio G85 - November tahun lalu, smartphone Realme Narzo 50A telah resmi meluncur di pasar Indonesia dan membidik pasar entry-level menengah, khususnya segmen Rp 2 jutaan. Salah satu keunggulan smartphone Realme Narzo 50A ini adalah desainnya yang unik dengan housing berukuran besar. Tak hanya itu, ponsel ini juga dibekali dengan baterai berkapasitas besar di kelasnya, yakni 6000mAh dan didukung fitur fast charge 18W.

Tak hanya mengandalkan kapasitas baterai yang besar, smartphone Realme Narzo 50A ini juga menawarkan performa kompeten untuk menangani beban komunikasi masa kini dan juga gaming. Hal ini tak lepas dari dukungan SoC MediaTek Helio G85 yang ditandemkan RAM 4GB. Meski bukan SoC keluaran terbaru, performanya masih bisa diandalkan. Penasaran? Berikut hasil benchmark Realme Narzo 50a oleh tim Laptophia!

Benchmark AnTuTu Realme Narzo 50a Bertenaga Helio G85


Mengenal MediaTek Helio G85

MediaTek Helio G85 yang digunakan Realme Narzo 50A adalah SoC yang dirancang khusus untuk gaming menengah dengan performa CPU dan GPU kompeten di kelasnya. Helio G85 ini masih diproduksi menggunakan teknologi 12nm LPP yang membuatnya cukup efisien dan dingin. MediaTek Helio G85 ini dilengkapi modem yang mendukung LTE Cat.7 (downlink) dan Cat.13 (uplink). Tak hanya itu Helio G85 juga mendukung penggunaan RAM hingga 8GB LPDDR4X 1800MHz (3600MHz efektif) dan media penyimpanan eMMC 5.1.

Sebagai sebuah SoC yang didesain untuk gaming, MediaTek Helio G85 dibekali dengan fitur canggih yang disebut dengan HyperEngine. Menurut website resminya, MediaTek HyperEngine adalah serangkaian teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman gaming mobile melalui kualitas gambar yang baik, gerakan yang smooth di dunia online, dan koneksi jaringan tercepat dan paling andal.

Sektor performa, MediaTek Helio G85 yang digunakan Realme Narzo 50A ini diklaim menawarkan performa andal. Hal ini tak lepas dari dukungan prosesor octa-core 64-bit yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 2GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 1,8GHz. Sisi grafis, SoC Helio G85 ini mengandalkan GPU dari ARM Mali-G52 2EEMC2 dengan kecepatan 1GHz yang mampu memainkan game terkini.

Benchmark Realme Narzo 50A

Realme Narzo 50A

Aplikasi Device Info HW menampilkan informasi yang cukup akurat mengenai spesifikasi dan chipset yang diusung oleh Realme Narzo 50A, yakni MediaTek Helio G85 MT6769V/CZ. Performa Realme Narzo 50A didukung grafis Mali-G52 2EEMC2 yang bisa dikatakan masih kompetitif di kelas Rp 2 juta-an.


Pada benchmark Geekbench 5, SoC MediaTek Helio G85 MT6769V/CZ yang digunakan oleh smartphone Realme Narzo 50A ini mampu menghasilkan skor 389 poin untuk Single-Core, 1363 poin untuk Multi-Core, 1238 poin untuk OpenCL Compute benchmark, dan 1314 poin untuk Vulkan Compute benchmark. Laptophia melihat skor yang dihasilkan MediaTek Helio G85 ini cukup kompeten dan memadai untuk bermain game terkini.


SoC MediaTek Helio G85 yang digunakan oleh Realme Narzo 50A ini mampu membukukan skor 208.373 poin dari benchmark yang Laptophia lakukan menggunakan aplikasi AnTuTu v9.2.9. Angka yang dihasilkan oleh Realme Narzo 50A ini terbilang tinggi, tetapi anehnya masih di bawah skor yang dihasilkan oleh Galaxy M32 yang notabene menggunakan SoC Helio G80 yang lebih rendah.

Baca juga:Review Huawei Watch Fit: Fitur Lengkap dengan Bobot Ringan


Pada benchmark PCMark besutan Futuremark, SoC MediaTek Helio G85 yang digunakan smartphone Realme Narzo 50A ini mampu mencetak skor 8942 poin untuk Work 3.0 dan 11.463poin untuk Storage 3.0. Skor yang dihasilkan oleh MediaTek Helio G85 yang digunakan Realme Narzo 50A cukup bersaing, meski bukan yang paling kencang di kelasnya.


