eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Dibuka, Saatnya Anak Muda Indonesia Beraksi di Panggung Dunia

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Dibuka, Saatnya Anak Muda Indonesia Beraksi di Panggung Dunia - Kamu punya ide gila berbasis teknologi yang bisa jadi solusi buat masalah di sekitarmu? Ini saatnya membuktikan kemampuanmu! Samsung Electronics Indonesia kembali menggelar Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026, sebuah ajang bergengsi yang menantang generasi muda Indonesia untuk menciptakan inovasi nyata bagi masa depan.

Program ini bukan sekadar kompetisi ide, melainkan platform komprehensif bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengasah mindset inovatif, kemampuan teknis, hingga berkesempatan tampil di level nasional maupun global.

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Dibuka, Saatnya Anak Muda Indonesia Beraksi di Panggung Dunia


Catat Tanggalnya: Pendaftaran Dibuka April 2026

Samsung Solve for Tomorrow 2026 resmi membuka pintu bagi para inovator muda mulai 28 April hingga 29 Mei 2026. Program ini terbuka bagi:

Baca juga:Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A57 5G Terbaru Bertenaga Exynos 1680 dan Kamera 50MP OIS

  • Pelajar SMA/SMK/MA dan sederajat.
  • Mahasiswa aktif (D3/D4/S1) di seluruh Indonesia.

Pendaftaran bisa dilakukan secara daring melalui situs resmi Samsung Solve for Tomorrow.

Dua Tema Besar: Lingkungan dan Olahraga Berbasis Teknologi

Tahun ini, SFT 2026 mengusung dua tema krusial yang relevan dengan tantangan global saat ini:

  • Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology): Fokus pada konsep ekonomi sirkular. Peserta ditantang menciptakan solusi STEM untuk meminimalkan limbah, daur ulang, dan regenerasi material demi menjaga bumi.
  • Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport & Tech): Menggabungkan olahraga dan teknologi untuk menciptakan akses yang lebih inklusif, terutama bagi perempuan dan penyandang disabilitas.

Lebih dari Kompetisi: Mentoring dan AI Amplification

Satu hal yang membedakan SFT dengan kompetisi lainnya adalah perjalanan pembelajarannya. Peserta tidak dibiarkan berjuang sendiri, melainkan dibekali dengan:

  • Design Thinking: Metode penyelesaian masalah yang sistematis.
  • AI Amplification: Pelatihan khusus bagaimana memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperkuat solusi yang dibangun.
  • Mentoring Ahli: Bimbingan langsung dari para pakar di bidangnya untuk mematangkan ide hingga menjadi prototipe yang siap guna.

"Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda Indonesia untuk berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui perjalanan inovatif yang komprehensif," ujar Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia.

Bukti Nyata Inovasi Anak Bangsa

Prestasi anak muda Indonesia di ajang SFT sudah tidak diragukan lagi. Pada edisi sebelumnya, Tim Labmino dari Universitas Indonesia berhasil terpilih sebagai Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador.

Selain itu, ada pula Tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya yang mengembangkan Pantara, platform berbasis AI dan Machine Learning untuk manajemen pangan. Pengalaman ini membuktikan bahwa ide yang berangkat dari kepedulian bisa menjadi solusi global yang berdampak besar.

Komitmen Samsung untuk Talenta Digital

Dedikasi Samsung dalam membina talenta muda melalui SFT dan Samsung Innovation Campus (SIC) telah membuahkan berbagai apresiasi, termasuk penghargaan sebagai Penggerak Talenta Digital. Hal ini menegaskan bahwa Samsung bukan hanya produsen gadget, tetapi juga penggerak ekosistem inovasi masa depan.

Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan tim terbaikmu, matangkan idemu, dan jadilah bagian dari perubahan besar di Samsung Solve for Tomorrow 2026!

Anda mungkin suka:Spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G Terbaru Bertenaga Exynos 1480 dan Kamera 50MP OIS
Posting Komentar

Posting Komentar