AMD dan NAVER Cloud Garap Infrastruktur AI Generasi Terbaru Berbasis GPU Instinct MI455X - Perlombaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) kini tidak hanya soal perangkat lunak, melainkan kedaulatan infrastruktur sebuah negara. Menyadari hal tersebut, AMD dan NAVER Cloud resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mempercepat pengembangan infrastruktur AI di Korea Selatan.
Melalui kemitraan ini, AMD akan memasok platform komputasi performa tinggi yang bersifat terbuka (open) untuk mendukung kapabilitas AI skala nasional. Langkah ini memperkuat hubungan kedua perusahaan yang bertujuan mengintegrasikan platform komputasi AMD ke dalam seluruh layanan cloud dan penawaran AI milik NAVER.
Amunisi Performa Tinggi: CPU EPYC "Venice" dan GPU MI455X
Untuk menangani beban kerja pelatihan (training) dan inferensi AI skala besar, NAVER Cloud berencana melakukan ekspansi besar-besaran pada infrastruktur mereka. Berikut adalah dua "senjata" utama yang akan digunakan:
Baca juga:Tutorial Pakai Quick Share: Cara Kirim File Kilat di Android Tanpa Ribet
- AMD EPYC Generasi ke-6 "Venice": NAVER Cloud akan menjadi salah satu yang terdepan dalam mengadopsi prosesor server terbaru ini untuk mentenagai layanan cloud mereka.
- AMD Instinct MI455X GPU: AMD memberikan akses awal (early access) bagi NAVER Cloud untuk menggunakan akselerator AI generasi terbaru ini. GPU ini dirancang khusus untuk menangani model bahasa besar (LLM) dengan efisiensi maksimal.
Selain perangkat keras, kedua perusahaan juga akan bekerja sama mengoptimalkan tumpukan perangkat lunak (software stack) NAVER Cloud pada platform AMD melalui ekosistem AMD ROCm™.
Menuju Kedaulatan AI (Sovereign AI)
Konsep Sovereign AI atau kedaulatan AI menjadi fokus utama dalam kolaborasi ini. Dengan membangun infrastruktur sendiri di dalam negeri, organisasi di Korea Selatan dapat memiliki kontrol lebih besar atas data, performa, dan skalabilitas layanan AI mereka.
Dr. Lisa Su, Chair and CEO AMD, menyatakan bahwa infrastruktur AI yang berdaulat memainkan peran kritis dalam mempercepat bagaimana sebuah negara membangun dan menerapkan AI tingkat lanjut.
"Kolaborasi kami dengan NAVER Cloud menyatukan kepemimpinan AMD dalam platform komputasi AI dengan kapabilitas cloud NAVER untuk mempercepat generasi AI berikutnya di Korea," ungkap Lisa Su.
Senada dengan hal tersebut, Soo Yeon Choi, CEO Naver, menambahkan bahwa penggunaan platform berperforma tinggi dari AMD akan meningkatkan layanan cloud mereka sekaligus menghadirkan kapabilitas baru bagi pengembang dan pelanggan.
Inovasi Tanpa Henti untuk Masa Depan
Kolaborasi ini bukan sekadar jual-beli perangkat, melainkan inisiatif penelitian dan pengembangan (R&D) bersama. Tujuannya adalah menciptakan solusi AI baru yang lebih efisien dan dapat diskalakan sesuai kebutuhan industri masa depan.
Bagi para antusias teknologi, langkah AMD ini semakin mempertegas posisi mereka sebagai pesaing serius dalam pasar data center dan AI global, menantang dominasi kompetitor dengan pendekatan ekosistem yang lebih terbuka.
Apakah menurut pembaca Laptophia langkah "Sovereign AI" seperti di Korea ini perlu segera diterapkan secara luas di Indonesia untuk melindungi kedaulatan data nasional? Berikan pendapat kalian di kolom komentar!
Anda mungkin suka:Hands On Tecno Pova 7 5G: HP Gaming Futuristik Bertenaga Dimensity 7300 Termurah?




Posting Komentar