Waspada Risiko AI! Saviynt Gandeng Exclusive Networks Perkuat Keamanan Identitas Digital di Asia-Pasifik - Di era transformasi digital yang masif, tantangan keamanan siber tidak lagi hanya soal membentengi jaringan, melainkan menjaga "identitas". Menariknya, saat ini jumlah identitas non-manusia (seperti bot dan AI) telah melampaui identitas manusia dengan rasio fantastis 82:1.
Melihat risiko yang kian kompleks tersebut, Saviynt, pemimpin solusi keamanan identitas berbasis cloud, resmi menunjuk Exclusive Networks sebagai distributor utama untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang (APJ). Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mempercepat adopsi keamanan identitas digital yang lebih cerdas dan tangguh di tengah ancaman berbasis AI yang terus berkembang.
Mengapa Keamanan Identitas Jadi Prioritas di 2026?
Jakarta, 11 Maret 2026 – AI telah mengubah total cara akses data dikelola. Dengan membludaknya identitas mesin dan bot, organisasi di seluruh kawasan APJ kini membutuhkan sistem tata kelola yang mampu beradaptasi secara instan.
Baca juga:Ini 7 Kelebihan Realme 16 Pro+ 5G, Sang Kamera Monster 2026
Melalui kemitraan ini, Saviynt menghadirkan kombinasi tiga pilar utama keamanan:
- Identity Governance & Administration (IGA): Tata kelola identitas yang ketat.
- Privileged Access Management (PAM): Manajemen akses khusus untuk akun sensitif.
- Identity Security Posture Management (ISPM): Pemantauan postur keamanan identitas secara real-time.
Roger Hsu, Regional Vice President Asia Saviynt, menekankan bahwa organisasi saat ini harus menyeimbangkan antara kecepatan digital dengan kepatuhan regulasi yang semakin ketat.
"Bersama Exclusive Networks, kami membantu organisasi mempersiapkan diri menghadapi dampak akses akibat AI melalui platform terintegrasi yang mengurangi kompleksitas infrastruktur mereka," ujarnya.
Dampak Strategis bagi Indonesia dan Asia Tenggara
Penunjukan Exclusive Networks sebagai distributor tunggal di Asia Tenggara dan Hong Kong menjadi sinyal kuat ekspansi Saviynt. Di Indonesia sendiri, pesatnya adopsi cloud dan teknologi AI oleh perusahaan lokal menciptakan kebutuhan mendesak akan visibilitas ekosistem digital yang lebih transparan.
Sanny Hadinata, Country Manager Indonesia Exclusive Networks, menyatakan bahwa Saviynt akan menambah kedalaman portofolio keamanan siber mereka di tanah air.
"Kami bertujuan untuk mendorong adopsi keamanan identitas secara lebih luas dan membantu pelanggan membangun operasi digital yang lebih tangguh di Indonesia," tegasnya.
Keuntungan bagi Mitra dan Pelanggan di Kawasan APJ
Kolaborasi ini tidak hanya soal distribusi produk, tetapi juga pembangunan ekosistem yang berkelanjutan:
- Akses Pasar yang Efisien: Sistem integrator dan penyedia layanan ritel menengah kini memiliki jalur yang lebih mudah untuk mengakses platform Saviynt.
- Kesiapan Teknis via Saviynt University: Mitra akan didukung dengan program sertifikasi dan pelatihan teknis untuk menjamin implementasi tata kelola identitas yang berkualitas tinggi.
- Dukungan Operasional Menyeluruh: Exclusive Networks menyediakan laboratorium teknis, layanan keuangan, hingga fasilitas untuk mempercepat siklus pengembangan bagi para mitra.
- Modernisasi Tanpa Gangguan: Pelanggan dapat memperbarui tata kelola identitas mereka dengan tetap menjaga kelangsungan operasional bisnis.
Keamanan identitas adalah fondasi utama dari strategi Zero Trust di era AI. Dengan sinergi antara teknologi cloud Saviynt dan jaringan distribusi luas milik Exclusive Networks, perusahaan di kawasan Asia-Pasifik kini memiliki senjata yang lebih kuat untuk menghadapi ancaman digital masa depan.
Anda mungkin suka:Perbedaan Realme Note 80 vs Realme Note 70, Ternyata Cuma di Bagian Ini...




Posting Komentar