Menjajal Langsung Samsung Galaxy A17 4G, Ternyata Seperti Ini Impresinya... - Kurang lebih setahun yang lalu Samsung Electronic Indonesia (SEIN) telah meluncurkan smartphone entry-level andalannya melalui Samsung Galaxy A17 4G. Awalnya smartphone ini dijual dengan harga mulai Rp 2 jutaan saja, tetapi kini harganya meroket ke angka Rp 3 jutaan akibat kenaikan harga RAM dan SSD yang signifikan.
Meski sudah beredar setahun lebih di pasar Indonesia, tim Laptophia baru berkesempatan menjajal secara langsung unit smartphone Galaxy A17 4G andalan Samsung ini. Spesifikasi teknis Galaxy A17 4G nyaris sama dengan Galaxy A16 4G yang penah Laptophia ulas sebelumnya yang mengandalkan sokongan chipset MediaTek Helio G99, layar AMOLED 90Hz, dan juga kamera utama berkekuatan 50MP, penasaran? Berikut pengalaman hands on dan unboxing Samsung Galaxy A17 4G oleh tim Laptophia!
Paket Penjualan
- Unit Samsung Galaxy A17 4G 4GB/128GB Gray
- Kabel USB Type-C
- SIM card ejector
- User guide
- Kartu garansi
- Charger 25W (bonus)
Hands On Samsung Galaxy A17 4G
Samsung Galaxy A17 4G memang bukan smartphone keluaran terbaru, tetapi tim Laptophia baru berkesempatan memegang langsung dan mengulas unitnya belum lama ini. Ponsel ini tampil dengan konsep desain yang sama dengan Galaxy A16 yang tak lain adalah pendahulunya. Perbedaan paling mencolok adalah desain kamera belakangnya yang mana Galaxy A17 4G menyajikan ketiga kamera belakangnya dalam satu housing kamera yang terususun vertikal.
Saat unit Galaxy A17 4G ini mendarat, tim Laptophia langsung melakukan unboxing untuk cek kondisi unit dan perlengkapan apa saja yang ada dalam paket penjualan. Seperti smartphone Samsung pada umumnya, Galaxy A17 4G ini juga sebenarnya tidak menyertakan charger dalam kotak pembelian dan charger 25W yang 'nempel' dalam packaging statusnya adalah bonus.
Tidak ada kesan khusus saat melihat dan memegang unit Samsung Galaxy A17 4G secara langsung karena feel-nya sama seperti Galaxy A16 yang pernah Laptophia ulas tahun lalu. Build quality ponsel ini cukup solid dan memiliki kemampuan tahan cipratan air atau debu dengan sertifikat IP54. Ini cukup kuat ketika ponsel secara tak sengaja kena cipratan air atau hujan ringan.
Baca juga:Review Kamera Tecno Pova 7 5G: Resolusi 50MP di HP Gaming, Sebagus Apa Buat Motret?
Sisi depan smartphone Galaxy A17 4G ini terdapat proximity sensor, ambient light sensor, earpiece, kamera depan, dan layar berponi atau infinity-U Super AMOLED 90Hz dengan resolusi full HD+ berukuran 6,7 inci flat.
Layar smartphone besutan Samsung ini disebutkan memiliki proteksi antigores Gorilla Glass Victus yang cukup tangguh. Meski demikian, Laptophia anjurkan untuk memasang tempered glass guna meminimalisir risiko layar pecah saat terjatuh.
Tombol volume rocker dan tombol power yang terintegrasi dengan fingerprint sensor ditempatkan di sisi kanan ponsel ini. Sementara itu, pada sisi kiri smartphone terdapat tray SIM (hybrid slot). Sisi atas smartphone andalan Samsung ini terdapat microphone.
Sedangkan bagian belakang ponsel Galaxy A17 4G ini terdapat tiga kamera atau triple camera, LED flash, dan logo Samsung pada bagian bawah. Merek asal Korea Selatan yang baru saja memperkenalkan Galaxy A07 5G ini menempatkan port USB Type-C, speaker grill, dan microphone di sisi bawah ponsel.
Impresi Awal Samsung Galaxy A17 4G
Saat pertama kali menggenggam dan menjajal Samsung Galaxy A17 4G, impersi awal Laptophia adalah cukup solid build quality-nya. Penampilan fisiknya memang tak banyak berbeda jika dibandingkan dengan Galaxy A16 4G, tetapi feel-nya terasa malah terasa kurang premium. Permukaan casing belakang Galaxy A17 4G menggunakan finishing yang membuatnya terasa 'plastik' banget. Ini sebenarnya tidak masalah mengingat ponsel ini membidik segmen entry-level.