Pada benchmark berbasis grafis seperti 3DMark, MediaTek Helio G85di Realme Narzo 50A mampu mencetak skor 181 poin untuk Wild Life Extreme, 716 poin untuk Wild Life, 1428 poin untuk Sling Shot Extreme Open GL ES 3.1, dan 1446 poin untuk Sling Shot Extreme Vulkan.

Realme Narzo 50A

Pada benchmark Basemark OS II, MediaTek Helio G85 yang digunakan Realme Narzo 50A ini mampu mencetak skor 2336 poin dengan rincian System 4834 poin, Memory 2938 poin, Graphics 1836 poin, dan Web 1143 poin. Skor yang dihasilkan oleh MediaTek Helio G85 di Realme Narzo 50A ini memang terbilang memadai di kelasnya.

Realme Narzo 50A

Pada benchmark Androbench, Realme Narzo 50A mampu membukukan skor 302,71MB/s untuk sequential read dan 194,55MB/s untuk sequential write. Angka ini cukup kencang untuk smartphone yang membidik kelas menengah dengan harga 2 juta-an menurut Laptophia.

Benchmark AnTuTu Realme Narzo 50A Bertenaga Helio G85

Layar smartphone menengah Realme Narzo 50A ini mampu mengakomodasi 10 sentuhan sekaligus dalam waktu bersamaan. Hal ini sudah cukup untuk kebutuhan kasual sehari-hari, seperti sosial media, chatting, dan browsing. Respon touchscreen ponsel Realme Narzo 50A yang Laptophia rasakan juga cukup responsif.

Baca juga:Perbedaan Vivo V23 5G vs Vivo V21 5G: Performa Kian Kencang, Fitur OIS Menghilang
Sedangkan untuk sensor, Realme Narzo 50A bisa dikatakan relatif lengkap di kelasnya dengan kehadiran light sensor, accelerometer, orientation sensor, proximity sensor, magnetic sensor, gyroscope sensor, dan sound sensor. Hanya pressure sensor dan temperature sensor yang absen di smartphone Realme Narzo 50A ini.

Review Realme Narzo 50A

Harga Realme Narzo 50A

Harga smartphone Realme Narzo 50A RAM 4GB ROM 128GB terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun adalah Rp 2.099.000 dan Rp 2.299.000. Sedangkan Realme Narzo 50A untuk varian RAM 4GB ROM 64GB harganya lebih murah, yakni Rp 1.999.000. Skor benchmark yang dihasilkan ponsel ini cukup sepadan dengan spesifikasi yang diusungnya.

Anda dapat membeli Realme Narzo 50A dengan harga lebih murah di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)

Spesifikasi Realme Narzo 50A

  • Sistem Operasi Android 11 dengan antarmuka Realme UI 2.0
  • Chipset MediaTek Helio G85 dengan prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 2GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 1,8GHz
  • Grafis Mali-G52 2EEMC2
  • Tiga kamera belakang, kamera utama 50 megapiksel, sensor Samsung ISOCELL JN1 1/2.76 inci 0.64um piksel, phase-detection autofokus, lensa aperture f/1.8, phase-detection autofokus, LED flash + 2 megapiksel dengan sensor 1/5 inci 1.75um piksel, lensa 27mm aperture f/2.4 (dedicated macro) + 2 megapiksel dengan sensor B/W 1/5 inci 1.75um piksel, lensa 27mm aperture f/2.4 (Depth Sensor)
  • Kamera depan 8 megapiksel fixed focus, sensor BSI 1/4 inci 1um piksel, lensa 26mm aperture f/2.0
  • Layar sentuh 6,5 inci 2.5D Mini-Drop dengan resolusi HD+ 720 x 1600 piksel, kerapatan 270 ppi (pixel per inch), 60Hz refresh rate, 16 juta warna, panel IPS
  • Memori RAM 4GB LPDDR4x, ROM 64GB atau 128GB, dilengkapi slot microSD (dedicated)
  • WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM, USB OTG, fingerprint sensor (back mounted)
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 164.5 x 75.9 x 9.6 mm dengan berat 207 gram
  • Baterai 6000mAh non-removable, fast charging 18W, reverse charging
  • Warna Oxygen Blue dan Oxygen Green
Anda mungkin suka:Perbandingan Samsung Galaxy A03 vs Samsung Galaxy M12: Mana yang Lebih Unggul?
Related Posts
Ditya Pandu
Penikmat teknologi.

Related Posts

Posting Komentar