Hal yang menarik saat Laptophia melakukan hands on Samsung Galaxy A17 4G adalah kualitas layarnya. Ponsel ini sudah mengusung layar AMOLED full HD berukuran 6,7 inci yang cukup lega dengan refresh rate 90Hz yang mulus. Kualitas visual yang ditampilkan layar ponsel ini memuaskan dengan kontras tinggi khas layar AMOLED dan reproduksi warna yan vivid.
Selama kurang lebih seminggu penggunaan, layar Samsung Galaxy A17 4G ini relatif responsif untuk penggunaan sehari-hari maupun memainkan game. Kecerahan layarnya layak mendapat acungan jempol karena masih nyaman digunakan di luar ruangan atau di bawah terik matahari.
Soal performa, chipset MediaTek Helio G99 yang menjadi dapur pacu utama Galaxy A17 4G ini bukanlah seri terbaru. Bahkan, chipset juga digunakan oleh Galaxy A16 4G yang merupakan pendahulunya dan Galaxy A07 yang merupakan seri terendah lini Samsung Galaxy. Berdasarkan hasil benchmark Samsung Galaxy A17 4G yang tim Laptophia lakukan, ponsel ini mampu menghasilkan skor AnTuTu v10 414 ribuan dan AnTuTu v11 di angka 531 ribuan.
Baca juga:Review Kamera Vivo V50 5G dengan Sensor OmniVision OV50E dan Lensa ZEISS, Sehebat Apa?
Meski hasil benchmark Galaxy A17 4G ini cukup kompeten, tetapi penggunaan sehari-hari selama seminggu oleh tim Laptophia tidak terasa mulus. Perpindahan dan buka tutup aplikasi terasa ada lag dan ini kian parah ketika sudah banyak aplikasi yang terinstal. Ini mungkin akibat kapasitas RAM-nya yang terbatas karena unit yang Laptophia gunakan adalah varian RAM 4GB yang notabene batas minimal ponsel Android masa kini.
Bagaimana dengan impresi awal kemampuan kameranya? Setelah memotret kurang lebih 80an foto, impresi awal kemampuan kamera Galaxy A17 4G ini untuk foto bisa dikatakan standar dan tak jauh berbeda dengan pendahulunya, Galaxy A16 4G.
Penasaran? Tunggu review lengkap Samsung Galaxy A17 4G di Laptophia!
Sampel Foto Samsung Galaxy A17 4G
Harga Samsung Galaxy A17 4G
Harga smartphone Samsung Galaxy A17 4G RAM 8GB ROM 256GB terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun saat artikel ini dibuat adalah adalah Rp 5.199.000, Rp 4.299.000 untuk varian RAM 8GB ROM 128GB, dan Rp 3.699.000 untuk varian RAM 4GB ROM 128GB.
Anda dapat cek harga dan promo Samsung Galaxy A17 4G di Shopee
Spesifikasi Samsung Galaxy A17 4G
- Sistem Operasi Android 15 dengan antarmuka Samsung One UI 7.0
- Chipset MediaTek Helio G99 MT8781 (6nm) dengan prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A76 2,2GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 2GHz
- Grafis Mali-G57 MC2
- Triple atau tiga kamera belakang resolusi 50 megapiksel, sensor Samsung ISOCELL JN1 1/2.76 inci 0.64um piksel, phase-detection autofokus, lensa aperture f/1.8, OIS, dengan dilengkapi LED flash + 5 megapiksel (ultra wide) lensa aperture f/2.2 sensor BSI 1/5 inci + 2 megapiksel (macro) lensa aperture f/2.4
- Kamera depan 13 megapiksel fixed focus, sensor BSI CMOS 1/3.1 inci 1.12um piksel, lensa aperture f/2.0
- Layar sentuh Infinity-U Display 6,7 inci 2.5D, dengan resolusi full HD+ 1080 x 2340 piksel, kerapatan 385 ppi (pixel per inch), 800 nits (HBM), refresh rate 90Hz, 16 juta warna, panel Super AMOLED, Corning Gorilla Glass Victus
- Memori RAM 8GB atau 4GB, ROM 128GB atau 256GB UFS 2.2, dilengkapi slot microSD maksimal 1TB (hybrid slot)
- WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM, Dolby Atmos, fingerprint sensor (side mounted), face unlock, NFC
- GSM / 3G HSPA / 4G LTE
- Dimensi 164.4 x 77.9 x 7.5 mm dengan berat 192 gram
- Baterai 5000mAh non-removable, fast charging 25W
- Warna Black, Gray, dan Light blue
Anda mungkin suka:Review Samsung Galaxy A26 5G: Performa Bisa Diandalkan dan Dukungan Update Panjang, Tapi...




Posting Komentar